Kompas.com - 10/09/2021, 12:52 WIB
Kondisi air Bengawan Solo di Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Rabu (8/9/2021) Dok. Diro Beni Susanto/ Kepala Desa NgloramKondisi air Bengawan Solo di Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Rabu (8/9/2021)

KOMPAS.com - Air Sungai Bengawan Solo tercemar limbah ciu.

Berdasar dokumentasi warga Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kondisi air sungai tampak berwarna cokelat kehitaman.

Kepala Desa Ngloram Diro Beni Susanto mengatakan, peristiwa tersebut berdampak pada biota di sungai tersebut. Salah satunya adalah adanya fenonema ikan mabuk.

Hal ini, sebut Diro, menjadikan mata pencarian warga sekitar terpengaruhi.

"Adanya limbah Bengawan solo yang kemarin ikannya mabuk (pladu) itu kan secara otomatis akan mengurangi mata pencarian mereka, karena biasanya limbah itu berpengaruh lama dengan kehidupan di Bengawan Solo, seperti ikan udang dan lain sebagainya," ujarnya, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Keluh Kesah Warga Bantaran Bengawan Solo yang Berulang Kali Terdampak Limbah Ciu

Kata Diro, fenomena ikan mabuk atau kerap disebut warga sekitar sebagai pladu, memang kerap terjadi secara alamiah saat pergantian musim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, fenomena saat ini terjadi diduga gara-gara limbah.

"Kalau dulu pladu itu setiap tahun ada, cuman pladu itu biasa terjadi di saat pergantian musim, dari musim kemarau masuk ke musim hujan, hujan pertama itu lebat, sehingga membuat air Bengawan solo naik, itu ikan mabuk (pladu) tapi mabuknya fenomena alam, bukan karena faktor limbah dan lain sebagainya," paparnya.

Selain itu, pencemaran sungai juga berdampak pada pertanian warga.

Diro menjelaskan, di sepanjang bantaran Bengawan Solo terdapat irigasi yang dipakai oleh warga setempat untuk mengairi tanaman pangan.

Atas kejadian ini, masyarakat berharap agar pemerintah menanganinya secara serius.

"Mungkin dulu pernah Pak Ganjar melakukan kunjungan atau sidak dan katanya juga sudah ditemukan pabrik yang membuang limbah, tapi kenyataannya sampai saat ini fenomena itu terjadi dan limbah tetap saja terjadi," ucapnya.

Baca juga: Buang Limbah ke Sungai Bengawan Solo, 63 Perusahaan Kena Sanksi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Regional
Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Regional
5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

Regional
Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Regional
Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Regional
Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Regional
Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Regional
Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Regional
Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Regional
Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Regional
Banjir Bandang dan Longsor Melanda Cilacap, Ratusan KK Terdampak

Banjir Bandang dan Longsor Melanda Cilacap, Ratusan KK Terdampak

Regional
Hasil Otopsi Jenazah Siswa yang Diduga Dianiaya Guru Diketahui Pekan Depan

Hasil Otopsi Jenazah Siswa yang Diduga Dianiaya Guru Diketahui Pekan Depan

Regional
Pemkot Surabaya Beri Keringanan Pajak BPHTB hingga 50 Persen, Berlaku sampai 31 Desember 2021

Pemkot Surabaya Beri Keringanan Pajak BPHTB hingga 50 Persen, Berlaku sampai 31 Desember 2021

Regional
Tak Tahu-menahu soal Kedatangan KPK, Bupati Tabanan: Saya Kan Baru...

Tak Tahu-menahu soal Kedatangan KPK, Bupati Tabanan: Saya Kan Baru...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.