Peserta SKD CPNS Pemkab Tangerang Gratis Tes Antigen, Kuota Terbatas, Ini Syarat dan Cara Daftar

Kompas.com - 10/09/2021, 14:31 WIB
Pemerintah Kabupaten Tangerang memberi fasilitas tes swab antigen gratis untuk peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Tangerang 2021. Tangkapan layar Instagram Pemkab TangerangPemerintah Kabupaten Tangerang memberi fasilitas tes swab antigen gratis untuk peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Tangerang 2021.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang memberi fasilitas tes swab antigen gratis untuk peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Tangerang 2021.

Fasilitas tersebut disediakan terbatas hanya untuk 1.400 peserta.

Baca juga: Pemkab Karawang Sediakan Layanan Swab Antigen Gratis bagi CPNS

"Dalam aturan kan peserta melakukan tes secara mandiri. Ini kebaikan dari Pemkab Tangerang, tapi memang kuotanya terbatas hanya 1.400," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Hendar Herawan, saat dihubungi, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Peserta Seleksi CPNS di Landak Kalbar Bisa Tes Antigen Gratis, Ini Lokasinya

Kuota 1.400 tersebut akan diberikan kepada peserta selama 14 hari dan dibuka mulai 14 hingga 27 September 2021.

Syarat dan cara daftar

Fasilitas ini dibagi 100 kuota per hari. Mereka yang berhak mendapatkan adalah yang mengikuti tes SKD di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Kelapa Dua dengan berKTP atau domisili di Kabupaten Tangerang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peserta SKD yang ingin mendapatkan fasilitas swab antigen gratis bisa mendaftar di link khusus yang sudah disediakan mulai hari Jumat.

"Link pendaftaran kita sediakan, bisa cek di website BKSDM atau Tangerang Kabupaten atau media sosialnya, link pendaftaran berdasarkan tanggal ujian yang dipilih," kata Hendar.

Dilihat Kompas.com di akun Instagram resmi BKPSDM Kabupaten Tangerang @bkpsdm.tangkab, link pendaftaran antigen gratis setiap harinya berbeda berdasarkan tanggal ujian calon peserta.

 

Misalnya untuk tanggal ujian 15 September, peserta bisa memilih link pendaftaran yakni https://s.id/AntigenTglUjian15Sep.

Begitu juga untuk tanggal lainnya tinggal mengganti angka tanggal di link pendaftaran.

Setelah mendaftar, peserta SKD akan mendapatkan notifikasi berhasil melakukan pendaftaran.

Bukti tersebut bisa dibawa ke lokasi swab antigen berdasarkan tanggal yang dipilih.

Lokasi swab antigen

Lokasi swab antigen hanya ada di satu tempat yakni di Gedung Diklat Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

"Jadi sistemnya siapa cepat dia dapat, formulir akan ditutup jika kuota sudah penuh. Jika tidak kebagian kuota bisa lakukan swab antigen mandiri," kata Hendar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Regional
Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Regional
Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Regional
Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.