4 Jam Kontak Senjata dengan KKB Papua, Prada Ansar Terluka Terkena Tembakan

Kompas.com - 13/09/2021, 14:29 WIB
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021) IstimewaKebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Personel Pos Pamtas Yonif 403/WP Prada Ansar terluka dalam kontak tembak antara aparat dengan KKB, di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021) pagi.

Dalam kontak senjata yang berlangsung sekitar empat jam tersebut, Prada Ansar mengalami luka tembak di lengan kanan.

"Senin, pukul 09.00 hingga 13.15 WIT, di Distrik Kiwirok telah terjadi kontak tembak antara personel Pos Kiwirok Satgas Pamtas 403/WP dengan KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo dan aksi pembakaran fasilitas umum serta pemukiman warga," ujar Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Christian Irreuw, melalui pesan singkat, Senin.

Baca juga: Kontak Senjata dengan KKB Papua, 1 Anggota TNI Tertembak dan Sejumlah Fasilitas Umum Dibakar

Selain melukai anggota TNI, KKB turut membakar sejumlah fasilitas umum.

Fasilitas umum yang dibakar KKB adalah Puskesmas Kiwirok, Kantor Bank Papua Perwakilan Distrik Kiwirok, Kantor Distrik Kiwirok, Sekolah Dasar Kiwirok dan Pasar Kiwirok.

Kronologi kejadian

Sebelum terjadi kontak senjata, sekitar pukul 08.44 WIT, personel Pos Tinjau Pamtas Yonif 403/WP melihat sembilan orang KKB Ngalum Kupel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para anggota KKB itu terlihat membawa 3 pucuk senjata SS1 dengan jarak kurang lebih 300 meter dari pos.

Christian menyebut, dari pengamatan, KKB tengah memantau dan memonitor pos.

Baca juga: Pesan Presiden Jokowi Saat BIN Jawa Timur Gelar Vaksinasi untuk Pelajar


Kemudian, situasi tersebut dilaporkan ke Danpos Kiwirok Letda Inf Adi Susanto yang kemudian memerintahkan 1 regu (10 orang) yang melaksanakan patroli untuk melakukan penyergapan terhadap KKB Ngalum Kupel.

"Pukul 09.00 WIT terjadi kontak tembak antara 1 regu patroli dengan KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo," kata Christian.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontak Senjata Saat Proses Evakuasi Jasad Suster Gabriela, Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB

Kontak Senjata Saat Proses Evakuasi Jasad Suster Gabriela, Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB

Regional
Gangguan Jaringan Internet Telkom, Tes SKD CPNS Pemkab Landak Diundur

Gangguan Jaringan Internet Telkom, Tes SKD CPNS Pemkab Landak Diundur

Regional
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef dan Istri Muda Jalani Tes Kebohongan, Ini Jawaban Keduanya

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef dan Istri Muda Jalani Tes Kebohongan, Ini Jawaban Keduanya

Regional
Pengungsi Afghanistan Minta Tolong Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

Pengungsi Afghanistan Minta Tolong Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

Regional
Berkedok Pedagang Es Pinggir Jalan, Seorang Pria Ditangkap Polisi akibat Edarkan Obat Terlarang

Berkedok Pedagang Es Pinggir Jalan, Seorang Pria Ditangkap Polisi akibat Edarkan Obat Terlarang

Regional
Alasan Garut Sulit Turun ke PPKM Level 1, Dinkes: Warga Antusias, Nakes Siap, tapi Vaksin Sedikit...

Alasan Garut Sulit Turun ke PPKM Level 1, Dinkes: Warga Antusias, Nakes Siap, tapi Vaksin Sedikit...

Regional
2 Pengedar Pil Terlarang di Probolinggo Ditangkap, Pelaku Sasar Pelajar

2 Pengedar Pil Terlarang di Probolinggo Ditangkap, Pelaku Sasar Pelajar

Regional
18 Anjing Diselamatkan dari Tempat Penjagalan, Ada yang Lemas Tak Diberi Makan 4 Hari

18 Anjing Diselamatkan dari Tempat Penjagalan, Ada yang Lemas Tak Diberi Makan 4 Hari

Regional
Dua Motor Kebut-kebutan Senggol Rombongan Polisi, 4 Pengendaranya Ternyata Mabuk Tuak

Dua Motor Kebut-kebutan Senggol Rombongan Polisi, 4 Pengendaranya Ternyata Mabuk Tuak

Regional
Jokowi dan Puan Gelar Kuis di Tengah Vaksinasi Pelajar di Banten

Jokowi dan Puan Gelar Kuis di Tengah Vaksinasi Pelajar di Banten

Regional
Ini Titik Potensi Banjir akibat Proyek Kereta Cepat, Terparah di Bandung Barat, serta Mitigasi KCIC

Ini Titik Potensi Banjir akibat Proyek Kereta Cepat, Terparah di Bandung Barat, serta Mitigasi KCIC

Regional
Soal Kasus Fetish di Malang, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana, Kasus Dihentikan

Soal Kasus Fetish di Malang, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana, Kasus Dihentikan

Regional
Mutasi 187 Pejabat, Bupati Lamongan Minta Mereka Beradaptasi dengan Tantangan

Mutasi 187 Pejabat, Bupati Lamongan Minta Mereka Beradaptasi dengan Tantangan

Regional
Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin Diringkus, Polisi Panggil Puluhan Pemesannya, dari Jabar hingga Papua

Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin Diringkus, Polisi Panggil Puluhan Pemesannya, dari Jabar hingga Papua

Regional
Warga Temukan Bangkai Paus di Bima, Polisi: Kulitnya Terkelupas, Sudah Keluarkan Bau Busuk

Warga Temukan Bangkai Paus di Bima, Polisi: Kulitnya Terkelupas, Sudah Keluarkan Bau Busuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.