90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Jalani Isolasi Terpusat di Gedung Sekolah

Kompas.com - 21/09/2021, 17:04 WIB
Satgas Covid-19 melakukan persiapan isolasi terpusat di gedung SMPN 4 Mrebet Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (21/9/2021). KOMPAS.COM/MOHAMAD IQBAL FAHMISatgas Covid-19 melakukan persiapan isolasi terpusat di gedung SMPN 4 Mrebet Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (21/9/2021).

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Sebanyak 90 siswa SMPN 4 Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah, menjalani isolasi terpusat di gedung sekolahnya, Selasa (21/9/2021).

Hal ini terpaksa dilakukan menyusul hasil rapid test antigen massal oleh Puskesmas Kecamatan Mrebet menunjukkan puluhan siswa terkonfirmasi Covid-19, Senin (20/9/2021).

Baca juga: 90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono mengatakan, isolasi terpusat dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru Covid-19 di Purbalingga.

“Opsinya hanya isolasi terpusat, tidak ada isoman, 90 kalau dibuat pohon faktor jadi ledakan klaster, kami tidak mau ambil risiko itu,” kata Hanung kepada wartawan, Selasa.

Dia menjelaskan, isolasi dilakukan selama 13 hari terhitung hari ini. Sementara itu, Satgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga masih melakukan sosialisasi kepada wali murid agar tidak muncul penolakan.

“Hampir semua pasien tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan. Kami menyiagakan tenaga medis lengkap dengan fasilitasnya agar seluruh siswa dapat terpantau,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanung menambahkan, 90 siswa ini nantinya akan menjalani tes usap PCR untuk memastikan paparan virus.

Dari hasil PCR itu, Satgas Covid-19 akan melakukan tracing kontak erat hingga lingkungan keluarga siswa.

Baca juga: Kronologi 54 Siswa Positif Covid-19 Usai Sekolah Buka PTM, gara-gara Satu Murid Demam hingga Diisolasi di Asrama

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 90 siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga, Jawa Tengah terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil tersebut diketahui pasca dilakukannya tes rapid antigen massal oleh Puskesmas Kecamatan Mrebet, Senin (20/9/2021).

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Joko Sumarno membenarkan adanya ledakan kasus Covid-19 di SMPN 4 Mrebet Purbalingga.

Meski demikian, pihaknya masih menggali informasi dan klarifikasi dari Kepala SMPN 4 Mrebet Purbalingga terkait awal mula transmisi Covid-19 terjadi di lingkungan para siswa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perayaan Maulid Nabi di Keraton Yogyakarta Digelar Sedehana, Tanpa Gunungan dan Arak-arakan Prajurit

Perayaan Maulid Nabi di Keraton Yogyakarta Digelar Sedehana, Tanpa Gunungan dan Arak-arakan Prajurit

Regional
Cerita Pendaki Gunung Andong yang Sempat Hilang 2 Hari, Sempat Telepon Minta Tali, tetapi...

Cerita Pendaki Gunung Andong yang Sempat Hilang 2 Hari, Sempat Telepon Minta Tali, tetapi...

Regional
3 Kecamatan di Bengkulu Tengah Terdampak Banjir, Ratusan Rumah Warga Terendam

3 Kecamatan di Bengkulu Tengah Terdampak Banjir, Ratusan Rumah Warga Terendam

Regional
Polisi Sebut 2 Situs Judi Online yang Digerebek di Pekanbaru Dibuka Pria Asal Jakarta

Polisi Sebut 2 Situs Judi Online yang Digerebek di Pekanbaru Dibuka Pria Asal Jakarta

Regional
Beredar Kabar Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Ditangkap KPK, Ini Kata Polisi

Beredar Kabar Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Ditangkap KPK, Ini Kata Polisi

Regional
Belum Capai Target 70 Persen Vaksinasi, Banyuwangi Masih Masuk PPKM Level 2

Belum Capai Target 70 Persen Vaksinasi, Banyuwangi Masih Masuk PPKM Level 2

Regional
Polda Lampung Usut 6 Laporan Pinjol Ilegal, Pelapor Merasa Diteror

Polda Lampung Usut 6 Laporan Pinjol Ilegal, Pelapor Merasa Diteror

Regional
Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Hanyut Pertama Jadi Nama Kampung, hingga Dikenal Angker

Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Hanyut Pertama Jadi Nama Kampung, hingga Dikenal Angker

Regional
61 Tempat Wisata di Klaten Diizinkan Buka Kembali, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

61 Tempat Wisata di Klaten Diizinkan Buka Kembali, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Regional
9 SMP Negeri di Kota Blitar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi, Bagaimana Nasib Pelajar yang Tak Punya Ponsel?

9 SMP Negeri di Kota Blitar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi, Bagaimana Nasib Pelajar yang Tak Punya Ponsel?

Regional
Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 30 Meter Usai Hilang 2 Hari

Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 30 Meter Usai Hilang 2 Hari

Regional
Olah TKP Susur Sungai di Ciamis, Polisi: Arus Tenang, 11 Jenazah Berkumpul di Satu Tempat Berkedalaman 2 Meter

Olah TKP Susur Sungai di Ciamis, Polisi: Arus Tenang, 11 Jenazah Berkumpul di Satu Tempat Berkedalaman 2 Meter

Regional
Status PPKM Karawang Turun ke Level 2, Satgas: Vaksinasi Lansia Tercapai Baik

Status PPKM Karawang Turun ke Level 2, Satgas: Vaksinasi Lansia Tercapai Baik

Regional
Misteri Wanita Bertato Bunga Mawar Tewas di Kamar Hotel, Polisi Temukan 17 Luka Tusukan

Misteri Wanita Bertato Bunga Mawar Tewas di Kamar Hotel, Polisi Temukan 17 Luka Tusukan

Regional
19-20 Oktober Berlaku Ganjil Genap di Puncak Bogor dan Sentul, Antisipasi Libur Maulid Nabi

19-20 Oktober Berlaku Ganjil Genap di Puncak Bogor dan Sentul, Antisipasi Libur Maulid Nabi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.