Diduga Timbun Solar Bersubsidi, Seorang Warga Ditangkap Polisi

Kompas.com - 20/09/2021, 16:39 WIB
Peralatan jerigen besi dan profil yang digunakan pelaku untuk menampungan BBM bersubsidi jenis solar yang diamankan oleh Polres Magetan. Modus pelaku adalah mengumpulkan BBM bersubsidi dari warag untuk dijual kembali kepada sebuah perusahaan yang akan diual kembali kepada masyarakat. KOMPAS.COM/SUKOCOPeralatan jerigen besi dan profil yang digunakan pelaku untuk menampungan BBM bersubsidi jenis solar yang diamankan oleh Polres Magetan. Modus pelaku adalah mengumpulkan BBM bersubsidi dari warag untuk dijual kembali kepada sebuah perusahaan yang akan diual kembali kepada masyarakat.

MAGETAN, KOMPAS.com –  Polres Magetan meringkus warga Desa Banjarejo, Kecamatan Barat, berinisial M karena diduga menimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengatakan, pelaku diduga pengepul BBM solar bersubsidi dari sejumlah warga.

Baca juga: Jual Jamu Ilegal, Warga Magetan Terancam Penjara 15 Tahun

“Penimbunan, tidak sesuai dengan DO-nya. Pasti kita amankan, pasti subsidi. Dia mengambil dari pom bensin kemudian dijual lagi,” kata Yakhob di halaman Polres Magetan, Senin (20/9/2021).

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan Iptu Rudy Hidajanto menjelaskan, modus yang dipakai pelaku adalah menyuruh warga membeli solar bersubsidi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Warga tersebut membeli BBM solar bersubsidi dengan alasan untuk genset yang mengairi sawah. Petani masih diberi keleluasaan membeli solar bersubsidi sebanyak 25 liter untuk irigasi.

“Modusnya menyuruh orang untuk membeli BBM solar bersubsidi kemudian dia (pelaku) beli untuk dijual kembali ke salah satu perusahaan,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rudy menambahkan, polisi telah meminta keterangan kepada pelaku dan empat warga lainnya yang mendapat upah untuk membeli BBM di SPBU.

Polres Magetan juga akan memanggil perusahaan yang menampung solar bersubsidi tersebut.

Polisi masih mendalami kasus tersebut dan belum menetapkan tersangka.

Baca juga: Reruntuhan Bangunan Diduga Candi Ditemukan di Bukit Sepi Angin Magetan, BPCB Jatim: 4 Arcanya Hilang

 

“Kita akan panggil perusahaan yang menampung hasil BBM dari pelaku,” ucapnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut polis menyita 25 liter solar bersubsidi. Selain itu, polisi menyita sejumlah jeriken besi untuk menampung BBM bersubsidi yang dibeli dari sejumlah warga. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Bocah SD di Surabaya Nyaris Diculik, Berhasil Kabur Saat Pelaku Lengah, Mulut Terluka karena Jatuh

Detik-detik Bocah SD di Surabaya Nyaris Diculik, Berhasil Kabur Saat Pelaku Lengah, Mulut Terluka karena Jatuh

Regional
Unik, Tentara Pink Squid Game Jaga Tes SKD Kemenkumham di Surabaya

Unik, Tentara Pink Squid Game Jaga Tes SKD Kemenkumham di Surabaya

Regional
Pemuda Mabuk Panjat Tower SUTET, Evakuasinya Berlangsung Menegangkan

Pemuda Mabuk Panjat Tower SUTET, Evakuasinya Berlangsung Menegangkan

Regional
Harapan Bupati Ibrahim Ali Usai Presiden Jokowi Tanam Mangrove di Tana Tidung

Harapan Bupati Ibrahim Ali Usai Presiden Jokowi Tanam Mangrove di Tana Tidung

Regional
Penjual 14 Kg Sisik Trenggiling Didenda Rp 100 Juta dan Terancam Penjara 5 Tahun

Penjual 14 Kg Sisik Trenggiling Didenda Rp 100 Juta dan Terancam Penjara 5 Tahun

Regional
Urus Sertifikat Tanah lewat Calo, 3 Warga Kampar Kena Tipu

Urus Sertifikat Tanah lewat Calo, 3 Warga Kampar Kena Tipu

Regional
Seorang Polisi di Lampung Terlibat Perampokan Mobil Mahasiswa, Kapolda: Pasti Saya Pecat!

Seorang Polisi di Lampung Terlibat Perampokan Mobil Mahasiswa, Kapolda: Pasti Saya Pecat!

Regional
Kapolsek Parigi Diduga Perkosa Anak Tersangka, Janji Sang Ayah Dibebaskan, Pelaku Dicopot dari Jabatannya

Kapolsek Parigi Diduga Perkosa Anak Tersangka, Janji Sang Ayah Dibebaskan, Pelaku Dicopot dari Jabatannya

Regional
Jembatan di Melawi Ambruk Diterjang Banjir Bandang, Akses Transportasi Putus

Jembatan di Melawi Ambruk Diterjang Banjir Bandang, Akses Transportasi Putus

Regional
Atlet Banyuwangi yang Berlaga di PON Papua Diguyur Bonus Rp 193 Juta

Atlet Banyuwangi yang Berlaga di PON Papua Diguyur Bonus Rp 193 Juta

Regional
Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan, Berhasil Kabur Saat Mobil Pelaku Berhenti di SPBU

Bocah SD di Surabaya Lolos dari Penculikan, Berhasil Kabur Saat Mobil Pelaku Berhenti di SPBU

Regional
Diduga Hina Rizieq Shihab dalam Video Viral, McDanny Dilaporkan ke Polrestabes Bandung

Diduga Hina Rizieq Shihab dalam Video Viral, McDanny Dilaporkan ke Polrestabes Bandung

Regional
Seorang Polisi dan ASN di Lampung Berkomplot Rampok Mobil Mahasiswa yang Sedang Nongkrong

Seorang Polisi dan ASN di Lampung Berkomplot Rampok Mobil Mahasiswa yang Sedang Nongkrong

Regional
Praktik Perguruan Tinggi Ilegal, 1 Ijazah Dibanderol Rp 7,5 Juta, Rektor Jadi Tersangka

Praktik Perguruan Tinggi Ilegal, 1 Ijazah Dibanderol Rp 7,5 Juta, Rektor Jadi Tersangka

Regional
2 Warga Ditangkap Bawa 14 Kilogram Sisik Trenggiling, KLHK: Itu untuk Pasar Luar Negeri

2 Warga Ditangkap Bawa 14 Kilogram Sisik Trenggiling, KLHK: Itu untuk Pasar Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.