Ada Reruntuhan Bangunan Candi di Kaki Gunung Kukusan, Warga Magetan: Arcanya Dicuri Orang

Kompas.com - 13/09/2021, 09:01 WIB
Reruntuhan kala diduga bangunan candi yang berada di kawasan Sepi Angin di Kaki Gunung Kukusan Kabupaten Magetan. KOMPAS.COM/SUKOCOReruntuhan kala diduga bangunan candi yang berada di kawasan Sepi Angin di Kaki Gunung Kukusan Kabupaten Magetan.

 

Susunan batu berkeliling dengan batu meninggi pada bagian tengah ditemukan pada bagian Barat reruntuhan berbatasan dengan tebing.

3 susunan batu tersebut diperkirakan merupakan makam yang berasal dari jaman megalitikum.

Belum bisa dipastikan hubungan antara kuburan yang diduga peninggalan jaman megalitik dan reruntuhan candi yang diduga merupakan peninggalan Agama Hindu tersebut.

“Dimungkinkan ini peninggalan dari dua jaman, tetapi bisa juga candi ini merupakan pendarmaan atau penghormatan kepada makam tersebut,” ucap Abdul.

Arca penting yang hilang

Dari pengakuan Sarengat (70), warga Kampung Wonomulyo dulunya di kawasan reruntuhan candi terdapat 3  buah arca.

Salah satu arca yang berada tak jauh dari reruntuhan kala ukurannya cukup besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengaku masih melihat keberadaan arca tersebut pada tahun 1985.

Baca juga: Situs Lasem Gresik dan Kisah Mbah Jek, Tokoh Penarik Pajak di Zaman Majapahit

 

“Bentuknya dulu seperti kepala manusia tapi punya taring. Yang dua itu kecil tapi tidak memiliki taring dan punya kuluk atau mahkota,” ucap dia.

Sarengat mengaku sejak tahun 2011 keberadaan arca tersebut sudah tidak lagi ditemukan ditempatnya.  

Dia mengaku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan arca tersebut hilang.

"Kami tahunya tahun 2011 sudah tidak ada. Kemungkinn dicuri,” imbuh dia.

Keberadaan arca menurut Abdul Rohmad sangat penting untuk mengetahui bangunan candi tersebut berasal dari zaman apa, dan apa fungsi candi yang menghadap ke barat tersebut.  

Dari keterangan Pak Sarengat masih ada satu arca yang berukuran kecil yang diperkirakan masih ada di sekitar lokasi makam karena pada tahun 2011 arca tersebut masih terlihat keberadaannya.

"Info dari warga arca itu punya kuluk atau mahkota. Nanti kami bisa identifikasi itu arcanya siapa dan nanti akan ketemu candi ini dibangun eranya siapa,” ujar dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Regional
PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

Regional
Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Regional
Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Regional
ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

Regional
Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Regional
Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

Regional
Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Regional
ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

Regional
Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.