Rampung Lebih Cepat, TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat dalam Waktu 4 Hari

Kompas.com - 21/09/2021, 08:10 WIB
Aparat TNI-Polri memperbaiki jembatan yang dirusak KNPB di Maybrat, Selasa (14/9/2021) Pendam XVIII KasuariAparat TNI-Polri memperbaiki jembatan yang dirusak KNPB di Maybrat, Selasa (14/9/2021)

SORONG,KOMPAS.com - Personel TNI-Polri telah menyelesaikan pembangunan dua jembatan yang dirusak Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kampung Fakario, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Jumat (17/9/2021).

Perbaikan jembatan itu sebelumnya ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu. Namun, ternyata pengerjaan selesai dalam waktu empat hari. 

Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari Letnan Kolonel Arm Hendra Pasireron mengatakan, kondisi jembatan penghubung di Kampung Fakario tersebut sebelumnya terputus karena dirusak dan dihancurkan KNPB sehingga akses jalan tidak dapat dilalui orang ataupun kendaraan.

Baca juga: TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat

Saat ini, perbaikan dua jembatan berhasil dibangun, yakni jembatan satu bentang dengan panjang 6 meter dan jembatan dua bentang dengan panjang 10 meter.

"Pekerjaan jembatan tersebut dikerjakan siang malam oleh personel TNI-Polri sejak awal mulai 14 September 2021. Dari target dua minggu yang diharapkan Bupati Maybrat, pembangunan jembatan tersebut berhasil dibangun dalam waktu empat hari," ujar Hendra melalui rilisnya, Selasa (21/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hendra menuturkan, untuk menjamin kekuatan dan keselamatan jembatan tersebut, dilakukan uji coba dengan truk muatan 8 ton melewati jembatan dan hasilnya aman serta tidak ada goyangan.

Satuan yang terlibat pembangunan jembatan dari TNI yaitu Yonif RK 762, Yon Zipur 20, dan Kodim 1809/Maybrat, sedangkan Polri berasal dari satuan Brimob Polda Papua Barat.

Baca juga: Lari ke Hutan, Kelompok Bersenjata di Maybrat Dikejar Aparat hingga Terjadi Baku Tembak

Sebelumnya diberitakan, kontak tembak antara KKB dan aparat gabungan TNI-Polri rombongan Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri terjadi di Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada 7 September 2021.

Saat itu aparat gabungan hendak meninjau Pos Koramil usai diserang KKB. Dalam perjalanan ke sana, rombongan mendapati jembatan yang sengaja dirusak.

Rombongan Danrem melihat sekelompok orang menenteng senjata api yang diduga kelompok KNPB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Regional
Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Regional
Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Regional
Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Regional
Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Regional
Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Regional
Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Regional
Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Regional
Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Regional
199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

Regional
Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Regional
Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Regional
Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Regional
Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Regional
Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.