Kompas.com - 10/09/2021, 16:23 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin Covid-19.

MAGETAN, KOMPAS.com – Angka kematian warga lanjut usia (lansia) akibat Covid-19 di Kabupaten Magetan cukup tinggi.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, sebanyak 951 warga meninggal akibat Covid-19 hingga Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Magetan Masih PPKM Level 4, Khofifah Janjikan Penambahan Stok 20.000 Vial Vaksin Covid-19

Dari jumlah itu, 726 orang merupakan kategori pralansia dan lansia. 

“Pralansia itu usia 50 tahun hingga 60 tahun sejumlah 270 orang, sementara yang berusia 60 hingga 70 tahun sebanyak 456 orang,” kata Rohmat di ruang kerjanya, Jumat (10/9/20210.

Rohmat menambahkan, persentase lansia yang telah divaksin juga masih rendah. Untuk lansia yang telah mendapat dosis pertama sebanyak 16,57 persen dari total sasaran.

Sementara, lansia yang telah mendapat dosis kedua sebanyak 12,41 persen dari total sasaran. Jumlah sasaran vaksinasi Covid-19 lansia sebanyak 103.387 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rohmat mengatakan, vaksinasi lansia masih rendah karena dipengaruhi sejumlah informasi keliru dan hoaks di media sosial.

“Faktor takut dari berita yang tidak benar kemudian sulit mengakses, meski dilakukan di desa tapi mereka tidak bisa menjangkau,” katanya.

Oleh karena itu, Pemkab Magetan akan menggencarkan vaksinasi Covid-19 di wilayah tersebut.

Rencananya, Pemkab Magetan menggelar vaksinasi massal di 22 puskesmas dan stadion dengan target 22.000 dosis vaksin pada Minggu (12/10/2021).

“Rencananya ditargetkan 22.000 vaksin yang akan dilaksanakan di 22 puskesmas dan stadion,” ucap Rohmat.

Baca juga: Magetan Masih PPKM Level 4, Bupati: Terus Terang, Saya Minta Tambahan Kuota Vaksin ke Gubernur

Berdasarakan data Dinas Kesehatan Magetan, capaian vaksinasi Covid-19 mencapai 25,54 persen hingga Rabu (7/9/2021).

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku akan menambah kuota vaksin untuk Kabupaten Magetan sebanyak 20.000 dosis. Jumlah itu masih bisa lebih jika teaga kesehatan dan warga antusias mengikuti vaksinasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Oktober 2021

Regional
Pos Polisi di Aceh Barat Ditembaki OTK, Selongsong dan Proyektil Peluru Berserakan di TKP

Pos Polisi di Aceh Barat Ditembaki OTK, Selongsong dan Proyektil Peluru Berserakan di TKP

Regional
Restorasi Lahan Mangrove di Gresik, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim dan Lingkungan

Restorasi Lahan Mangrove di Gresik, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim dan Lingkungan

Regional
Pemilik Rumah Makan Tewas Ditikam OTK, Polisi: Sedang Kami Selidiki

Pemilik Rumah Makan Tewas Ditikam OTK, Polisi: Sedang Kami Selidiki

Regional
Pensiunan Guru Tewas di Rumah Makan, Polisi: Korban Teriak Minta Tolong, tetapi...

Pensiunan Guru Tewas di Rumah Makan, Polisi: Korban Teriak Minta Tolong, tetapi...

Regional
Prihatin Ada Anak di Bali Jual Tisu dan Jadi Pengemis Saat Pandemi, Wagub: Tidak Bisa Dibiarkan

Prihatin Ada Anak di Bali Jual Tisu dan Jadi Pengemis Saat Pandemi, Wagub: Tidak Bisa Dibiarkan

Regional
LBH PGRI Usul Dibentuk 'Densus Pinjol' karena Penagihannya Menyebar Teror seperti Teroris

LBH PGRI Usul Dibentuk "Densus Pinjol" karena Penagihannya Menyebar Teror seperti Teroris

Regional
Kasus Kapolres Nunukan Aniaya Anggota, Polda Kaltara: Kesalahan Brigpol SL Bukan Kali Pertama

Kasus Kapolres Nunukan Aniaya Anggota, Polda Kaltara: Kesalahan Brigpol SL Bukan Kali Pertama

Regional
Bambang Kuswandi, Dosen Unej yang Masuk 58 Ilmuwan Paling Berpengaruh di Dunia Versi Stanford University AS

Bambang Kuswandi, Dosen Unej yang Masuk 58 Ilmuwan Paling Berpengaruh di Dunia Versi Stanford University AS

Regional
2 Pembobol Mesin ATM di Pontianak Ditangkap, Polisi: Modus Cabut Listrik

2 Pembobol Mesin ATM di Pontianak Ditangkap, Polisi: Modus Cabut Listrik

Regional
Mulai November, 10 Sekolah di Kota Ambon Terapkan Kurikulum Musik

Mulai November, 10 Sekolah di Kota Ambon Terapkan Kurikulum Musik

Regional
Kabur 7 Tahun, Buronan Kasus Korupsi Rp 1,3 M Proyek Tol Semarang-Solo Ditangkap, Ini Kronologinya

Kabur 7 Tahun, Buronan Kasus Korupsi Rp 1,3 M Proyek Tol Semarang-Solo Ditangkap, Ini Kronologinya

Regional
Ada Badik untuk Buat Seolah Buronan yang Ditembak 5 Kali Melawan, Ini Kata Polda Sulsel

Ada Badik untuk Buat Seolah Buronan yang Ditembak 5 Kali Melawan, Ini Kata Polda Sulsel

Regional
Dengar Jeritan Minta Tolong, Seorang Anak Temukan Ayahnya Tewas Usai Ditikam OTK

Dengar Jeritan Minta Tolong, Seorang Anak Temukan Ayahnya Tewas Usai Ditikam OTK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.