Hendak Antar Makanan ke Kebun Sawit, Seorang Istri Temukan Jasad Suaminya dalam Keadaan Hangus

Kompas.com - 16/09/2021, 23:42 WIB
Ilustrasi. KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi.

ACEH UTARA, KOMPAS.com -  Naimah (42) terkejut menemukan jasad suaminya Zulkifli (48) tewas di Desa Matang Pupanji, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (16/9/2021).

Ia menemukan jasad suaminya di sebuah kebun sawit saat akan mengantarkan makanan.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Fauzi mengatakan, jasad Zulkifli ditemukan dalam keadaan hangus.

Baca juga: Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Diduga Cekcok Sebelum Tewas dan Korban Miliki 2 Kekasih Gelap

Ia juga belum dapat memastikan apa penyebab kematian Zulkifli.

“Istrinya datang ke kebun buat antar nasi. Begitu melihat suaminya meninggal dunia di bawah pohon sawit, ia lalu melapor ke kepala desa, seterusnya ke polisi,” kata Fauzi, Kamis.

Baca juga: Miris, Warga Sleman Temukan Jasad Bayi di Kardus, Polisi: Diduga Baru Saja Dilahirkan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah menerima laporan masyarakat, AKP Fauzi dan pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian dengan membawa tim Inafis Polres Aceh Utara.

Adapun olah tempat kejadian perkara juga sudah dilakukan.

“Korban selama ini memang menginap di kebun. Kita belum bisa menyimpulkan apa-apa. Kita masih lakukan penyelidikan terkait kondisi mayat ini,” katanya.

Dia menyebutkan, polisi akan memeriksa sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui detil penyebab kasus kematian tersebut.

“Apakah dibakar atau terbakar. Ini perlu kita ketahui detilnya. Sementara itu saja dulu yang bisa saya sampaikan, penyelidikan terus kita lakukan sejak hari ini,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kendaraan Kredit, Seorang Anak Tega Aniaya Ayahnya, Pelaku Langsung Ditangkap Polisi

Gara-gara Kendaraan Kredit, Seorang Anak Tega Aniaya Ayahnya, Pelaku Langsung Ditangkap Polisi

Regional
Diduga Cabuli Beberapa Wanita, ASN Sekaligus Pengajar Agama di Gunungkidul Jadi Tersangka

Diduga Cabuli Beberapa Wanita, ASN Sekaligus Pengajar Agama di Gunungkidul Jadi Tersangka

Regional
Tersisa 3 Pasien Covid-19 di Tempat Isoter Kota Blitar, Terendah Sejak Awal Agustus

Tersisa 3 Pasien Covid-19 di Tempat Isoter Kota Blitar, Terendah Sejak Awal Agustus

Regional
Satgas Madago Raya Buru 2 DPO Teroris Poso yang Melintas di Pegunungan Parigi Moutong

Satgas Madago Raya Buru 2 DPO Teroris Poso yang Melintas di Pegunungan Parigi Moutong

Regional
Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Berawal Truk Tangki Kimia Pecan Ban, 1 Tewas, 28 Luka-luka

Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Berawal Truk Tangki Kimia Pecan Ban, 1 Tewas, 28 Luka-luka

Regional
Viral, Video Truk Sawit Terjebak Banjir di Tengah Sungai, Sopir dan Kernet Selamat

Viral, Video Truk Sawit Terjebak Banjir di Tengah Sungai, Sopir dan Kernet Selamat

Regional
6 Siswa SDN Gendongan 1 Salatiga Sembuh dari Covid-19, PTM Terbatas Dimulai Lagi

6 Siswa SDN Gendongan 1 Salatiga Sembuh dari Covid-19, PTM Terbatas Dimulai Lagi

Regional
Vaksinasi Jemput Bola di Kalbar: Sasar Tempat Ngumpul Anak Muda, Warkop dan Komplek Perumahan

Vaksinasi Jemput Bola di Kalbar: Sasar Tempat Ngumpul Anak Muda, Warkop dan Komplek Perumahan

Regional
Wagub Lampung Kena Teror 2 Pinjol, gara-gara Nomor Ponselnya Dijadikan Penanggungjawab

Wagub Lampung Kena Teror 2 Pinjol, gara-gara Nomor Ponselnya Dijadikan Penanggungjawab

Regional
Tersangka Pinjol Ilegal Sleman Bertambah, Kini Jadi Tujuh Orang

Tersangka Pinjol Ilegal Sleman Bertambah, Kini Jadi Tujuh Orang

Regional
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun Terjadi di Ogan Ilir, Pelaku Hampir Diamuk Massa

Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun Terjadi di Ogan Ilir, Pelaku Hampir Diamuk Massa

Regional
Wisata Kampung Kerapu, Sajian Potensi Budidaya Ikan dan Panorama Alam

Wisata Kampung Kerapu, Sajian Potensi Budidaya Ikan dan Panorama Alam

Regional
Mentan Minta Badan Karantina Perketat Produk Pertanian yang Masuk ke Indonesia

Mentan Minta Badan Karantina Perketat Produk Pertanian yang Masuk ke Indonesia

Regional
KRI Tawau Beri Bantuan Hukum kepada TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

KRI Tawau Beri Bantuan Hukum kepada TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.