Cerita Jeje Buat Pagar Rumah dari Kolam Ikan, Berisi 80 Ekor Koi, Habiskan Dana Rp 50 Juta

Kompas.com - 17/09/2021, 14:14 WIB
Pagar rumah yang terbuat dari kolam ikan koi milik Jeje (35), warga Malang, Jawa Timur, ini viral di media sosial. TikTok @jejeyeny3Pagar rumah yang terbuat dari kolam ikan koi milik Jeje (35), warga Malang, Jawa Timur, ini viral di media sosial.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Jeje (35), warga Malang, Jawa Timur membuat pagar rumah dari kolam ikan. Tak tanggung-tanggung, ia merogok kocek Rp 50 juta untuk membuat pagar tersebut.

Pagar kolam ikan tersebut viral di media sosial setelah Jeje mengunggah video di akun TikTok @jejeyenny3.

Salah satu video unggahannya itu sudah ditonton sebanyak 3 juta kali.

Jeje juga mengunggah beberapa video yang merekam kegiatan di depan rumahnya. Terlihat seorang pria yang memasukkan beberapa ikan koi ke dalam kolam yang dijadikan pagar rumah.

Ada juga video yang merekam Jeje sedang memberi makan koi dan membersihkan kolam.

Baca juga: Video Viral, Pagar Rumah dari Kolam Koi Seharga Rp 50 Juta, Ada 80 Ekor Ikan di Dalamnya

Berisi 80 ekor koi

Pagar rumah yang terbuat dari kolam ikan koi milik Jeje (35), warga Malang, Jawa Timur, ini viral di media sosial.TikTok @jejeyeny3 Pagar rumah yang terbuat dari kolam ikan koi milik Jeje (35), warga Malang, Jawa Timur, ini viral di media sosial.
Jeje bercerita butuh waktu dua bulan untuk membuat kolam ikan koi hingga menjadi pagar rumahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan proses memasukkan ikan koi ke dalam kolam membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

"Pengerjaan (kolam) dua bulan, tapi untuk running masuk ikannya itu satu bulan," ujar Jeje, Kamis (16/9/2021), seperti dilansir dari Tribunnews.com.

"Kalau mau masuk ikan, tunggu satu bulan dulu biar airnya matang. Jadi sudah siap dimasuki ikan koi," lanjut pria itu.

Baca juga: Bioskop di Malang Boleh Buka, Ini Syarat bagi Pengunjung

Ia mengatakan ada sekitar 70 sampai 80 ekor ikan koi yang dimasukkan ke dalam kolam tersebut. Ikan-ikan tersebut adalah koleksi miliknya.

"Saya punya yang dijual di rumah, tapi itu yang untuk koleksi," ungkap dia.

"Kalau (biaya pembuatan) kolam uangnya Rp 50 juta sekian. Kalau (biaya beli) ikannya lupa, soalnya harganya macam-macam mulai Rp 300.000 sampai Rp 5 juta," beber Jeje.

Editor : Robertus Belarminus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Regional
Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Regional
'Mak, Kalau Jadi Juara di PON, Aku Mau Lari dari Salatiga ke Rumah'

"Mak, Kalau Jadi Juara di PON, Aku Mau Lari dari Salatiga ke Rumah"

Regional
Mobilitas Masyarakat di Jabar Meningkat, Ridwan Kamil Ingatkan Warga Disiplin Prokes

Mobilitas Masyarakat di Jabar Meningkat, Ridwan Kamil Ingatkan Warga Disiplin Prokes

Regional
Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Pelaku Sempat Ancam Lewat 'Chat' WhatsApp

Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Pelaku Sempat Ancam Lewat "Chat" WhatsApp

Regional
Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Regional
Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Regional
Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Regional
Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Regional
'Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah'

"Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah"

Regional
Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Regional
Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Regional
Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.