Persiapan Gelar PTM, 8.000 Guru di Magetan Jalani Rapid Test Antigen

Kompas.com - 16/09/2021, 18:13 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suwoto, siapkan pembelajaran tatap muka setelah kembali di level 3, pemerintah Kabupaten Magetan lakukan swap PCR terhadap 8.000 guru. KOMPAS.COM/SUKOCOKepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suwoto, siapkan pembelajaran tatap muka setelah kembali di level 3, pemerintah Kabupaten Magetan lakukan swap PCR terhadap 8.000 guru.

MAGETAN, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur menggelar rapid test antigen terhadap 8.000 lebih guru untuk persiapan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah penerapan PPKM level 3.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, rapid test antigen akan dilaksanakan bertahap hingga 29 September 2021.

“Makanya hari ini guru-guru kita rapid antigen. Jadi nanti kalau yang reaktif di PCR, ya karantina. Kalau sudah siap, kita laksanakan dengan prokes tentunya,” ujar Suprawoto ditemui usai kegiatan di pendopo Surya Graha, Kamis (16/09/2021).

Baca juga: Pemkab Magetan Gelar Vaksinasi Covid-19 di 22 Puskesmas dan GOR Ki Mageti, Sasar 20.000 Warga

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suwoto mengatakan, pihaknya sejauh ini menyatakan kesiapannya secara infrastruktur untuk melakukan PTM.

Suwoto menuturkan, PTM rencananya akan digelar awal Oktober sambil menunggu kesiapan semua guru menjalani tes rapid antigen.

Selain itu, pihaknya juga menunggu perkembangan Inmendagri baru terkait evaluasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Magetan pada 20 September mendatang bertepatan dengan perpanjangan PPKM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini pihaknya masih berpedoman pada Inmendagri Nomor 42 Tahun 2021 dan Instruksi Bupati yang berlaku sampai 20 September 2021. 

Baca juga: Ada Reruntuhan Bangunan Candi di Kaki Gunung Kukusan, Warga Magetan: Arcanya Dicuri Orang

 

“Inmendagri dan Instruksi Bupati berlakunya sampai 20 September. Jumat sampai Sabtu itu nanggung kalau masuk (PTM), karena Senin sudah pengumuman lagi,” ucapnya.

PPKM Kabupaten Magetan diketahui kembali berada di level 3 sejak 10 september 2021 usai sempat berada di level 4. Rencana pelaksanaan PTM pun akhirnya ditunda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
Gunung Ile Lewotolok Masih Erupsi, Hari Ini 6 Kali Letusan

Gunung Ile Lewotolok Masih Erupsi, Hari Ini 6 Kali Letusan

Regional
Polisi Gerebek Tempat Judi Online di Pekanbaru, 59 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Tempat Judi Online di Pekanbaru, 59 Orang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.