Jenazah Ali Kalora Dimakamkan di TPU Paboya, Pemakaman Masih Menunggu Kedatangan Keluarga

Kompas.com - 19/09/2021, 13:20 WIB
Foto//Suasana Kedatangan Dua Jenazah DPO Di RS.Bhayangkara Polda Sulteng Pada Minggu (18/9/2021) MANSUR K103-15Foto//Suasana Kedatangan Dua Jenazah DPO Di RS.Bhayangkara Polda Sulteng Pada Minggu (18/9/2021)

PALU KOMPAS.com- Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memastikan dua jenazah korban kontak tembak yang terjadi di pegunungan Desa Astina Jaya, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong pada Sabtu (18/9/2021) kemarin adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadhan.

Pada Minggu (19/9/2021) pagi sekitar pukul 04.10 Wita, kedua jenazah Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso tersebut telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Baca juga: Ali Kalora Sudah Tewas dan Saya Pastikan Tidak Ada Penggantinya

Dikawal ketat

Sebelumnya, dua jenazah tersebut dibawa menggunakan dua unit mobil ambulans milik Polda Sulawesi Tengah dan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Setibanya di rumah sakit, kedua jenazah langsung dimasukkan ke ruangan untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan oleh tim Inafis Polda Sulteng.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Polisi Didik Supranoto mengatakan, kedua jenazah DPO masih disemayamkan di RS Bahayangkara Polda dan sudah selesai diindentifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil identifikasi, keduanya dipastikan merupakan pimpinan DPO MIT Poso, Ali Kalora dan temannya Jaka Ramadhan.

"Kedua jenazah masih di Rumah Sakit,dari hasil identifikasi,keduanya adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadhan," ungkap Didik Supranoto.

Baca juga: Ali Kalora dan Pengawalnya Sempat Terpisah dari Kelompok Saat Kontak Senjata, Kini Dipastikan Tewas

Didik menambahkan, kedua jenazah akan dimakamkan secepatnya dan tinggal menunggu kedatangan dari para keluarga mereka.

Ali Kalora dan Jaka Ramadhan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Paboya, Kota Palu.

"Seluruh proses persiapan pemakaman sudah selesai, sekarang tinggal menunggu kedatangan dari para keluarga, kalau sudah datang, langsung kita makamkan," jelas Didik.

Dengan tewasnya Ali Kalora dan Jaka, Satgas Madago Raya tinggal memburu empat orang buronan lain dalam kelompok Ali Kalora.

Mereka ialah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas, Rukli, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

Regional
Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Regional
35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

Regional
Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Regional
Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Regional
Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Regional
Bus Rombongan Pengiring Pengantin Tabrak Warung dan Terjun ke Sungai, Belasan Penumpang Luka-Luka

Bus Rombongan Pengiring Pengantin Tabrak Warung dan Terjun ke Sungai, Belasan Penumpang Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Desember 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Desember 2021

Regional
Gunung Semeru Erupsi, 2 Penambang dan Pemilik Warung di Jembatan Gladak Perak Hilang

Gunung Semeru Erupsi, 2 Penambang dan Pemilik Warung di Jembatan Gladak Perak Hilang

Regional
Tak Terima Diberhentikan di Perlintasan KA di Bandung, Pengendara Motor Aniaya Petugas

Tak Terima Diberhentikan di Perlintasan KA di Bandung, Pengendara Motor Aniaya Petugas

Regional
6 Kecamatan di Malang Terdampak Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru

6 Kecamatan di Malang Terdampak Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
Gunung Semeru Erupsi, 112 Gardu Listrik Rusak, 30.523 Pelanggan Terganggu

Gunung Semeru Erupsi, 112 Gardu Listrik Rusak, 30.523 Pelanggan Terganggu

Regional
Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Pemasok Amunisi untuk KKB di Nabire

Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Pemasok Amunisi untuk KKB di Nabire

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 4 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 4 Desember 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.