Kompas.com - 22/09/2021, 14:34 WIB
Wali Kota Pekanbaru Firdaus Dok Pemkot PekanbaruWali Kota Pekanbaru Firdaus

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, kini sudah berada di level dua pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Adapun PPKM level 2 berlangsung selama dua pekan yang berakhir pada tanggal 4 Oktober 2021.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berupaya meningkatkan sektor ekonomi selama PPKM level 2.

Baca juga: PPKM Riau Turun ke Level 2

Kebijakan selama PPKM level 2 ini untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"Kita berupaya meningkatkan sektor ekonomi. Semua ingin ekonomi bisa tumbuh. Tapi, tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19," ucap Firdaus dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (22/9/2021).

Selama PPKM level 2, lanjut Firdaus, bagi tempat yang menyediakan kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan prokes secara lebih ketat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Satu Guru Positif Covid-19, PTM Satu SMP di Pekanbaru Langsung Dihentikan

Kemudian, industri juga dapat beroperasi 100 persen dengan penerapan prokes secara lebih ketat.

Namun, apabila ditemukan klaster penyebaran Covid-19, industri bersangkutan ditutup selama lima hari.

Untuk pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, pangkas rambut, dan usaha sejenisnya, diizinkan buka dengan prokes ketat, memakai masker, dan mencuci tangan.

Khusus bagi pasar tradisional, memedomani SOP yang ditetapkan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Industri.

 

Berikutnya, resto atau rumah makan, kafe dengan skala kecil, sedang, atau besar baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi di pusat perbelanjaan atau mal, dapat melayani makan di tempat atau dine in dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Setiap meja hanya boleh diisi dua orang. Namun, setelah pukul 21.00 WIB, hanya boleh menerima layanan makan dibawa pulang atau take away.

"Pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB, seperti warung makan, pedagang kaki lima, warteg," kata Firdaus.

Khusus pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan atau mal dengan kriteria zonasi yang ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau penerapan prokes yang ketat.

Untuk wilayah yang berada dalam zona hijau, berlaku pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 21.00 WIB dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 75 persen.

Lalu untuk wilayah yang berada dalam zona kuning, pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 20.00 WIB dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 50 persen.

Sedangkan wilayah yang berada dalam zona oranye dan zona merah, pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 17.00 WIB dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 25 persen. 

Pengawasan protokol kesehatan selama PPKM 2

Menurut Firdaus, tim Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru juga melakukan upaya penelusuran dan pemeriksaan nantinya di lapangan saat penerapan PPKM level 2.

Firdaus berharap Kota Pekanbaru bisa turun ke PPKM level 1 dalam dua pekan ke depan.

"Saya mengajak masyarakat untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 secara komprehensif agar bisa memasuki level nol. Apalagi tren kasus Covid-19 cendrung mengalami penurunan. Jadi, kita berupaya selama dua pekan kasus Covid-19 terus menurun," ujar Firdaus.

Ia mengimbau masyarakat agar ikut berperan dalam mencapai target indikator menjadi PPKM level 1. Indikator tersebut bisa dicapai secara bertahap.

"Saat ini kita sudah mendekati level 1. Untuk PPKM level 3 selama dua pekan cukup berhasil menekan penyebaran Covid-19," sebut Firdaus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
Celurit hingga Korek Pistol Disita Polisi dari Pelaku Klitih di Bantul

Celurit hingga Korek Pistol Disita Polisi dari Pelaku Klitih di Bantul

Regional
Ratusan Pemuda Pagar Nusa Geruduk Mapolres Grobogan Minta Rekannya Dibebaskan

Ratusan Pemuda Pagar Nusa Geruduk Mapolres Grobogan Minta Rekannya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.