Kompas.com - 21/09/2021, 22:36 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin resmi melepas atlet, pelatih, dan tim ofisial yang menjadi kontingen Provinsi Jawa Barat, untuk berjuang pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Dok. Humas Pemkab BogorBupati Bogor Ade Yasin resmi melepas atlet, pelatih, dan tim ofisial yang menjadi kontingen Provinsi Jawa Barat, untuk berjuang pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin resmi melepas atlet, pelatih, dan tim ofisial yang menjadi kontingen Provinsi Jawa Barat untuk berjuang pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Sebanyak 83 atlet Kabupaten Bogor akan berlaga di 27 dari 37 cabang olahraga (cabor) PON XX Papua 2021 pada Oktober mendatang.

Dalam sambutannya, Ade meminta kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk memberikan doa, semangat, dan dukungan kepada pelatih dan atlet, agar selalu prima dalam menjalani pertandingan.

Baca juga: Bioskop di Kabupaten Bogor Boleh Buka, Ganjil Genap Akhir Pekan di Puncak dan Sentul Diteruskan

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bogor, saya mengucapkan selamat berjuang kepada para pelatih, atlet dan tim ofisial," ucap Ade dalam upacara pelepasan di Aula Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (21/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Ade juga menyerahkan uang saku secara simbolis kepada perwakilan atlet yang akan berangkat ke Papua.

Ade berpesan kepada para atlet untuk selalu membawa nama baik Kabupaten Bogor dan menjunjung tinggi sportivitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Baju Batik Guru di Kabupaten Bogor

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu meminta agar seluruh atlet berjuang semaksimal mungkin dan pantang menyerah dalam bertanding.

Ia optimistis para atlet kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor ini akan membawa pulang banyak medali di PON XX Papua nanti.

Ade berjanji, Pemkab Bogor akan memberikan bonus bagi para atlet yang meraih medali emas pada PON XX Papua 2021.

"Hari ini kita kasih semangat dan support agar mereka semangat menjalani pertandingan. Insya Allah, kami juga siapkan hadiah bagi mereka yang sudah berprestasi, terutama yang berhasil mendapatkan emas di ajang ini," ucap Ade dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Kawasan Nanggung Bisa Jadi Alternatif Wisata Selain Cisarua dan Puncak

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin mengatakan, pada PON kali ini, Kabupaten Bogor menyumbangkan atlet sebanyak 83 orang.

Kemudian, pelatih sebanyak 11 orang, dan mekanik 2 orang.

Total ada 96 kontingen Jawa Barat asal Kabupaten Bogor, dan sebagian sudah berangkat.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Bogor termasuk tiga besar penyumbang atlet terbanyak setelah Kota Bandung dan Kabupaten Bekasi. 

"Kita ikut 26 cabor yang dipertandingkan resmi, dan 1 pertandingan ekshibisi. Jadi 27 cabor dari 37 cabor yang akan dipertandingkan. Mudah-mudahan dengan dilepasnya atlet kita oleh Bupati Bogor, dapat menjadi motivasi lebih dan semangat juang agar dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bogor dan Jawa Barat," kata Junaidi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 7 Tahun di Bandung Dicabuli Pedagang Mainan, Korban Diimingi Uang Rp 5.000

Bocah 7 Tahun di Bandung Dicabuli Pedagang Mainan, Korban Diimingi Uang Rp 5.000

Regional
Terduga Teroris Ditangkap di Luwu Timur Berencana Serang Aparat

Terduga Teroris Ditangkap di Luwu Timur Berencana Serang Aparat

Regional
BMKG Ingatkan Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon, Pemkot Siapkan Jalur Evakuasi Warga

BMKG Ingatkan Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon, Pemkot Siapkan Jalur Evakuasi Warga

Regional
Jadwal Padat Selama 2022, BTS Batal Tampil di Batam

Jadwal Padat Selama 2022, BTS Batal Tampil di Batam

Regional
Petani di Bandung Makin Canggih, Dikenalkan Teknologi 'Drone' untuk Pemupukan

Petani di Bandung Makin Canggih, Dikenalkan Teknologi "Drone" untuk Pemupukan

Regional
BPBD Kotabaru Kalsel Bantah Kabar Ada Korban Tewas akibat Tanah Bergerak

BPBD Kotabaru Kalsel Bantah Kabar Ada Korban Tewas akibat Tanah Bergerak

Regional
Stok Kondom KPA Pangkalpinang Menipis, Padahal Dibutuhkan Penyintas HIV/AIDS

Stok Kondom KPA Pangkalpinang Menipis, Padahal Dibutuhkan Penyintas HIV/AIDS

Regional
Gibran Larang ASN Solo Mudik dan Bepergian Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Gibran Larang ASN Solo Mudik dan Bepergian Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Lahan Belum Dibayar, Warga Pagari Kawasan Sirkuit Mandalika dengan Pohon Pisang

Lahan Belum Dibayar, Warga Pagari Kawasan Sirkuit Mandalika dengan Pohon Pisang

Regional
ODGJ di Blitar Mengamuk: Minggir! Biar Aku Bakar Rumah Teroris Ini

ODGJ di Blitar Mengamuk: Minggir! Biar Aku Bakar Rumah Teroris Ini

Regional
Letusan Bawah Laut di Lembata Bukan Aktivitas Gunung Api, Begini Penjelasan Pos Pengamatan

Letusan Bawah Laut di Lembata Bukan Aktivitas Gunung Api, Begini Penjelasan Pos Pengamatan

Regional
Tahun Depan, Ribuan Tenaga Honorer di Aceh Utara Hanya Digaji Selama 7 Bulan

Tahun Depan, Ribuan Tenaga Honorer di Aceh Utara Hanya Digaji Selama 7 Bulan

Regional
32 Rumah di Kotabaru Kalsel Terdampak Tanah Bergerak, 119 Jiwa Terpaksa Mengungsi

32 Rumah di Kotabaru Kalsel Terdampak Tanah Bergerak, 119 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Regional
Guru SD di Ambon Perkosa Remaja yang Ia Pergoki Mesum dengan Pacar, Ini Ceritanya

Guru SD di Ambon Perkosa Remaja yang Ia Pergoki Mesum dengan Pacar, Ini Ceritanya

Regional
Kakek di Talaud Sulut Perkosa Cucunya yang Masih SMP hingga 10 Kali

Kakek di Talaud Sulut Perkosa Cucunya yang Masih SMP hingga 10 Kali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.