Ini Dugaan Penyebab Jalan dengan Anggaran Rp 3 Miliar Ambles di Pamekasan

Kompas.com - 16/09/2021, 16:28 WIB
Anggota Komisi III DPRD Pamekasan meninjau lokasi jalan yang ambles di perbatasan antara Desa Palengaan Daja dan Desa Pangereman Batumarmar, Rabu (15/9/2021). Proyek jalan tersebut menelan anggaran Rp 3,3 miliar dari APBD tahun 2021. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANAnggota Komisi III DPRD Pamekasan meninjau lokasi jalan yang ambles di perbatasan antara Desa Palengaan Daja dan Desa Pangereman Batumarmar, Rabu (15/9/2021). Proyek jalan tersebut menelan anggaran Rp 3,3 miliar dari APBD tahun 2021.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Pengerjaan proyek pengaspalan jalan raya yang menghubungkan wilayah Kecamatan Palengaan dengan Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Jawa Timur diklaim sudah sesuai prosedur dan berdasarkan kontrak pekerjaan.

Namun dalam pengerjaan pengaspalan yang masih berlangsung, ternyata sebagian jalan ambles.

General Superintendent PT Duta Abadi Lancar Mandiri sebagai penggarap proyek, Adi Wijaya,  menduga jalan ambles terjadi karena struktur tanah yang labil di luar sepengetahuannya.

Baca juga: Telan Biaya Rp 3 Miliar, Jalan di Pamekasan yang Baru Dikerjakan Sudah Ambles

“Setelah tanah itu ambles, kami baru mengetahui jika di lokasi yang kami kerjakan ini, pernah longsor hingga dua kali. Itu pun dari penjelasan warga sekitar. Namun informasi ini, belum kami dengar sebelumnya,” papar Adi saat dikonfirmasi, Kamis (16/9/2021).

Selain itu, di saat pengaspalan berlangsung masih banyak kendaraan besar yang lewat.

Untuk melarang kendaraan yang akan melintas di lokasi pengerjaan pengaspalan, menurutnya, tidak mungkin dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab tidak ada jalur pengalihan, sehingga setiap hari lokasi ini tetap dilalui kendaraan bermotor, termasuk kendaraan-kendaraan besar.

Kemudian, dalam kontrak kerja juga tidak ada penjelasan pekerjaan pendamping yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

 

Sementara dalam kontrak kerja terdapat pembangungan plengsengan atau jamban dan bronjong.

“Karena tidak ada penjelasan mengenai keharusan pembangunan plengsengan dan bronjong terlebih dahulu, maka pengaspalannya kami kerjakan lebih dulu,” ujar Adi.

Baca juga: DPRD Pamekasan Geram Anggaran yang Terserap untuk Insentif Nakes Minim

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Polisi di Tanjungpinang Mulai Selidiki Pinjol Ilegal

Regional
Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Pemkab Karawang Ajak Perusahaan Menanam Pohon, Berapa yang Ikut?

Regional
Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Pemkot Bandung Izinkan Bioskop Terisi 70 Persen Kapasitas

Regional
Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Stasiun Daop 4 Semarang Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Naik Kereta, Ini Syaratnya

Regional
Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Cabuli dan Aniaya Bocah Berusia 6 Tahun, Seorang Nelayan di Rote Ndao Ditangkap

Regional
Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Pemadaman Listrik di Bangka sampai Akhir Bulan, Warga Gelar Doa Bersama

Regional
Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Kader Gerindra Minta Prabowo Maju di Pilpres 2024, Ahmad Muzani: Keputusan di Tangan Beliau

Regional
Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Beredar Video Ibu DPO MIT Poso Memohon Anaknya Pulang

Regional
Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Terungkap Pemalsuan Surat Hasil PCR Penumpang di Bandara Kualanamu

Regional
199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

Regional
Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Setelah 5 Hari Karantina, 50 Personel Brimob Polda Jatim yang Bertugas di PON Papua Diizinkan Pulang

Regional
Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Polisi Temukan 6 Aplikasi Pinjol Ilegal Saat Gerebek Kantor Penagihan di Yogyakarta, Apa Saja?

Regional
Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Sang Ibu Jadi Pekerja Migran, Gadis di Sumba Timur Diperkosa Ayah Kandung, Ini Ceritanya

Regional
Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Ini Inovasi Pemkot Surabaya hingga Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih di Asia Tenggara

Regional
Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Buntut Buronan Ditembak dan Dianiaya, Kasat Reskrim Luwu Utara Dimutasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.