Kompas.com - 15/09/2021, 05:15 WIB
Ilustrasi Sabu, narkotika, narkoba jenis sabu. Ilustrasi Sabu, narkotika, narkoba jenis sabu.

SEMARANG, KOMPAS.com - Polisi menangkap dua orang kakak beradik karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

Sabu seberat 342 gram itu diduga dikirim oleh ibunya yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Pol Lutfi Martadian mengatakan dua tersangka berinisial ASH (18) dan MY (26) ditangkap di Sumenep, Jawa Timur pada 9 September 2021.

"Barang bukti sabu tersebut didapat dari ibu terlapor yang berada di Malaysia sebagai pekerja TKI," katanya dari keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Kebiasaan Wali Kota Salatiga Saat Pandemi, Undang PKL ke Rumah Dinas untuk Menjamu Tamu

Penangkapan dilakukan setelah ada laporan paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, polisi melakukan penelusuran bekerja sama dengan Bea Cukai Tanjung Emas Semarang.

"Barang berasal dari Malaysia diselundupkan melalui paket milik seseorang melalui jalur kargo atau peti kemas lewat laut tujuan ke Madura," ungkapnya.

Kepolisian tengah melakukan upaya pengembangan dan penyidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Sementara kedua kakak beradik beserta barang bukti telah diamankan polisi.

Selain itu, polisi juga menangkap pengedar sabu di Kota Semarang pada 13 September 2021.

Pengedar berinisial AP (24) itu kedapatan mengambil sabu yang hendak dijual bersama anak istrinya menggunakan sepeda motor.

"Tim kami mendapat informasi bahwa terlapor akan melakukan transaksi narkoba, selanjutnya tim mengikuti terlapor yang sedang bersama anak istrinya naik sepeda motor," katanya.

Baca juga: Susahnya Hidup Mbah Susah: Tak Bisa Melihat dan Sebatang Kara di Gubuk Reyot

AP mengambil paket sabu yang disamarkan dengan kemasan teh kotak di bawah pohon di daerah Gayamsari.

"Sesampainya di TKP terlapor berhenti kemudian mengambil bungkusan teh kotak dibawah pohon, tim langsung menangkap terlapor," jelasnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan tersangka beserta barang bukti sabu seberat 100 gram.

Para tersangka dalam dua kasus tersebut dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009.

"Ancaman hukuman penjaranya minimal 6 tahun dam maksimal 20 tahun atau hukuman mati," je;asnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Regional
Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Regional
Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Regional
Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Regional
Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Regional
Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Regional
Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Regional
15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

Regional
Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Regional
Hipotermia, Pendaki di Gunung Merbabu Sampai Telepon Istri Minta Dievakuasi

Hipotermia, Pendaki di Gunung Merbabu Sampai Telepon Istri Minta Dievakuasi

Regional
Soal Pungutan Biaya Pemakaman Korban Covid-19 di Madiun, Petugas RSUD Caruban Hanya Bebani Rp 500.000 untuk Ganti Kain Kafan

Soal Pungutan Biaya Pemakaman Korban Covid-19 di Madiun, Petugas RSUD Caruban Hanya Bebani Rp 500.000 untuk Ganti Kain Kafan

Regional
Bhayangkari Babel Kirim Sembako hingga Kebutuhan Wanita untuk Korban Erupsi Semeru

Bhayangkari Babel Kirim Sembako hingga Kebutuhan Wanita untuk Korban Erupsi Semeru

Regional
Soal Alih Fungsi Benteng Nieuw Victoria, Panglima TNI: Kami Dukung Penuh

Soal Alih Fungsi Benteng Nieuw Victoria, Panglima TNI: Kami Dukung Penuh

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Kepulauan Riau

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Kepulauan Riau

Regional
Viral Video Mesum 25 Detik di Sragen, Polisi Amankan Terduga Pelaku Perekam dan Penyebar

Viral Video Mesum 25 Detik di Sragen, Polisi Amankan Terduga Pelaku Perekam dan Penyebar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.