Kompas.com - 15/09/2021, 07:09 WIB
Ilustrasi guru mengajar di kelas. (Kompas.com/Kontributor Nunukan, Sukoco) Ilustrasi guru mengajar di kelas.

BATAM, KOMPAS.com – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Karimun resmi digelar.

Seleksi kompetensi PPPK tahap I ini diikuti sebanyak 995 guru dari Sekolah Negeri di Kabupaten Karimun. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan 595 lowongan untuk tenaga pengajar di Karimun.

Kepala Dinas Pendidikan Karimun Fajar Horison mengatakan, Seleksi Kompetensi PPPK tahap I akan berlangsung selama lima hari di mulai 13- 17 September 2021 mendatang.

"Sehari ada dua sesi. Untuk pelaksanaannya dipusatkan di dua lokasi yakni SMK Negeri 1 Karimun dan SMA Negeri 1 Karimun," kata Fajar melalui telepon, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Seorang Peserta Tes PPPK Guru di Nunukan Muntah Darah dan Meninggal Dunia, 5 Peserta Lain Positif Covid-19

Ia mengatakan, proses seleksi akan berjalan hingga bulan Desember mendatang. Artinya, ada tiga tahap seleksi yang akan digelar untuk memenuhi 595 formasi yang di butuhkan.

"Jadi tahap pertama ini diikuti oleh tenaga pengajar dari sekolah negeri dengan total 995 orang. Sementara untuk tahap II itu akan diikuti oleh peserta yang belum lulus pada tahapan pertama, Guru dari sekolah swasta dan mahasiswa yang baru lulus dan memiliki sertifikat pengajar," jelas Fajar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi apabila tahap I ini bagi yang tidak lolos, bisa ikuti tahap II yang akan di gelar Oktober nanti. Apabila kuota belum terpenuhi, kita akan buka tahap III," tambah Fajar.

Baca juga: Tinjau Seleksi PPPK Guru, Bupati Banyuwangi Ingatkan Ancaman Learning Loss Akibat Pandemi

 

Swab antigen gratis

Fajar mengatakan, pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, peserta seleksi di wajibkan melakukan swab antigen sebelum mengikuti ujian.

"Prokesnya ketat, dan harus Antigen. Untuk antigennya, gratis, karena ditanggung Pemerintah Daerah," terang Fajar.

Ia menyebutkan, untuk peserta yang berhasil mencapai passing grade pada seleksi tahap pertama, otomatis akan lulus dan tidak perlu ikuti seleksi selanjutnya.

"Jadi apabila lulus tahap pertama, sudah di pastikan mereka di terima," ungkap Fajar.

Kuota PPPK Kabupaten Karimun

Pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Karimun mendapatkan kuota CPNS dan PPPK sebanyak 913 formasi dengan total untuk PPPK sebanyak 595 dan CPNS sebanyak 315 formasi.

Pelaksanaan seleksi PPPK telah dimulai sejak 13 September kemarin, sementara untuk CPNS baru akan digelar pada 10 Oktober mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Warga Lihat Siswi SMA Diterkam Buaya Saat Keluar dari Pintu Jamban

Kesaksian Warga Lihat Siswi SMA Diterkam Buaya Saat Keluar dari Pintu Jamban

Regional
Jalan ke Sukoharjo Tak Disekat Selama Libur Nataru, Kendaraan dari Luar Bakal Diperiksa

Jalan ke Sukoharjo Tak Disekat Selama Libur Nataru, Kendaraan dari Luar Bakal Diperiksa

Regional
Dosen Unsri Bantah Chat WA Lecehkan 3 Mahasiswinya, Pengacara: Ini Politisasi, Ada yang Giring Mereka Lapor

Dosen Unsri Bantah Chat WA Lecehkan 3 Mahasiswinya, Pengacara: Ini Politisasi, Ada yang Giring Mereka Lapor

Regional
Warga Blora Dilarang Rayakan Pergantian Tahun di Area Publik dan Hotel

Warga Blora Dilarang Rayakan Pergantian Tahun di Area Publik dan Hotel

Regional
Pria yang Video TikTok-nya Viral Bersama Teman Perempuannya Berseragam Bhayangkari Ternyata Seorang Satpam

Pria yang Video TikTok-nya Viral Bersama Teman Perempuannya Berseragam Bhayangkari Ternyata Seorang Satpam

Regional
Sidang Korupsi Masjid Sriwijaya, Ini Alasan Jaksa Tuntut Eks Karo Kesra Sumsel 15 Tahun Bui, Lebih Berat Dibanding Sekda

Sidang Korupsi Masjid Sriwijaya, Ini Alasan Jaksa Tuntut Eks Karo Kesra Sumsel 15 Tahun Bui, Lebih Berat Dibanding Sekda

Regional
Muncul Relawan Airpres di Semarang, Dukung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Muncul Relawan Airpres di Semarang, Dukung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Regional
'Jangan Dekati Zona Merah Semeru, apalagi Sekadar Selfie, Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata'

"Jangan Dekati Zona Merah Semeru, apalagi Sekadar Selfie, Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata"

Regional
Antisipasi Terjangan Banjir Lahar Gunung Merapi, Sumber Mata Air di Sleman Diamankan

Antisipasi Terjangan Banjir Lahar Gunung Merapi, Sumber Mata Air di Sleman Diamankan

Regional
Gempa M 5,1 Guncang Lembata NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,1 Guncang Lembata NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Momen Polisi Sambangi Buruh Tani yang Sedang Tanam Padi, Diajak Vaksinasi

Momen Polisi Sambangi Buruh Tani yang Sedang Tanam Padi, Diajak Vaksinasi

Regional
Guru Pesantren di Bandung Perkosa Belasan Santriwati, Dihukum Kebiri?

Guru Pesantren di Bandung Perkosa Belasan Santriwati, Dihukum Kebiri?

Regional
Bukan karena Vaksin, Kebutaan Joko Santoso Disebut akibat Peradangan Saraf Mata

Bukan karena Vaksin, Kebutaan Joko Santoso Disebut akibat Peradangan Saraf Mata

Regional
Cerita Nakes di Luwu Dijerat UU ITE, Dipicu Surat Hasil Temuan Makanan Berformalin yang Tersebar di Medsos

Cerita Nakes di Luwu Dijerat UU ITE, Dipicu Surat Hasil Temuan Makanan Berformalin yang Tersebar di Medsos

Regional
Satpam Mengaku Polisi, Buat Video TikTok dengan Teman Perempuan yang Gunakan Seragam Bhayangkari

Satpam Mengaku Polisi, Buat Video TikTok dengan Teman Perempuan yang Gunakan Seragam Bhayangkari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.