Pekanbaru PPKM Level 3, Siswa yang Belum Vaksin Tetap Boleh Ikut Belajar Tatap Muka

Kompas.com - 07/09/2021, 22:08 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas. Dok. Pemkot PekanbaruKepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Riau, menyatakan, vaksinasi Covid-19 tidak menjadi syarat bagi siswa untuk mengikuti belajar tatap muka di sekolah.

Siswa masih bisa mengikuti belajar tatap muka meski belum disuntik vaksi. Namun, dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. 

Baca juga: Covid-19 di Riau Melandai, Kota Pekanbaru Turun Level PPKM

Kepala Disdik Pekanbaru Ismardi Ilyas menyebutkan, meski tidak menjadi syarat dalam belajar tatap muka, pihaknya terus mendorong untuk percepatan vaksinasi pada kelompok pelajar. 

"Siswa tetap kita vaksin. Tapi, masuk (sekolah) tidak nunggu divaksin," kata Ismardi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, vaksinasi kelompok pelajar saat ini masih berlangsung. Sejauh ini, kata Ismardi, sudah ada sekitar 4.000 siswa yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Baca juga: Pekanbaru Berstatus Zona Oranye Risiko Penyebaran Covid-19, Walkot: Harus Tetap Patuh Prokes

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara total siswa yang wajib vaksinasi mencapai 32.000 siswa. Ribuan siswa ini terdiri dari sekolah negeri dan swasta.

Ismardi menyatakan, capaian vaksinasi bagi kelompok pelajar masih rendah akibat keterbatasan dosis vaksin.

"Baru 4.000 siswa yang sudah divaksin. Masih banyak yang belum vaksin. Yang baru vaksin ini kan yang (sekolah) negeri," kata Ismardi.

Sementara itu, dia mengatakan, belajar tatap muka dilaksanakan di Kota Pekanbaru berlaku setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 turun ke level tiga.

Kini, Kota Pekanbaru telah turun status menjadi PPKM level 3.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencuri Tinggalkan Sepeda Motor Usai Jambret Kalung Emas Warga

Pencuri Tinggalkan Sepeda Motor Usai Jambret Kalung Emas Warga

Regional
Tergolong Berisiko Tinggi, 3 Napi di Sumut Dikirim ke Nusakambangan

Tergolong Berisiko Tinggi, 3 Napi di Sumut Dikirim ke Nusakambangan

Regional
Orangtua Tak Bisa Bayar Tagihan Pengobatan Bayinya Senilai Rp 20 Juta, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Orangtua Tak Bisa Bayar Tagihan Pengobatan Bayinya Senilai Rp 20 Juta, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Regional
Kronologi Preman Kampung Tewas Dikeroyok Usai Tantang Warga Berkelahi

Kronologi Preman Kampung Tewas Dikeroyok Usai Tantang Warga Berkelahi

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Massa, Identitas Pelaku Terlacak, Polisi Imbau Hal Ini

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Massa, Identitas Pelaku Terlacak, Polisi Imbau Hal Ini

Regional
3 Daerah di Banten Tidak Mengalami Kenaikan UMK, Ini Daftar Lengkapnya

3 Daerah di Banten Tidak Mengalami Kenaikan UMK, Ini Daftar Lengkapnya

Regional
Kisah Bidan Ernesti Bantu Ibu Melahirkan di Jalan, Sempat Ditandu Lewati Jalan Rusak

Kisah Bidan Ernesti Bantu Ibu Melahirkan di Jalan, Sempat Ditandu Lewati Jalan Rusak

Regional
Pemkot Solo Gelar Swab Acak di Beberapa Sekolah, Gibran: Masih Ada Orangtua Menolak Anaknya di-Swab

Pemkot Solo Gelar Swab Acak di Beberapa Sekolah, Gibran: Masih Ada Orangtua Menolak Anaknya di-Swab

Regional
Mengenal Durian Ripto Trenggalek yang Memikat Presiden Jokowi, Disebut sebagai Durian Terenak

Mengenal Durian Ripto Trenggalek yang Memikat Presiden Jokowi, Disebut sebagai Durian Terenak

Regional
Daftar Lengkap UMK 27 Kabupaten/Kota di Jabar 2022, Tertinggi Bekasi, Terendah Banjar Rp 1,8 Juta

Daftar Lengkap UMK 27 Kabupaten/Kota di Jabar 2022, Tertinggi Bekasi, Terendah Banjar Rp 1,8 Juta

Regional
Seorang Pemuda Ditangkap Saat Hendak Cabuli Seorang Nenek di Kebun

Seorang Pemuda Ditangkap Saat Hendak Cabuli Seorang Nenek di Kebun

Regional
Kapal Kargo Pengangkut Pupuk Terbakar di Perairan Cilacap

Kapal Kargo Pengangkut Pupuk Terbakar di Perairan Cilacap

Regional
Berlaku Mulai 1 Desember 2021, Menyeberang Jawa-Bali Harus Pakai Tiket Online

Berlaku Mulai 1 Desember 2021, Menyeberang Jawa-Bali Harus Pakai Tiket Online

Regional
ODGJ Bakar Rumah dan Bacok Tetangga hingga Kritis, Ternyata Pernah Bunuh 2 Orang Saat Mengamuk

ODGJ Bakar Rumah dan Bacok Tetangga hingga Kritis, Ternyata Pernah Bunuh 2 Orang Saat Mengamuk

Regional
Gibran Sebut Solo Diuntungkan Adanya Jalan Tol Solo-Ngawi

Gibran Sebut Solo Diuntungkan Adanya Jalan Tol Solo-Ngawi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.