Berkedok Pedagang Es Pinggir Jalan, Seorang Pria Ditangkap Polisi akibat Edarkan Obat Terlarang

Kompas.com - 21/09/2021, 15:09 WIB
Kepala Polres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono menunjukkan kelima tersangka pengedar obat terlarang dan narkotik jenis tembakau sintetis saat konferensi Pers, Senin (20/9/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKepala Polres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono menunjukkan kelima tersangka pengedar obat terlarang dan narkotik jenis tembakau sintetis saat konferensi Pers, Senin (20/9/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Narkoba Polres Tasikmalaya berhasil menangkap lima pria pengedar obat terlarang jenis Hexymer dan tambakau sintetis di wilayahnya.

Salah satunya, pelaku berprofesi sebagai penjual es kelapa muda di pinggir jalan wilayah Kota Tasikmalaya untuk menutupi usaha haramnya tersebut selama ini.

Kepala Polres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono mengatakan, Satnarkoba Polres Tasikmalaya mengamankan ribuan pil Hexymer, Tramadol dan beberapa gram tembakau sintetis atau gorila.

Baca juga: Modus Baru Pelaku Penyelundupan, Pura-pura Jadi Wisatawan, lalu Sewa Kapal Mewah untuk Angkut 100 Kg Sabu

"Yang kita amankan, ribuan Hexymer dan tembakau sintetis atau gorila. Kelima pelaku semuanya adalah pengedar. Ada yang menarik, ada pelaku yang juga menjual es kelapa sekaligus mengedarkan narkoba," ujar Rimsyah kepada Kompas.com, Selasa (21/9/2021).

Para pengedar ini seluruhnya mendapatkan barang pasokan dengan cara membeli secara online lewat media sosial.

Baca juga: Tergiur Uang Rp 21 Juta, Seorang Sopir di Medan Nekat Membawa Barang Seberat 30 Kg dalam Karung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian pun mengungkap kasus ini setelah bekerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman paket yang selalu melapor saat ada barang pesanan mencurigakan.

"Kita selama ini bekerja sama dengan pihak pengiriman online, minimal ada yang mengantar atau kurirnya," kata dia.

Sasaran para pengedar ini selama ini adalah para remaja dan masih berusia sekolah.

Mereka menjual kembali dengan mengambil keuntungan harga penjualan kembali ke para konsumennya di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Sasaran penjualannya kepada para remaja dan sebagian ada yang sudah berkeluarga. Para pelaku mengedarkan dan menjual pil Hexymer satu butir Rp 10 ribu kepada pelanggannya," ungkap dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Kades Pakai Uang Korupsi Rp 695 Juta untuk Biaya 2 Kali Nikah, tapi Langsung Cerai, Sisa Duit Digandakan ke Dukun

Eks Kades Pakai Uang Korupsi Rp 695 Juta untuk Biaya 2 Kali Nikah, tapi Langsung Cerai, Sisa Duit Digandakan ke Dukun

Regional
Polisi: Sistem Penagihan Pinjol Ilegal Meresahkan karena Ada Ancaman, Korbannya Depresi hingga Bunuh Diri

Polisi: Sistem Penagihan Pinjol Ilegal Meresahkan karena Ada Ancaman, Korbannya Depresi hingga Bunuh Diri

Regional
Viral, Knalpot Sitaan Dijual di Marketplace, Ini Kata Polrestabes Medan

Viral, Knalpot Sitaan Dijual di Marketplace, Ini Kata Polrestabes Medan

Regional
Pemerintah Berencana Ubah Status Pandemi Jadi Endemi, Gubernur Edy: Itu Harapan Kita

Pemerintah Berencana Ubah Status Pandemi Jadi Endemi, Gubernur Edy: Itu Harapan Kita

Regional
Soal Rp 450 M Dana Bansos yang Belum Cair, Pemprov Bali Bantah Pernyataan Menteri Risma, Ini Penjelasannya

Soal Rp 450 M Dana Bansos yang Belum Cair, Pemprov Bali Bantah Pernyataan Menteri Risma, Ini Penjelasannya

Regional
Akhir Pekan, Bus Pariwisata Masuk Yogya Harus Lewat One Gate System

Akhir Pekan, Bus Pariwisata Masuk Yogya Harus Lewat One Gate System

Regional
Susur Sungai di Ciamis Ternyata Tak Berizin, Awalnya Kegiatan Pungut Sampah, Polisi Selidiki Peran Penanggungjawab

Susur Sungai di Ciamis Ternyata Tak Berizin, Awalnya Kegiatan Pungut Sampah, Polisi Selidiki Peran Penanggungjawab

Regional
Pria Asal Jayapura Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Selokan di Surabaya

Pria Asal Jayapura Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Selokan di Surabaya

Regional
UB Kembangkan Teknologi Budidaya Melon, Menyiram Otomatis Sesuai Kebutuhan Nutrisi

UB Kembangkan Teknologi Budidaya Melon, Menyiram Otomatis Sesuai Kebutuhan Nutrisi

Regional
Sudah 4 Bulan, Atap SDN 015 Kota Bandung yang Ambruk Belum Diperbaiki

Sudah 4 Bulan, Atap SDN 015 Kota Bandung yang Ambruk Belum Diperbaiki

Regional
Terjerat Kasus Korupsi, Kepala Dindagkop Blora Dicopot dari Jabatannya

Terjerat Kasus Korupsi, Kepala Dindagkop Blora Dicopot dari Jabatannya

Regional
WN AS Pembunuh Ibu Dalam Koper di Bali Bebas Murni 29 Oktober 2021, Akan Langsung Dideportasi

WN AS Pembunuh Ibu Dalam Koper di Bali Bebas Murni 29 Oktober 2021, Akan Langsung Dideportasi

Regional
Kisah Kakak Adik di Karawang yang Hidup dengan Kelumpuhan

Kisah Kakak Adik di Karawang yang Hidup dengan Kelumpuhan

Regional
Cerita Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Dipanggil 'Abjad Alfabet', Setiap Pulang Sekolah Selalu Melapor...

Cerita Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ayah: Dipanggil 'Abjad Alfabet', Setiap Pulang Sekolah Selalu Melapor...

Regional
PRT Kabur Bawa Berlian dan Uang Dollar Senilai Rp 1 Miliar Milik Majikan, Pelaku Baru 2 Minggu Bekerja

PRT Kabur Bawa Berlian dan Uang Dollar Senilai Rp 1 Miliar Milik Majikan, Pelaku Baru 2 Minggu Bekerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.