Kompas.com - 10/09/2021, 10:18 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan pemantauan vaksinasi langsung di gedung Jogja Expo Center (JEC).

Jokowi didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi menargetkan vaksinasi di seluruh Indonesia pada akhir tahun dapat mencakup lebih dari 70 persen.

"Perluasan vaksinasi sangat-sangat diperlukan dan kita melihat semakin banyak yang sudah divaksinasi diharapkan akhir tahun lebih dari 70 persen sudah divaksinasi," ujar Jokowi melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Jokowi Datang, Mural di Dinding Kota Yogyakarta Dihapus

Lanjut Jokowi, bersama Gubernur DIY dan Bupati Bantul dirinya melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi yang menyasar 8 ribu masyarakat di JEC.

Sebanyak 8 ribu warga merupakan dari berbagai kalangan seperti pekerja informal, lansia, disabilitas, dan juga abdi dalem Keraton Yogyakarta.

"Saya bersama Ngarsa Dalem Gubernur DIY dan Bupati Bantul meninjau pelaksanaan vaksinasi dilakukan untuk 8 ribu masyarakat baik itu disabilitas, abdi dalem, lansia, dan juga mitra Grab serta masyarakat umum," kata dia.

Jokowi menekankan pentingnya vaksinasi untuk warga masyarakat agar warga mendapatkan perlindungan sehingga bisa beraktivitas normal kembali.

"Saya terima kasih masyarakat sudah antusias vaksinasi akan memberikan perlindungan karena Covid-19 tidak mungkin hilang total. Cara terbaik melindungi diri vaksinasi dan melaksanakan prokes ketat. Saya ucapkan terima kasih," kata Jokowi.

Baca juga: Aksi Tim Vaksinator di Wajo Pakai Perahu Tembus Daerah Banjir Diapresiasi Jokowi

Pantauan Kompas.com, Presiden Jokowi tiba di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan pada pukul 09.20 WIB.

Jokowi dan rombongan menuju Gedhong Pracimasono untuk melakukan rapat bersama Forkopimda di DIY.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Respons Dedi Mulyadi Soal Pemkab Purwakarta Punya Utang Rp 28 M | Masa Jabatan Berakhir, Bupati Brebes Pulang Jalan Kaki

[POPULER NUSANTARA] Respons Dedi Mulyadi Soal Pemkab Purwakarta Punya Utang Rp 28 M | Masa Jabatan Berakhir, Bupati Brebes Pulang Jalan Kaki

Regional
Hendak Melapor, IRT di Lombok Timur Pingsan di Kantor Polisi, Kapolsek: Dugaannya Korban KDRT

Hendak Melapor, IRT di Lombok Timur Pingsan di Kantor Polisi, Kapolsek: Dugaannya Korban KDRT

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 03 Desember 2022: Pagi dan Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 03 Desember 2022: Pagi dan Sore Berawan

Regional
Wapres Tegaskan 4 DOB di Papua Bakal Dievaluasi

Wapres Tegaskan 4 DOB di Papua Bakal Dievaluasi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2022

Regional
Tak Miliki Dewan Pengupahan, UMK Kota Sabang 2023 Ikuti UMP Aceh Rp 3,4 Juta

Tak Miliki Dewan Pengupahan, UMK Kota Sabang 2023 Ikuti UMP Aceh Rp 3,4 Juta

Regional
Makam di Sulbar Dibongkar, Jenazah Diotopsi, Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

Makam di Sulbar Dibongkar, Jenazah Diotopsi, Diduga Korban Pembunuhan Bukan Bunuh Diri

Regional
Cegah PMK, Produk Turunan Sapi, Babi, dan Kambing Dilarang Masuk NTT

Cegah PMK, Produk Turunan Sapi, Babi, dan Kambing Dilarang Masuk NTT

Regional
Serahkan DIPA 2023, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Bupati/Wali Kota Monitor Inflasi

Serahkan DIPA 2023, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Bupati/Wali Kota Monitor Inflasi

Regional
Geram Dokter Tolak Pasien, Bupati Bengkulu Selatan Akan Hapus Insentif Dokter

Geram Dokter Tolak Pasien, Bupati Bengkulu Selatan Akan Hapus Insentif Dokter

Regional
Ada Belasan Tempat Karaoke di Purworejo, Hanya 1 yang Punya Izin

Ada Belasan Tempat Karaoke di Purworejo, Hanya 1 yang Punya Izin

Regional
Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Regional
Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Regional
2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

Regional
Tabrak Pikap Berlogo PLN, Mantan Pebalap asal Ngawi Meninggal

Tabrak Pikap Berlogo PLN, Mantan Pebalap asal Ngawi Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.