Jatim Sering Mendung dan Hujan meski Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Kompas.com - 13/09/2021, 13:25 WIB
Ilustrasi hujan lebat
SHUTTERSTOCK/ND700Ilustrasi hujan lebat

SURABAYA, KOMPAS.com - Kondisi cuaca di Jatim beberapa terakhir ini kerap mendung dan hujan walaupun musim kemarau masih diprakirakan hingga Oktober nanti.

Kasi Data dan Informasi BMKG Kelas I Juanda Surabaya Teguh Tri Susanto menyebutkan, penyebab kondisi cuaca di Jatim yang tak menentu karena gangguan gelombang equatorial rossby (ER).

"Gelombang ini merupakan fenomena gelombang yang terjadi di fluida (atmosfer/lautan), yang berotasi secara berpasangan dan bergerak ke arah barat di sekitar kawasan ekuator," ucap Teguh, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Diskon Bayar Pajak Kendaraan di Jatim hingga 3 Bulan ke Depan, Roda Dua 20 Persen, Roda Empat 10 Persen

Dengan kondisi demikian, beberapa daerah di Jatim mengalami cuaca buruk.

Tak hanya itu, gelombang ini memiliki karakteristik membawa massa udara bersifat basah.

Hal ini membuat wilayah yang dilaluinya akan sering mengalami kondisi cuaca hujan atau setidaknya mendung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teguh menegaskan bahwa sebagian besar di Jatim masih mengalami iklim masa musim kemarau.

"Untuk sebagian besar Jawa Timur termasuk Surabaya kalau dari prakiraan klimatologi atau iklim masih dalam masa musim kemarau," sebut dia.

Adapun gelombang ER, kata Teguh, terjadi secara periodik diprakirakan hingga tanggal 15 September saja.

Baca juga: Pasca-kunjungan Presiden Jokowi di Madiun, Benih Porang Banyak Diborong Petani Luar Daerah

"Potensi hujan yang terjadi lebih disebabkan adanya gelombang rossby dan anomali suhu muka laut. Pengaruh rossby masih bertahan hingga 15 September nanti," sebut dia.

Tak hanya itu, kondisi curah hujan wilayah Jatim di dasarian I September 2021 masuk kriteria rendah.

Sedangkan curah hujan pada dasarian II September 2021 diprakirakan kurang dari 50 mm dengan peluang lebih dari 80 persen di bagian utara Jatim dan Madura.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Musda Golkar Luwu Timur Ricuh, Peserta Lempar Piring dan Banting Meja

Musda Golkar Luwu Timur Ricuh, Peserta Lempar Piring dan Banting Meja

Regional
Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo Bantul Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo Bantul Diduga Berjenis Kelamin Laki-laki

Regional
21 Formasi CPNS Pemkot Salatiga Sepi Peminat

21 Formasi CPNS Pemkot Salatiga Sepi Peminat

Regional
Usaha Pemprov NTB Genjot Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Wagub NTB: Kami Lagi Krisis Vaksin...

Usaha Pemprov NTB Genjot Vaksinasi Covid-19 Terkendala, Wagub NTB: Kami Lagi Krisis Vaksin...

Regional
Kabupaten Bogor Bawa 83 Atlet PON XX Papua, Bupati Janjikan Hadiah

Kabupaten Bogor Bawa 83 Atlet PON XX Papua, Bupati Janjikan Hadiah

Regional
Bupati Kampar Janji Bangun GOR di Kampung Leani, Peraih Medali Emas Paralimpiade

Bupati Kampar Janji Bangun GOR di Kampung Leani, Peraih Medali Emas Paralimpiade

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Positif Covid-19, Bupati Purbalingga: Hampir Semuanya OTG

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Positif Covid-19, Bupati Purbalingga: Hampir Semuanya OTG

Regional
Jelang Musim Hujan, Begini Upaya Wali Kota Eri Cahyadi Hadapi Ancaman Banjir di Surabaya

Jelang Musim Hujan, Begini Upaya Wali Kota Eri Cahyadi Hadapi Ancaman Banjir di Surabaya

Regional
Tak Terima Ditegur, Remaja Putus Sekolah di Jepara Tusuk Ibu Kandung hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, Remaja Putus Sekolah di Jepara Tusuk Ibu Kandung hingga Tewas

Regional
Perampokan dan Pembunuhan Pemilik Toko Emas di Bandung Diduga Tanpa Rencana

Perampokan dan Pembunuhan Pemilik Toko Emas di Bandung Diduga Tanpa Rencana

Regional
Anak di Bawah 12 Tahun di Surabaya Boleh Masuk Mal, Pedagang Bisa Jualan sampai Jam 24.00 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun di Surabaya Boleh Masuk Mal, Pedagang Bisa Jualan sampai Jam 24.00 WIB

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga yang Positif Covid-19 Diisolasi Terpusat, Ini Alasan Dinkes

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga yang Positif Covid-19 Diisolasi Terpusat, Ini Alasan Dinkes

Regional
Cabor Eksebisi PON XX Papua Dimulai, Panggung Pertandingan E-Sport Tuai Pujian

Cabor Eksebisi PON XX Papua Dimulai, Panggung Pertandingan E-Sport Tuai Pujian

Regional
PPKM Riau Turun ke Level 2

PPKM Riau Turun ke Level 2

Regional
Rp 66 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas dan Pengadaan Baju ASN Madiun Dialihkan untuk Tangani Covid-19

Rp 66 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas dan Pengadaan Baju ASN Madiun Dialihkan untuk Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.