Mahasiswa Unsoed Beri Gelar Jaksa Agung ST Burhanuddin "Profesor Abai HAM"

Kompas.com - 10/09/2021, 15:01 WIB
BEM mahasiswa Unsoed menggelar demonstrasi bersamaan dengan pengukuhan profesor kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (10/9/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBEM mahasiswa Unsoed menggelar demonstrasi bersamaan dengan pengukuhan profesor kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (10/9/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pengukuhan gelar profesor kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa, Jumat (10/9/2021).

Sekitar 150 anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed menggelar orasi di pertigaan Jalan Kampus bersamaan dengan sidang senat terbuka pengukuhan profesor kepada Jaksa Agung.

Lokasi aksi demonstrasi mahasiswa itu hanya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi sidang senat terbuka di Auditorium Graha Widyatama Unsoed.

Baca juga: Ajukan Banding, Keluarga Korban Kasus Semanggi Anggap Jaksa Agung Berupaya Menghindar

Dalam aksi tersebut mahasiswa menggelar pengukuhan tandingan untuk Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai profesor abai HAM.

"Ketika di dalam ada pengukuhan profesor ilmu hukum pidana, kami lakukan pengukuhan tandingan sebagai profesor abai HAM," kata Koordinator aksi Fakhrul Firdausi.

Pasalnya Jaksa Agung dinilai tidak menjalankan tugasnya dengan baik untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedatangan beliau jadi momentum, selain karena bulan September ini banyak kasus pelanggaran HAM, kami menginginkan beliau segera menyelesaikan kasus yang telah direkomendasikan Komnas HAM," ujar Fakhrul.

Fakhrul menyatakan, tidak mempersoalkan pemberian gelar profesor kepada Jaksa Agung.

"Justru ketika beliau menjadi profesor memenuhi standar akademik dan berkontribusi untuk almamater kita itu sangat baik," kata Fakhrul.

Baca juga: Komnas HAM Minta Jaksa Agung Tindak Lanjuti Berkas 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

Sementara itu, bersamaan dengan demonstrasi mahasiswa, juga digelar aksi serupa oleh beberapa orang yang mengatasanamakan dari Aliansi Masyarakat Banyumas.

Koordinator aksi Nanang Sugiri mengaku bangga dengan pengukuhan Burhanuddin ST sebagai guri besar tidak tetap Unsoed.

Diberitakan sebekumnya, Unsoed memberikan gelar profesor ilmu hukum pidana kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Pengukuhan sebagai Guru Besar Tidak Tetap Unsoed ini dilakukan dalam sidang senat terbuka di auditorium Graha Widyatama Unsoed, Jumat (10/9/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak Ayam Petelur di Kediri Kibarkan Bendera Putih

Peternak Ayam Petelur di Kediri Kibarkan Bendera Putih

Regional
Tunggu Restu Satgas Covid-19, Akses Peziarah Umum ke Makam Gus Dur Belum Dibuka

Tunggu Restu Satgas Covid-19, Akses Peziarah Umum ke Makam Gus Dur Belum Dibuka

Regional
11 Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Serang Dikosongkan, Wabup: Mereka Masih Bandel...

11 Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Serang Dikosongkan, Wabup: Mereka Masih Bandel...

Regional
TNI AL Turun Tangan Bantu Vaksinasi di Pelosok Kabupaten Bogor

TNI AL Turun Tangan Bantu Vaksinasi di Pelosok Kabupaten Bogor

Regional
3 Siswa di Kota Kediri Dinyatakan Positif Covid-19 Berdasarkan Tes Acak, PTM Tetap Berjalan

3 Siswa di Kota Kediri Dinyatakan Positif Covid-19 Berdasarkan Tes Acak, PTM Tetap Berjalan

Regional
Wali Kota Jayapura Surati Menhub, Minta Operasional KM Tidar sebagai Tempat Isoter Diperpanjang

Wali Kota Jayapura Surati Menhub, Minta Operasional KM Tidar sebagai Tempat Isoter Diperpanjang

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, PTM 2 Sekolah di Pekanbaru Dihentikan Sementara

Langgar Protokol Kesehatan, PTM 2 Sekolah di Pekanbaru Dihentikan Sementara

Regional
Kurang Olahraga Penyebab Penyakit Kritis, Data BPS Sebut Aktivitas Fisik Warga Jatim Sangat Rendah

Kurang Olahraga Penyebab Penyakit Kritis, Data BPS Sebut Aktivitas Fisik Warga Jatim Sangat Rendah

Regional
Tempat Wisata di Karawang Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Tempat Wisata di Karawang Sudah Boleh Buka, Ini Syaratnya

Regional
Cerita Mahasiswa UK Petra Wakili Indonesia di Ajang MERMC 2021, Bersaing dengan 6 Negara

Cerita Mahasiswa UK Petra Wakili Indonesia di Ajang MERMC 2021, Bersaing dengan 6 Negara

Regional
Gara-gara Mesin Mati Saat Perjalanan, Mobil Offroad Wisatawan Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter, 8 Orang Jadi Korban

Gara-gara Mesin Mati Saat Perjalanan, Mobil Offroad Wisatawan Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter, 8 Orang Jadi Korban

Regional
Balita di Banjarnegara Tewas Tertimbun Longsor Saat Tertidur di Kamar

Balita di Banjarnegara Tewas Tertimbun Longsor Saat Tertidur di Kamar

Regional
Mulai 24 Oktober, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Terbang dari Bandara Ahmad Yani

Mulai 24 Oktober, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Terbang dari Bandara Ahmad Yani

Regional
Pertengkaran di Facebook Berujung Pemukulan dan Perampasan Ponsel

Pertengkaran di Facebook Berujung Pemukulan dan Perampasan Ponsel

Regional
Kasus Dugaan Pejabat Kepolisian Peras Pengusaha, Polda Maluku: Ditindaklanjuti

Kasus Dugaan Pejabat Kepolisian Peras Pengusaha, Polda Maluku: Ditindaklanjuti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.