Reruntuhan Bangunan Diduga Candi Ditemukan di Bukit Sepi Angin Magetan, BPCB Jatim: 4 Arcanya Hilang

Kompas.com - 20/09/2021, 09:23 WIB
Hadi dari BPCB Jawa Timur, reruntuhan kala yang ditemukan di bukit Sepi Angin Kabupaten Magetan sanagat berpotensi dilakukan ekskavasi mengingat banyak ditmukan reruntuhan di kawasan radius 30 meter. KOMPAS.COM/SUKOCOHadi dari BPCB Jawa Timur, reruntuhan kala yang ditemukan di bukit Sepi Angin Kabupaten Magetan sanagat berpotensi dilakukan ekskavasi mengingat banyak ditmukan reruntuhan di kawasan radius 30 meter.

MAGETAN, KOMPAS.com – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menyatakan kemungkinan ekskavasi atau penggalian di reruntuhan bangunan yang diduga bangunan candi di kawasan Bukit Sepi Angin, Kampung Wonomulyo, Desa Geni Langit, Kabupaten Magetan.

Hadi, dari BPCB Jawa Timur mengatakan, berdasarkan hasil observasi, kemungkinan adanya bangunan candi di kawasan tersebut diperkuat dengan penemuan kala di tengah hutan lindung tersebut.

“Kala ini sebuah relief yang biasanya diletakkan di ambang atas pintu candi,” ujar Hadi usai melakukan observasi, Sabtu (19/09/2021).

Baca juga: Ada Reruntuhan Bangunan Candi di Kaki Gunung Kukusan, Warga Magetan: Arcanya Dicuri Orang

Hadi menambahkan, keberadaan bangunan candi diperkuat dengan kesaksian warga yang melihat empat arca di sekitar lokasi reruntuhan.

Sayangnya, arca-arca tersebut saat ini tidak diketahui keberadaannya.

“Setidaknya ada empat arca yang diketahui masyarakat, namun posisinya sekarang sudah hilang,” imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hadi menuturkan, untuk memastikan reruntuhan di kawasan Bukit Sepi Angin berbentuk bangunan candi, batur, atau bangunan suci berbentuk teras, perlu dilakukan ekskavasi.

Pemerintah daerah Magetan, menurutnya, bisa menggandeng BPCB maupun Perhutani atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melakukan ekskavasi.

“Karena posisi keberadaan struktur ini berada di kawasan hutan lindung yang dikelola oleh Perhutani,” ucapnya.

Baca juga: Disparbud Gresik Memprediksi Temuan Diduga Petirtaan Zaman Majapahit adalah Kanal Air

Sebelumnya Penggiat budaya dan Dinas Pasiwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, menyambangi reruntuhan candi yang berada di Kampung Wonomulyo, Desa Geni Langit, Kecamatn Poncol, Kabupaten Magetan pada Hari Minggu (12/9/2021).

Reruntuhan candi di bukit Sepi Angin menyisakan kala, relief yang biasanya diletakkan di ambang atas pintu, jendela, atau relung candi serta pahatan batu yang tersebar di radius 30 meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Regional
CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

CFD Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka Terbatas, Ini Syarat bagi Pengunjung...

Regional
Kronologi Karyawan Supermarket Bobol Brankas, Ajak Teman, Ditangkap Polisi

Kronologi Karyawan Supermarket Bobol Brankas, Ajak Teman, Ditangkap Polisi

Regional
Pulang dari Alun-alun Bawean, Pria Ini Dihampiri 2 Orang Tak Dikenal lalu Dibacok

Pulang dari Alun-alun Bawean, Pria Ini Dihampiri 2 Orang Tak Dikenal lalu Dibacok

Regional
3 Pencuri Sepeda di Surabaya Ditangkap, 1 Pelaku Lain Masih Diburu

3 Pencuri Sepeda di Surabaya Ditangkap, 1 Pelaku Lain Masih Diburu

Regional
Kronologi Terbongkarnya Ibu Kandung Jual Bayinya yang Berusia 1 Bulan Rp 4 Juta

Kronologi Terbongkarnya Ibu Kandung Jual Bayinya yang Berusia 1 Bulan Rp 4 Juta

Regional
KPK Geledah Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Sita 90 Dokumen Terkait Dana Insentif Daerah

KPK Geledah Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Sita 90 Dokumen Terkait Dana Insentif Daerah

Regional
Ibu Balita Korban Penganiayaan di Kota Batu Enggan Lapor, Polisi: Takut Tidak Dinikahi Tersangka

Ibu Balita Korban Penganiayaan di Kota Batu Enggan Lapor, Polisi: Takut Tidak Dinikahi Tersangka

Regional
Gubernur Ansar Minta Kepala Daerah di Kepri untuk Percepat Vaksinasi Lansia

Gubernur Ansar Minta Kepala Daerah di Kepri untuk Percepat Vaksinasi Lansia

Regional
Kejaksaan Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Bulog di Grobogan

Kejaksaan Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Bulog di Grobogan

Regional
Calon Ayah Tiri di Kota Batu yang Tega Siram Balita dengan Air Panas Terancam 5 Tahun Penjara

Calon Ayah Tiri di Kota Batu yang Tega Siram Balita dengan Air Panas Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Polisi Tertangkap di Rumah Bandar Narkoba, Hasil Tes Urine Positif, Kapolda Sumsel: Pasti Diproses Hukum

Polisi Tertangkap di Rumah Bandar Narkoba, Hasil Tes Urine Positif, Kapolda Sumsel: Pasti Diproses Hukum

Regional
Status PPKM Level 1, Kota Tegal Buka Taman Kota

Status PPKM Level 1, Kota Tegal Buka Taman Kota

Regional
Diduga Selingkuhi Istri Kades, Pemain Organ Asal Sukabumi Dianiaya di Hotel, Ini Ceritanya

Diduga Selingkuhi Istri Kades, Pemain Organ Asal Sukabumi Dianiaya di Hotel, Ini Ceritanya

Regional
Bupati Yuhronur Resmikan Tugu Desa Tertua di Lamongan

Bupati Yuhronur Resmikan Tugu Desa Tertua di Lamongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.