300.000 Dosis Vaksin Menumpuk di Sumbar, Ada yang Sudah Kedaluwarsa

Kompas.com - 17/09/2021, 12:15 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin Covid-19.

PADANG, KOMPAS.com - Sebanyak 300.000 dosis vaksin menumpuk di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar).

Kondisi itu membuat angka realisasi vaksin di Sumbar masih rendah sehingga butuh percepatan untuk meningkatkannya.

Baca juga: Vaksinasi Door to Door di Sumbar, Warga Sedang Kerja di Ladang Antusias Divaksin

"Betul, ada 300.000 dosis yang ada di kabupaten dan kota (menumpuk). Kalau dibagi 19 kabupaten dan kota paling 15.000 yang ada di kabupaten dan kota," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Jokowi Soroti Vaksinasi di Sumbar Rendah, Pemprov Akui Salah Strategi

Arry mengatakan, akibat penumpukan itu, ada vaksin yang sudah kedaluwarsa sehingga tidak dapat digunakan.

"Memang ada yang kedaluwarsa, tapi tidak banyak. Itu sedang kita hitung," ucap Arry.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arry menyebut, kabupaten dan kota harusnya lebih agresif lagi sehingga vaksin ini bisa disuntikkan kepada masyarakat.

"Kalau kurang kita bisa minta lagi. Jangan biarkan menumpuk," kata Arry.

Percepatan vaksinasi

Arry mengatakan, Pemprov Sumbar melakukan akselerasi percepatan vaksinasi dengan melibatkan berbagai institusi baik pemerintah maupun swasta.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.