Pascakebakaran Lapas Tangerang, Instalasi Listrik Seluruh Lapas dan Rutan di Sumut Diperiksa

Kompas.com - 10/09/2021, 21:46 WIB
Ilustrasi lembaga pemasyarakatan (lapas) atau rumah tahanan (rutan). SHUTTERSTOCK/BORTN66Ilustrasi lembaga pemasyarakatan (lapas) atau rumah tahanan (rutan).

MEDAN, KOMPAS.com - Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumatera Utara langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik di seluruh Lapas dan Rutan di Sumut pascakebakaran yang menewaskan 41 orang di Lapas Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dini hari lalu.

Pelaksana Harian Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Erwedi Supriyatno mengatakan pihaknya menginstruksikan jajarannya untuk segera menertibkan instalasi listtik di masing-masing satuan kerja dengan menggandeng PLN.

"Sudah kita instruksikan seluruh lapas dan rutan untuk melakukan inspeksi jaringan instalasi listrik, sehingga jika ada temuan langsung diperbaiki," kata Erwedi melalui sambungan telepon, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Lapas Lubuk Basung di Agam Kelebihan Kapasitas, Napi Dipindahkan ke Rutan

Dia menyebutkan, sampai saat ini laporan temuan yang diterimanya masih berupa temuan kecil seperti kabel listrik yang sudah tua dan panel yang sudah perlu diganti.

Erwedi sendiri mengaku sejauh ini memang tidak ada pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik di Lapas dan Rutan. Pasalnya tidak ada anggaran untuk hal tersebut.

"Memang tidak ada rutin, pembangunan dari awal dulu itu tidak ada anggaran untuk penggantian jaringan listrik. Hanya perbaikan perbaikan ringan saja yang kami lakukan," bebernya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lapas di Jabar Penuh gara-gara Kasus Narkoba, Usul Ridwan Kamil: Dipindah ke Panti Rehabilitasi

 

Rutan dan lapas di Sumut sudah kelebihan kapasitas

Dia menjelaskan jika pun nantinya hasil pemeriksaan instalasi listrik di Lapas dan Rutan harus membutuhkan biaya yang besar, pihak Kemenkumham Sumut akan mengajukan anggaran ke pusat.

Erwedi juga memaparkan kondisi lapas dan rutan di Sumut sudah mengalami kelebihan kapasitas hingga 361 persen.

"Kalau di Sumatera Utara ini sudah cukup sangat luar biasa over kapasitasnya. Untuk Sumut saat ini kelebihan kapasitasnya 12.854 atau 361 persen dari isi normal 46 ribu,"pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Lapas Kelas I Tangerang terbakar pada Rabu dini hari. Peristiwa itu mengakibatkan 41 warga binaan meninggal dunia. Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Pria yang Tertangkap Basah Curi Motor lalu Diamuk Warga, Diikat dan Ditelanjangi Ternyata Residivis

Regional
Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Beberapa Hari Diguyur Hujan, 7 Kecamatan di HST Kalsel Terendam Luapan Sungai Barabai

Regional
Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang Garut karena Hutan Jadi Lahan Pertanian

Regional
Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Warga Kembali Gelar Aksi 1.000 Lilin, Tuntut Kasus Mayat Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik Dituntaskan

Regional
Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Puluhan OTK, 1 Orang Luka Parah

Regional
Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Banjir di Kota Bima NTB Meluas hingga 14 Kelurahan, 1.059 KK Terdampak

Regional
Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Tersambar Petir di Gubuk Tempatnya Berteduh, ODGJ Ini Ditemukan Tewas Terduduk

Regional
Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Sumur Bor Milik Warga di Tuban Keluarkan Gas Mudah Terbakar

Regional
Mobil Terjun ke Rawa Sedalam 2 Meter, Tiga Penumpang Tewas Terjebak, Ini Kondisinya

Mobil Terjun ke Rawa Sedalam 2 Meter, Tiga Penumpang Tewas Terjebak, Ini Kondisinya

Regional
Dihakimi Massa di Lapangan, Seorang Warga di Bima Tewas Mengenaskan, Ini Awal Kejadiannya

Dihakimi Massa di Lapangan, Seorang Warga di Bima Tewas Mengenaskan, Ini Awal Kejadiannya

Regional
Viral di Medsos, 30 Anggota Geng Motor Berjaket 'Black Baron' Serang 2 Pengendara Secara Brutal, Polisi: Sengaja, Biar Dikenal Masyarakat

Viral di Medsos, 30 Anggota Geng Motor Berjaket "Black Baron" Serang 2 Pengendara Secara Brutal, Polisi: Sengaja, Biar Dikenal Masyarakat

Regional
Khofifah Ingin Pesantren di Jawa Timur Hasilkan 1.000 Produk pada 2023

Khofifah Ingin Pesantren di Jawa Timur Hasilkan 1.000 Produk pada 2023

Regional
Kronologi Seorang Pria Tewas Diamuk Massa Usai Bacok Penggali Kubur

Kronologi Seorang Pria Tewas Diamuk Massa Usai Bacok Penggali Kubur

Regional
Kisah Pilu Siswi SMA di Salatiga, 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung, Terungkap Saat Korban Coba Bunuh Diri

Kisah Pilu Siswi SMA di Salatiga, 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung, Terungkap Saat Korban Coba Bunuh Diri

Regional
Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri, Polisi Buru Sopir yang Kabur

Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri, Polisi Buru Sopir yang Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.