Karawang Turun Jadi PPKM Level 2, Ini Aturan yang Baru

Kompas.com - 08/09/2021, 10:33 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (kiri) dan Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono KOMPAS.com/FaridaBupati Karawang Cellica Nurrachadiana (kiri) dan Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 pada 7-13 September 2021.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, penerapan PPKM Level 2 di Karawang sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

"Kabupaten Karawang turun menjadi level 2," kata Cellica saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Dua Orang Tewas Diduga Keracunan Nasi Berkat di Karawang, Polisi Periksa 13 Saksi dan Lakukan Uji Lab

Meski begitu, ia mengajak masyarakat agar tidak lengah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, Pemkab Karawang akan terus menggencarkan vaksinasi bagi warganya.

"Tetap waspada, jangan lengah, tetap jaga protokol kesehatan," ucap Cellica.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada PPKM Level 2, pusat perdagangan dan perbelanjaan beroperasi 50 persen dari kapasitas.

Jam operasional hingga pukul 21.00 WIB. Penjual dan pembeli wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

Baca juga: Kejaksaan Geledah Kantor Dinas Pertanian Karawang, Ada Apa?

Resepsi pernikahan dibatasi hanya 50 undangan, dengan tidak makan di tempat dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Lalu, tempat ibadah boleh diisi maksimal 75 persen dari kapasitas.

"Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, dan cucian kendaraan, boleh buka sampai pukul 21.00 WIB, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," ujar Cellica.

Untuk transportasi umum, dapat mengangkut penumpang 100 persen dari kapasitas.

Namun, angkutan umum harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Warung makan, warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka sampai pukul 21.00 WIB, dengan ketentuan makan di tempat 50 persen dari kapasitas.

Adapun durasi makan maksimal 60 menit.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror 'Debt Collector', Akhirnya Depresi

Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror "Debt Collector", Akhirnya Depresi

Regional
Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Regional
Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Regional
Pasang Pelat Motor 'Aku Masih Sayang Kamu', Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Pasang Pelat Motor "Aku Masih Sayang Kamu", Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Regional
Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Regional
Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Regional
Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Regional
Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Regional
'Blok Santri' Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

"Blok Santri" Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

Regional
Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Regional
Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Regional
Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Regional
BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

Regional
Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Regional
Kunjungi Ponpes di Jatim, Menteri Nadiem Cerita Pengalaman Pernah Menginap di Pesantren Saat Remaja

Kunjungi Ponpes di Jatim, Menteri Nadiem Cerita Pengalaman Pernah Menginap di Pesantren Saat Remaja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.