Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/09/2021, 09:31 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jelang kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kemantren Wirobrajan bersama Pol PP Kota Yogyakarta hapus vandalisme di tembok sisi timur simpang empat Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Mantri Pamong Praja Wirobrajan Sarwanto mengatakan, setiap hari Jumat pihaknya berkeliling untuk melakukan penghapusan vandalisme-vandalisme yang ada di Wirobrajan terutama vandalisme yang memuat provokasi.

"Kami dari kemantren (Kecamatan) Wirobrajan ini melihat banyak tulisan vandalisme menjurus provokatif, minggu lalu sebelah selatan sudah dihapus tetapi sekarang di pojok sini karena tulisannya besar-besar pagi ini kita bersihkan," katanya saat ditemui di lokasi, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Tuntut Status Karyawan Berkeadilan, eks Pegawai Yayasan UPN Veteran Yogyakarta Gelar Aksi Keprihatinan

Ia menambahkan penghapusan vandalisme dilakukan setiap hari Jumat, dan kebetulan hari Jumat ini Presiden Jokowi berkunjung ke Yogyakarta.

"Setiap Jumat kita bersihkan keliling ke wilayah vandalisme apalagi yang tulisannya provokatif. Ya kebetulan juga hari ini, Pak Jokowi datang, Pagi ini satu titik dulu karena sudah berapa puluh meter ini," jelasnya.

Kepala Jawatan Keamanan Kemantren Wirobrajan Hudi Harsono mengatakan, setiap hari Jumat pihaknya melakukan bersih-bersih vandalisme yang ada di sekitar kemantren Wirobrajan.

"Kita lakukan pembersihan mungkin spot-spot khusus dulu. Mungkin karena ada kedatangan Pak Jokowi kita utamakan spot ini dulu," katanya.

Baca juga: PPKM DI Yogyakarta Turun ke Level 3, Sri Sultan Belum Berani Buka Sekolah

Untuk hari ini, pihaknya menghapus mural di satu titik yakni di Simpang Empat Wirobrajan karena di lokasi ini vandalisme cukup luas.

"Hari ini sini dulu di sepanjang pojokan timur Wirobrajan ini. Biasanya target satu kaleng habis ya sudah," tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji membenarkan bahwa Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Menurut informasi yang ia dapat Jokowi datang ke Yogyakarta kemarin sore.

"Besok beliau ke Gedung Agung, dan memantau vaksinasi kemungkinan besar juga memantau vaksinasi di SLB dan Jumatan," katanya.

Setelah Jumatan lanjut Aji, Presiden Jokowi juga berencana akan meresmikan gedung Muhammadiyah di Sedayu.

"Meresmikan gedung Muallimin Muhammadiyah di Sedayu, kunjungan peninjauan vaksinasi dan ke Kepatihan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sengketa Lahan TNI AL dan Pengembang Perumahan Semarang akan Berlanjut di Meja Hijau

Sengketa Lahan TNI AL dan Pengembang Perumahan Semarang akan Berlanjut di Meja Hijau

Regional
Waspada, Hingga Senin 30 Januari 2023 Tinggi Gelombang Laut Natuna Capai 7 Meter

Waspada, Hingga Senin 30 Januari 2023 Tinggi Gelombang Laut Natuna Capai 7 Meter

Regional
[POPULER NUSANTARA] Audi 8 atau Innova yang Tabrak Selvi? | Samanhudi Anwar Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Audi 8 atau Innova yang Tabrak Selvi? | Samanhudi Anwar Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Perampokan

Regional
Curi Uang Rp 30 Juta dari Tempat Pembuatan Tahu Milik Polisi, Pria di Maluku Tengah Ditangkap

Curi Uang Rp 30 Juta dari Tempat Pembuatan Tahu Milik Polisi, Pria di Maluku Tengah Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 2 Begal dengan Modus 'Kalau Lewat Harus Bayar' di Pekanbaru

Polisi Tangkap 2 Begal dengan Modus 'Kalau Lewat Harus Bayar' di Pekanbaru

Regional
Pengacara Keluarga Korban Tabrak Lari di Cianjur: Mari Kawal Kasus Ini, Jangan Sampai Ada Kambing Hitam

Pengacara Keluarga Korban Tabrak Lari di Cianjur: Mari Kawal Kasus Ini, Jangan Sampai Ada Kambing Hitam

Regional
Banyak ODGJ di Kota Semarang, Pemkot Curiga Dibuang dari Luar Daerah

Banyak ODGJ di Kota Semarang, Pemkot Curiga Dibuang dari Luar Daerah

Regional
DPRD dan Pemkab Lumajang Usul Dana Bantuan Parpol Naik 279 Persen

DPRD dan Pemkab Lumajang Usul Dana Bantuan Parpol Naik 279 Persen

Regional
2 Rumah Roboh Usai Dihajar Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Bintan

2 Rumah Roboh Usai Dihajar Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Bintan

Regional
Tersesat di Kabupaten Semarang, Wanita ODGJ Asal Magelang Diantar Pulang Polisi karena Keluarga Tak Ada Biaya Menjemput

Tersesat di Kabupaten Semarang, Wanita ODGJ Asal Magelang Diantar Pulang Polisi karena Keluarga Tak Ada Biaya Menjemput

Regional
Polisi Sebut Eks Wali Kota Blitar Ditangkap Saat Berolahraga di Lapangan Futsal Miliknya

Polisi Sebut Eks Wali Kota Blitar Ditangkap Saat Berolahraga di Lapangan Futsal Miliknya

Regional
Tewaskan Pemilik Saat Merampok, Sindikat Pencurian Ternak Ditembak Polisi, 1 Orang Tewas

Tewaskan Pemilik Saat Merampok, Sindikat Pencurian Ternak Ditembak Polisi, 1 Orang Tewas

Regional
18.000 Pekerja Migran Indonesia Bakal Diberangkatkan ke Korea Selatan Tahun Ini

18.000 Pekerja Migran Indonesia Bakal Diberangkatkan ke Korea Selatan Tahun Ini

Regional
Said Aqil Disebut Terima 'Amplop' Karomani, Kuasa Hukum: Itu Uang Pribadi, Bukan Hasil Suap

Said Aqil Disebut Terima "Amplop" Karomani, Kuasa Hukum: Itu Uang Pribadi, Bukan Hasil Suap

Regional
Pura-pura Jadi Pengamen, 2 Pria Paruh Baya di Cilacap Curi Motor

Pura-pura Jadi Pengamen, 2 Pria Paruh Baya di Cilacap Curi Motor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.