Kompas.com - 11/09/2021, 06:52 WIB
Polisi menemukan jasad perempuan muda berada di dalam karung di atas sepeda motor tidak jauh dari lokasi seorang pria bunuh diri di area kebun sengon di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (1/9/2021) Dok. Polres Blitar KotaPolisi menemukan jasad perempuan muda berada di dalam karung di atas sepeda motor tidak jauh dari lokasi seorang pria bunuh diri di area kebun sengon di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (1/9/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Pihak kepolisian masih kesulitan menemukan di mana lokasi pembunuhan terhadap DWL.

DWL adalah perempuan 30 tahun yang jasadnya ditemukan di dalam karung di atas sepeda motor tidak jauh dari lokasi pria berinisial HS (45) yang ditemukan tewas menggantung di kebun sengon di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Rabu pekan lalu.

HS dipastikan tewas karena bunuh diri sedangkan DWL merupakan korban pembunuhan.

Visum et repertum atas jasad korban menyimpulkan DWL menemui ajalnya akibat pukulan benda tumpul.

Baca juga: Mengapa Status PPKM Kota Blitar Turun ke Level 3, Ini Penjelasannya

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, polisi masih berusaha menemukan di mana lokasi pembunuhan terhadap DWL.

"Betul, kami masih berusaha mencari di mana kira-kira pembunuhan terhadap korban DWL terjadi," ujar Yudhi, kepada Kompas.com, Jumat (10/9/2021) sore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uji laboratorium forensik

Yudhi membenarkan bahwa kepastian siapa pelaku pembunuhan terhadap perempuan muda itu akan sangat membantu upaya menemukan lokasi pembunuhan.

Sementara ini, polisi belum sepenuhnya dapat memastikan siapa pelaku pembunuhan DWL meskipun keterangan dan bukti yang didapatkan memberikan indikasi pada HS sebagai pelakunya.

HS, warga Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, diduga adalah kekasih gelap DWL. Keduanya sama-sama sudah berkeluarga dengan istri dan suami yang sah.

Guna memastikan siapa pelaku pembunuhan terhadap DWL, polisi sangat bergantung pada hasil uji laboratorium forensik Polri atas sejumlah barang bukti yang telah dikirimkan penyidik Polres Blitar Kota.

Uji laboratorium forensik akan mengungkap jejak-jejak sidik jari dan darah siapa yang tertinggal pada sejumlah barang bukti.

"Harapannya, nanti ada bukti-bukti baru yang mendukung proses penyelidikan kami terutama terkait siapa pelaku pembunuhan itu," ujar dia.

Yudhi tidak memerinci apa saja bukti-bukti kasus tersebut yang dikirimkan ke laboratorium forensik Polri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampokan Bank di Karawang, Pelaku Sempat Sekap Sekuriti hingga Pegawai, Bawa Kabur Rp 400 Juta

Perampokan Bank di Karawang, Pelaku Sempat Sekap Sekuriti hingga Pegawai, Bawa Kabur Rp 400 Juta

Regional
Banjir di Lombok Barat, 4 Orang Meninggal Dunia, 6 Luka-luka

Banjir di Lombok Barat, 4 Orang Meninggal Dunia, 6 Luka-luka

Regional
Waspadai Cuaca Buruk, Wali Kota Makassar Minta Lurah dan Camat Melapor Tiap 2 Jam

Waspadai Cuaca Buruk, Wali Kota Makassar Minta Lurah dan Camat Melapor Tiap 2 Jam

Regional
Bawa Bantuan Senilai Rp 900 Juta, Relawan Jateng Diberangkatkan Bantu Korban Semeru

Bawa Bantuan Senilai Rp 900 Juta, Relawan Jateng Diberangkatkan Bantu Korban Semeru

Regional
Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Sempat Disekap di Kamar Mandi Saat Yudisium, Polisi: Bisa Diproses

Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Sempat Disekap di Kamar Mandi Saat Yudisium, Polisi: Bisa Diproses

Regional
Divonis 8 Tahun Penjara, Anak Bawah Umur Terdakwa Penyerang Posramil Kisor Ajukan Banding

Divonis 8 Tahun Penjara, Anak Bawah Umur Terdakwa Penyerang Posramil Kisor Ajukan Banding

Regional
Tak Hanya di Bandara YIA, Tersangka S Akui Beberapa Kali Buat Konten Video Porno di Yogyakarta

Tak Hanya di Bandara YIA, Tersangka S Akui Beberapa Kali Buat Konten Video Porno di Yogyakarta

Regional
Harapan Desa Panggungrejo Blitar di Balik Deklarasi Kampung YouTuber

Harapan Desa Panggungrejo Blitar di Balik Deklarasi Kampung YouTuber

Regional
Tolak Besaran UMP, Buruh Datangi Kantor Gubernur Sumut

Tolak Besaran UMP, Buruh Datangi Kantor Gubernur Sumut

Regional
Pakar Geologi Unpad tentang Erupsi Gunung Semeru: Letusan Kemarin Bukan Tiba-tiba

Pakar Geologi Unpad tentang Erupsi Gunung Semeru: Letusan Kemarin Bukan Tiba-tiba

Regional
Banjir Terjang 2 Kecamatan di Lombok Barat, Warga Naik ke Atap

Banjir Terjang 2 Kecamatan di Lombok Barat, Warga Naik ke Atap

Regional
Keuangannya Tertekan karena Pandemi, Bandara YIA Minta Keringanan Pajak

Keuangannya Tertekan karena Pandemi, Bandara YIA Minta Keringanan Pajak

Regional
ODGJ di Parepare Sulsel Diselamatkan karena Hendak Melompat dari Rumahnya Saat Banjir

ODGJ di Parepare Sulsel Diselamatkan karena Hendak Melompat dari Rumahnya Saat Banjir

Regional
Pelaku Perampokan Bank di Karawang Tertangkap, Begini Kronologinya

Pelaku Perampokan Bank di Karawang Tertangkap, Begini Kronologinya

Regional
4 Sanksi Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi, Penundaan Kenaikan Pangkat hingga Dicopot Jadi Ketua Lab

4 Sanksi Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi, Penundaan Kenaikan Pangkat hingga Dicopot Jadi Ketua Lab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.