Kompas.com - 13/09/2021, 17:51 WIB
Ilustrasi buaya freepik.com/naypongIlustrasi buaya

BANGKA SELATAN, KOMPAS.com - Seekor buaya menyerang seorang nelayan yang sedang menangkap ikan menggunakan pukat di Pantai Selaring, Desa Sebagin, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (13/9/2021).

Korban bernama Hakim (50), merupakan ketua RT 003 RW 006 Desa Rajik, Simpang Rimba.

Korban dinyatakan hilang sekitar pukul 07.45 WIB, saat sedang memancing bersama istrinya.

Baca juga: Inilah Sarcosuchus, Salah Satu Buaya Terbesar di Bumi

Saat kejadian, korban sedang berusaha menarik pukat ke pinggir pantai.

Tiba-tiba, seekor buaya datang menerkam korban dan menyeretnya hingga hilang tenggelam.

Istri korban langsung melaporkan kejadian itu pada warga sekitar dan langsung melakukan pencarian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, hingga Senin sore, korban belum juga ditemukan.

Baca juga: Cerita di Balik Foto Viral TKA China Kuliti lalu Santap Buaya Muara

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang M Fazzli membenarkan adanya kejadian orang hilang atas nama Hakim.

"Korban bernama Hakim hilang saat memukat ikan ditemani istrinya," kata Fazzli dalam keterangan tertulis, Senin.

Baca juga: Saat Buaya yang Dilindungi Ditangkap lalu Dijadikan Sup…

Tim SAR gabungan telah bergerak ke lokasi kejadian.

Komando SAR Pangkalpinang mengerahkan unit siaga SAR Toboali Bangka Selatan yang berjarak sekitar 77 kilometer atau sekitar 2 jam perjalanan darat dari lokasi Pantai Selaring.

Operasi SAR gabungan melibatkan beberapa pihak, di antaranya Tim Rescue Pos Unit Siaga SAR Toboali, keluarga korban dan masyarakat setempat.

"Semoga korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," ujar Fazzli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelenggara Hajatan Bingung, Gelar Acara Mantu, Malah Ikut Jadi Korban Keracunan Massal: Enggak Menyangka

Penyelenggara Hajatan Bingung, Gelar Acara Mantu, Malah Ikut Jadi Korban Keracunan Massal: Enggak Menyangka

Regional
Pemkab Bogor Sediakan Layanan Mengurus Perizinan secara 'Drive-thru'

Pemkab Bogor Sediakan Layanan Mengurus Perizinan secara "Drive-thru"

Regional
Diduga Cemburu, Bripka MN Tembak Briptu HT hingga Tewas, Ponsel Istri Disita Penyidik, Ini Penjelasannya

Diduga Cemburu, Bripka MN Tembak Briptu HT hingga Tewas, Ponsel Istri Disita Penyidik, Ini Penjelasannya

Regional
Pemda Targetkan 445 ODGJ di Manggarai Barat Tervaksin

Pemda Targetkan 445 ODGJ di Manggarai Barat Tervaksin

Regional
21 Rumah di Banjarbaru Kalsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

21 Rumah di Banjarbaru Kalsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Ancam Sebar Foto Bugil Pacarnya, Sudah Dikirim ke Orangtua Korban

Polisi Tangkap Pria yang Ancam Sebar Foto Bugil Pacarnya, Sudah Dikirim ke Orangtua Korban

Regional
Kapal Cepat Tanjungpandan - Pangkalbalam Tambah Frekuensi

Kapal Cepat Tanjungpandan - Pangkalbalam Tambah Frekuensi

Regional
Kampus di Magelang Mulai Kuliah Tatap Muka, Hanya untuk Mahasiswa Tertentu

Kampus di Magelang Mulai Kuliah Tatap Muka, Hanya untuk Mahasiswa Tertentu

Regional
Waspada, 24 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Longsor

Waspada, 24 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Longsor

Regional
Mengenal Candisari, Desa Tertua di Lamongan yang Ada Sejak 1.000 Tahun Lalu

Mengenal Candisari, Desa Tertua di Lamongan yang Ada Sejak 1.000 Tahun Lalu

Regional
Buntut Meninggalnya Mahasiswa Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Bentuk Tim Evaluasi

Buntut Meninggalnya Mahasiswa Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Bentuk Tim Evaluasi

Regional
Dibantu Pemkab Ngawi Bangun Rumah, Sri Hartuti Akan Lebih Fokus Berantas Buta Huruf

Dibantu Pemkab Ngawi Bangun Rumah, Sri Hartuti Akan Lebih Fokus Berantas Buta Huruf

Regional
Pohon Tua Tumbang dan Menimpa Rumah Warga di Cianjur

Pohon Tua Tumbang dan Menimpa Rumah Warga di Cianjur

Regional
Tanggapan Adik Gus Yaqut soal Pernyataan Kemenag Hadiah Khusus untuk NU

Tanggapan Adik Gus Yaqut soal Pernyataan Kemenag Hadiah Khusus untuk NU

Regional
Educa, Studio Asal Salatiga yang Hasilkan Miliaran Rupiah dari Video Game dan Animasi

Educa, Studio Asal Salatiga yang Hasilkan Miliaran Rupiah dari Video Game dan Animasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.