Pemesan Sertifikat Vaksin Ilegal Mencapai Puluhan Orang, Polisi: Sudah Teridentifikasi

Kompas.com - 14/09/2021, 18:59 WIB
Polisi tengah melakukan konferensi pers jasa pembuatan sertifikat Vaksinasi Ilegal di Mapolda Jabar dengan memperlihatkan barang bukti dan empat pelakunya, Selasa (14/9/2021). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIPolisi tengah melakukan konferensi pers jasa pembuatan sertifikat Vaksinasi Ilegal di Mapolda Jabar dengan memperlihatkan barang bukti dan empat pelakunya, Selasa (14/9/2021).

BANDUNG,KOMPAS,com - Pemesan dari jasa penerbitan sertifikat vaksin ilegal tanpa melakukan vaksinasi diketahui hingga puluhan orang.

Adapun polisi telah mengantongi identitas pemesan yang sertifikat vaksinnya telah terbit tersebut untuk ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Pol Arif Rachman mengatakan, bahwa pihaknya saat ini telah mengatongi sebanyak 35 nama pemesan sertifikat vaksin ilegal tersebut.

Baca juga: Polda Jabar Ungkap Jasa Pembuatan Sertifikat Vaksin Palsu

Kasus yang dibongkar oleh Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar yang dipimpin langsung oleh Kasubdit I AKBP Andri Agustianto itu menaruh perhatian berbagai pihak, khususnya Kementerian Kesehatan.

"Namanya sudah ada, dari TKP (tempat kejadian perkara) pertama ada sembilan (orang), kedua ada 26 (orang). nanti kita akan tindak lanjuti ke yang punya aplikasi," kata Arif di Mapolda Jabar, Selasa (14/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sertifikat vaksin ilegal yang dijual oleh empat orang sindikat yakni JR, IF, MY dan HH ini ditawarkan secara online melalui media sosial.

Baca juga: Pembuat Sertifikat Vaksin Ilegal Ternyata Eks Relawan, Punya Akses Memasukkan Data

Adapun masing-masing tersangka memiliki perannya masing-masing, untuk JR dan IF merupakan eks relawan vaksinasi di Jabar.

Sedangkan MY dan HH berperan memasarkan melalui media sosial.

Terkait pemesan jasa ini, kata Arif, ia mengatakan mereka berasal dari berbagai macam profesi.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Tewas Saat Diksar Menwa, UNS: Jika Ada Unsur Kelalaian, Kita Bersikap Tegas...

Mahasiswa Tewas Saat Diksar Menwa, UNS: Jika Ada Unsur Kelalaian, Kita Bersikap Tegas...

Regional
Pohon Trembesi Roboh Timpa Pengendara Motor, Satu Tewas, 2 Kritis

Pohon Trembesi Roboh Timpa Pengendara Motor, Satu Tewas, 2 Kritis

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2021

Regional
Seorang Wisatawan Ditemukan Tewas di Pantai Pulau Padar, Labuan Bajo

Seorang Wisatawan Ditemukan Tewas di Pantai Pulau Padar, Labuan Bajo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Oktober 2021

Regional
Viral, Pria Ini Tertangkap Basah Usai Bobol Mesin ATM di Kompleks TNI, Pelaku Langsung Diamankan

Viral, Pria Ini Tertangkap Basah Usai Bobol Mesin ATM di Kompleks TNI, Pelaku Langsung Diamankan

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS: Kami Marah Betul

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS: Kami Marah Betul

Regional
Temani Istri Tagih Utang, Pria Ini Dibakar Tetangga, Begini Kronologinya

Temani Istri Tagih Utang, Pria Ini Dibakar Tetangga, Begini Kronologinya

Regional
Penyelundup 15 Kg Sabu ke Palembang Lolos dari Hukuman Mati, Ini Sebabnya

Penyelundup 15 Kg Sabu ke Palembang Lolos dari Hukuman Mati, Ini Sebabnya

Regional
Baznas Akan Bantu Warga Lunasi Utang Pinjol, Ini Syaratnya

Baznas Akan Bantu Warga Lunasi Utang Pinjol, Ini Syaratnya

Regional
2 Tahun Tak Digelar karena Covid-19, Tour de Moluccas Kembali Dimulai

2 Tahun Tak Digelar karena Covid-19, Tour de Moluccas Kembali Dimulai

Regional
Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Regional
Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Regional
Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Regional
Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.