Kompas.com - 08/09/2021, 06:00 WIB
Ajeng (kiri) dan D saat ditemui di rumahnya, Selasa (7/9/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOAjeng (kiri) dan D saat ditemui di rumahnya, Selasa (7/9/2021)

Pada saat duduk di bangku SMP, Ajeng disuruh untuk membersihkan kamar orangtuanya.

Saat itu, Ajeng menemukan dokumen hak asuhnya yang menunjukkan bahwa dirinya bukan anak kandung.

Tak hanya dokumen yang ia temukan, tetapi dia juga menemukan fotokopi KTP ibu kandungnya yakni D.

“Dapat dokumen itu dan mau menangis, ada fotokopi KTP mama juga mirip saya,” katanya.

Ajeng lalu menceritakan temuannya kepada guru Bimbingan Konseling (BK).

Ia berharap ada jalan keluar yang diberikan oleh sang guru. Pada saat itu, Ajeng juga berharap guru BK tidak menceritakannya kepada orangtuanya.

Baca juga: Terpisah Sejak Lahir, Kembar Nadya Nabila Tetap Punya Fobia dan Hobi yang Sama

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, selang beberapa hari orangtua Ajeng diundang ke sekolah.

“Kalau cerita ke BK kan seharusnya kan rahasia. Tapi habis cerita papa datang ke sekolah dan menanyakan dapat dokumen ini dari mana, lalu dokumen diambil papa,” kata dia.

Saat Ajeng duduk di kelas 1 SMA ia tidak diperbolehkan ikut untuk mengambil rapor oleh orangtuanya.

Setelah pengambilan rapor Ajeng diberi kabar tidak naik kelas dan di-drop out (DO) dari sekolahnya.

Ajeng heran mengapa dia bisa tinggal kelas dan di-DO oleh pihak sekolah, padahal selama bersekolah SMA termasuk orang yang rajin dan berprestasi. Ajeng juga menerima beberapa piagam.

“Setelah dikabari tidak naik kelas saya minta rapor saya di bagian mana saya yang membuat tidak naik kelas tetapi nggak dikasih. Dari kejadian ini semua mulai disita seperti laptop, gawai jadi nggak bisa komunikasi,” ungkapnya.

Ajeng cukup cerdik sebelum gawai diserahkan kepada orangtua angkatnya, sempat mencopot kartu SIM miliknya.

Dia juga teringat bahwa masih memiliki ponsel yang tidak terpakai.

Dengan menggunakan gawai itu, ia mencoba menghubungi kawannya dan menyampaikan niatnya untuk kabur dari rumah.

Baca juga: Terpisah 35 Tahun, Emmanuella dari Liverpool Cari Ibu Kandung di Sleman: Saya Ingin Bertemu

Sebelum kabur dari rumah ia siapkan dokumen-dokumen seperti ijazah dan pakaian.

“Saat itu hanya membawa beberapa potong baju saja, sama uang Rp 200.000. Setelah itu saya berniat mencari kerja di Malang karena kotanya lebih besar pasti ada pekerjaan di sana, kat dia.

Sesampainya di Malang, ia berpikir harus segera mendapatkan kamar kos dan segera mendapatkan pekerjaan.

Tak lama, Ajeng mendapatkan informasi ada sebuah warung makan yang membutuhkan pramusaji.

“Saya tanyakan lowongan jadi waitress, ternyata masih ada dan saat itu saya ceritakan masalah saya. Awalnya tidak diterima karena saya masih di bawah umur yaitu 16 tahun. Melihat kondisi saya akhirnya diperbolehkan dengan syarat saya harus merahasiakan asal dan umur saya,” jelas dia.

Tak hanya sebagai pramusaji, Ajeng juga berkesempatan menjadi pengasuh bayi dan bekerja di sebuah binatu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Regional
Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Regional
Ahli Ungkap Tanda-tanda Sebelum Gunung Semeru Erupsi, Gempa 50 hingga 100 Kali Sehari

Ahli Ungkap Tanda-tanda Sebelum Gunung Semeru Erupsi, Gempa 50 hingga 100 Kali Sehari

Regional
Minibus Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Trans Flores, 5 Penumpang Luka-luka

Minibus Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Trans Flores, 5 Penumpang Luka-luka

Regional
Aniaya Korbannya Pakai Senjata Tajam, 4 Anggota Geng Motor Ditangkap di Medan

Aniaya Korbannya Pakai Senjata Tajam, 4 Anggota Geng Motor Ditangkap di Medan

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Kasus Pelecehan, Langsung Ditahan Polisi

Dosen Unsri Jadi Tersangka Kasus Pelecehan, Langsung Ditahan Polisi

Regional
3 Perempuan Korban Perdagangan Orang Kembali ke Manado dengan Selamat, Polisi: Kasus Ini Dalam Penyelidikan

3 Perempuan Korban Perdagangan Orang Kembali ke Manado dengan Selamat, Polisi: Kasus Ini Dalam Penyelidikan

Regional
2.713 Debitur Terdampak Erupsi Gunung Semeru, OJK Minta Perbankan Beri Keringanan

2.713 Debitur Terdampak Erupsi Gunung Semeru, OJK Minta Perbankan Beri Keringanan

Regional
4 Jam Diperiksa, Mantan Sekot Ambon Dicecar 25 Pertanyaan soal Dugaan Korupsi di DPRD

4 Jam Diperiksa, Mantan Sekot Ambon Dicecar 25 Pertanyaan soal Dugaan Korupsi di DPRD

Regional
Nekat Palsukan Merek Celana, dua Warga Dipolisikan di Pekalongan

Nekat Palsukan Merek Celana, dua Warga Dipolisikan di Pekalongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.