Kabar Baik, Solihin yang Lumpuh Setelah Vaksinasi Kini Bisa Berjalan

Kompas.com - 15/09/2021, 20:05 WIB
Ahmad Solihin (37) warga Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat, yang sempat mengalami lumpuh usai mendapatkan vaksinasi, akhirnya kembali dapat berjalan. ANTARA FOTO/Ahmad FikriAhmad Solihin (37) warga Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat, yang sempat mengalami lumpuh usai mendapatkan vaksinasi, akhirnya kembali dapat berjalan.

CIANJUR, KOMPAS.com - Ahmad Solihin (37), warga Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat, sempat mengalami lumpuh usai mendapatkan vaksinasi.

Kondisi kesehatan Solihin cukup memprihatinkan.

Namun, kabar baik akhirnya datang.

Solihin akhirnya kembali dapat berjalan setelah mendapat penanganan intensif dari tenaga kesehatan.

Baca juga: Solihin Lumpuh Usai Divaksin, Ada Benjolan Sebesar Bola Kasti, Kondisinya Masih Butuh Penanganan Medis

"Saat ini, kakak saya sudah bisa berjalan kembali meski belum normal, namun masih tahap pemulihan. Kaki sebelah kanan yang sempat kaku, sekarang sudah dapat digerakkan dan dipakai berjalan," kata Esih (50) kakak kandung Solihin kepada Antara di Cianjur, Selasa (14/9/2021).

Sejak satu pekan terakhir, kondisi Solihin terus membaik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua kakinya sudah sudah dapat ditekuk seperti biasa dan mulai berjalan.

Baca juga: Kronologi Lengkap Solihin Lumpuh Usai Divaksin, hingga Tumbuh Benjolan Sebesar Bola Kasti

Meski demikian, langkahnya belum sepenuhnya normal.

Menurut Esih, benjolan di rusuk kanan sudah mulai mengecil.

Pihak keluarga secara rutin memeriksakan Solihin ke puskesmas setempat, karena di bekas benjolan masih masih sering keluar cairan.

Pihak keluarga berharap Solihin dapat kembali pulih seperti semula dan kembali bekerja untuk menafkahi anak dan istrinya.

"Kami berharap, adik kami kembali sembuh seperti semula dan dapat bekerja seperti biasa, karena selama ini dia merupakan tulang punggung keluarga," kata Esih.

 

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Cianjur Yusman Faisal mengatakan, beberapa hari setelah mendapat kabar mengenai Solihin yang lumpuh, pihaknya langsung memberikan pertolongan.

Solihin beberapa kali dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan secara intensif.

Meski saat ini kondisinya mulai membaik, Solihin tetap mendapat perhatian tenaga medis dari puskesmas setempat.

"Saat ini, kondisinya terus membaik dan kami berharap Solihin dapat kembali berjalan normal. Untuk pengawasan, kami sudah meminta pihak puskesmas untuk terus memantau, hingga kondisinya benar-benar pulih," kata Yusman.

Baca juga: Soal Solihin Alami Kelumpuhan Usai Vaksinasi, Dinkes Cianjur: Masih Kaji Penyebabnya

Sedangkan terkait hasil penyelidikan Komnas KIPI untuk memastikan penyebab kelumpuhan, menurut Yusman, pihaknya masih menunggu hasil, karena penelitian membutuhkan waktu yang cukup lama.

Namun yang paling penting, Solihin yang sempat lumpuh setelah vaksinasi, kini sudah dapat berjalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nihil Kasus Baru dan Lokasi Isoter Tutup, PPKM Kota Magelang Turun ke Level 2

Nihil Kasus Baru dan Lokasi Isoter Tutup, PPKM Kota Magelang Turun ke Level 2

Regional
Cari Pakan Sapi, Kakek 65 Tahun Tewas Jatuh dari Pohon Trembesi Setinggi 17 Meter

Cari Pakan Sapi, Kakek 65 Tahun Tewas Jatuh dari Pohon Trembesi Setinggi 17 Meter

Regional
Polisi Nyaris Dibacok Saat Hampiri Pria yang Berkata Kasar Padanya

Polisi Nyaris Dibacok Saat Hampiri Pria yang Berkata Kasar Padanya

Regional
Beredar Kabar Kapal dari Nunukan Bisa Kembali Berlayar ke Malaysia, Ini Faktanya

Beredar Kabar Kapal dari Nunukan Bisa Kembali Berlayar ke Malaysia, Ini Faktanya

Regional
Kota Tegal PPKM Level 1, Wali Kota: Warga Jangan Euforia

Kota Tegal PPKM Level 1, Wali Kota: Warga Jangan Euforia

Regional
Ketahuan Main Judi Online, 2 Pemuda Dicambuk

Ketahuan Main Judi Online, 2 Pemuda Dicambuk

Regional
Armuji Bersihkan Taman Bungkul, Akankah Area Publik Dibuka Usai Surabaya Masuk PPKM Level 1?

Armuji Bersihkan Taman Bungkul, Akankah Area Publik Dibuka Usai Surabaya Masuk PPKM Level 1?

Regional
Keramba Ikan Nelayan di Kukar Hancur Berantakan Ditabrak Ponton Batu Bara

Keramba Ikan Nelayan di Kukar Hancur Berantakan Ditabrak Ponton Batu Bara

Regional
OTK Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Tower Setinggi 42 Meter di Manokwari, Ini Penjelasan Polisi

OTK Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Tower Setinggi 42 Meter di Manokwari, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Mantan Kepala UPTD Samsat Malingping Dituntut 7 Tahun Penjara

Mantan Kepala UPTD Samsat Malingping Dituntut 7 Tahun Penjara

Regional
PPKM di DIY Turun ke Level 2, Sultan HB X Tetap Minta Warganya Tak Bepergian

PPKM di DIY Turun ke Level 2, Sultan HB X Tetap Minta Warganya Tak Bepergian

Regional
Polda Jateng Terima Aduan 34 Pinjol Ilegal, Cek Daftarnya

Polda Jateng Terima Aduan 34 Pinjol Ilegal, Cek Daftarnya

Regional
Polisi Sebut 2 Pinjol Peneror Wagub Lampung Ilegal, OJK: Jika Diteror, Blokir Nomornya

Polisi Sebut 2 Pinjol Peneror Wagub Lampung Ilegal, OJK: Jika Diteror, Blokir Nomornya

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa Rp 695 Juta, Mantan Kades di Banten Ditahan Polisi

Diduga Korupsi Dana Desa Rp 695 Juta, Mantan Kades di Banten Ditahan Polisi

Regional
Tak Kembalikan Motor Sewaan, Mantan Karyawati Bank di Kupang Ditangkap Polisi

Tak Kembalikan Motor Sewaan, Mantan Karyawati Bank di Kupang Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.