Sekuriti Curi BBM di Lokasi Pembangunan Tol Kapal-Betung, Tertangkap Setelah 4 Tahun Buron

Kompas.com - 10/09/2021, 22:07 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

INDRALAYA, KOMPAS.com - Setelah empat tahun buron Rizal (42) Dusun IV Desa Tanjung Lubuk Kecamatan. Indralaya Selatan Ogan Ilir, 

pelaku pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk pembangunan jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal-Betung) ditangkap aparat polisi dari Tim Crocodile Polsek Pemulutan Ogan Ilir pimpinan Kanitres IPDA Zulkarnain Afianata.

Rizal diketahui adalah sekuriti di PT Waskita, perusahaan pelaksana pembangunan jalan tol tersebut.

Rizal ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolsek Pemulutan untuk diproses lebih lanjut.

Baca juga: Besi Cor Dicuri, Proses Pembangunan Tol Kapal Betung Terganggu

Kapolsek Pemulutan IPTU Iklil Alanuari ST mengatakan, pelaku Rizal buron sejak tahun 2017. Rizal melakukan aksinya tidak sendiri tetapi bersama tiga rekannya yang dua diantaranya sudah menjalani hukuman dan satu lagi masih masuk DPO.

Dijelaskan Iklil, kronologi pengungkapan kasus tersebut saat anggota Polsek Pemulutan tengah melakukan patroli dan melihat ada orang yang mencurigakan tengah membawa tiga buah jeriken berisi BBM jenis solar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat didekati dan ditanya orang tersebut gugup dan akhirnya mengaku bahwa BBM itu adalah milik PT Waskita yang dicuri di lokasi proyek pembangunan jalan tol Kapal-Betung.

"Orang tersebut juga mengaku ia dan temannya sudah tiga kali melakukan pencurian hingga PT Waskita mengalami kerugian ratusan juta rupiah," terang Iklil Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Beroperasi 2023, Begini Progres Pembangunan Tol Kapal Betung

Saat orang tersebut bersama rekan lainnya diamankan Rizal berhasil kabur dan buron selama empat tahun.

Rizal akhirnya ditangkap setelah polisi mendapat informasi bahwa ia sedang berada di rumahnya di Desa Tanjung Lubuk Ogan Ilir.

Atas perbuatannya Rizal terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Regional
Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Hasil Autopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Hasil Autopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Regional
Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Regional
Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Regional
Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Regional
Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Regional
Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Regional
Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Regional
Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Regional
Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Regional
Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Regional
Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen, Oknum Pegawai PMI Surabaya Disidang

Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen, Oknum Pegawai PMI Surabaya Disidang

Regional
Honor THL PDAM Disunat Oknum, Wali Kota Madiun: Kasihan Wong Cilik Kok Digitukan

Honor THL PDAM Disunat Oknum, Wali Kota Madiun: Kasihan Wong Cilik Kok Digitukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.