Penghasilan Kurang, Pemilik Kos di Mataram Nekat Buka Kantin Sabu, Penghuni Kamar Jadi Pembelinya

Kompas.com - 22/09/2021, 12:58 WIB
suasana penangkapan pelaku SI (46) KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDsuasana penangkapan pelaku SI (46)

MATARAM, KOMPAS.com - Pria pemilik kos-kosan berinisial Sl (46) warga Kelurahan Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, NTB ditangkap usai kedapatan membuka kantin sabu di rumahnya.

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah ada informasi dari masyarakat bahwa di kos milik SI sering menjadi tempat transaksi narkotika.

Baca juga: Usaha Pemprov NTB Genjot Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Wagub NTB: Kami Lagi Krisis Vaksin...

Dari pengakuan SI, ia menjual sabu lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

Akibat pandemi Covid-19, SI tak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya hanya dengan mengandalkan uang sewa kos yang berjumlah 6 kamar.

"Menurut pengakuan pemilik kos, keuntungan menjual sabu lebih besar. Sementara 6 unit kamar dengan penghasilan Rp 3 juta per bulan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Yogi saat dikonfirmasi melalui keterangan tertulis, Selasa (21/9/2021)

Dari penangkapan pelaku, polisi mengamankan barang bukti beberapa gram poket sabu dan alat hisap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Petugas menemukan sabu dengan berat bruto 2 gram bersama perangkat alat hisapnya, serta sejumlah uang tunai, diduga hasil penjualan," kata Yogi.

Disampaikan Yogi bahwa pelaku tidak hanya menjual sabu ke orang luar, melainkan juga ke penghuni kos.

Baca juga: Jelang World Superbike, NTB Butuh Tambahan 1,3 Juta Vaksin Covid-19

Diketahui pelaku merupakan residivis kasus serupa dan sudah memulai bisnis haramnya tersebut sejak 2010.

Atas perbuatannya pelaku diancam pasal 115 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun dan maksimum 20 tahun kurungan penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kelurahan di Kota Madiun Terancam Banjir Kiriman dari Gunung Wilis

4 Kelurahan di Kota Madiun Terancam Banjir Kiriman dari Gunung Wilis

Regional
90 Persen Kantor Pemerintah di Kota Blitar Sudah Pasang QR Code, tetapi Tidak Dipakai dengan Benar

90 Persen Kantor Pemerintah di Kota Blitar Sudah Pasang QR Code, tetapi Tidak Dipakai dengan Benar

Regional
Atap SD di Ngawi Rusak hingga Mengenai Kepala Siswa, Perangkat Desa: Kami Tidak Tahu

Atap SD di Ngawi Rusak hingga Mengenai Kepala Siswa, Perangkat Desa: Kami Tidak Tahu

Regional
2 ABK KM Liberty I Ditemukan di Perairan Bali, 1 di Antaranya Meninggal

2 ABK KM Liberty I Ditemukan di Perairan Bali, 1 di Antaranya Meninggal

Regional
Di Ponpes Ini, Santrinya Mahir Membuat Pesawat Aeromodelling, Harganya Sampai Rp 20 Juta

Di Ponpes Ini, Santrinya Mahir Membuat Pesawat Aeromodelling, Harganya Sampai Rp 20 Juta

Regional
Kronologi Pengendara Supra Fit Tewas Setelah Terjun dari Jembatan, Diduga Mabuk Saat Berkendara

Kronologi Pengendara Supra Fit Tewas Setelah Terjun dari Jembatan, Diduga Mabuk Saat Berkendara

Regional
Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Ajukan Praperadilan

Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Ajukan Praperadilan

Regional
Fakta Puluhan Warga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk, 1 Orang Meninggal, Ternyata Acara Tak Berizin

Fakta Puluhan Warga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk, 1 Orang Meninggal, Ternyata Acara Tak Berizin

Regional
Serahkan Penghargaan Program Kampung Iklim, Eri Cahyadi Ingin Keberhasilan Menular ke Wilayah Lain

Serahkan Penghargaan Program Kampung Iklim, Eri Cahyadi Ingin Keberhasilan Menular ke Wilayah Lain

Regional
Tanggul Sungai Jebol, Sejumlah Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Tanggul Sungai Jebol, Sejumlah Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Regional
CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

Regional
Kronologi Karyawan Supermarket Bobol Brankas, Ajak Teman, Ditangkap Polisi

Kronologi Karyawan Supermarket Bobol Brankas, Ajak Teman, Ditangkap Polisi

Regional
Pulang dari Alun-alun Bawean, Pria Ini Dihampiri 2 Orang Tak Dikenal lalu Dibacok

Pulang dari Alun-alun Bawean, Pria Ini Dihampiri 2 Orang Tak Dikenal lalu Dibacok

Regional
3 Pencuri Sepeda di Surabaya Ditangkap, 1 Pelaku Lain Masih Diburu

3 Pencuri Sepeda di Surabaya Ditangkap, 1 Pelaku Lain Masih Diburu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.