Tersetrum Saat Kerja dan 2 Tangannya Diamputasi, Buruh Ini Minta Hak-haknya Dipenuhi

Kompas.com - 07/09/2021, 21:38 WIB
Ilustrasi tersetrum listrik ShutterstockIlustrasi tersetrum listrik

“Saya dapat informasi, di Kendal ada LBH, yang suka membantu masyarakat yang membutuhkannya, secara gratis. Lalu saya menghubunginya dan kemudian LBH itu mau. Kebetulan salah satu orang yang mengurusi LBH itu, orang Boja,” ujarnya.

Terkait dengan hal itu, koordinator LBH Jakerham Ahmad Misrin mengaku kasihan dengan Eko. Sebab, karena kecelakaan kerja, suami Siti itu, tidak bisa lagi mencari uang untuk kebutuhan keluarganya. 

“Menurut Undang-undang Cipta Kerja, Eko harus mendapatkan tunjangan keluarga, di antaranya  menyekolahkan anak korban hingga SMA,” jelasnya.

Selain itu, korban juga harus mendapat tali asih jika tidak dipekerjakan lagi. Oleh sebab itu, tegas Misrin, pihaknya akan memperjuangkan hak-haknya Eko. 

Menurut Misrin, perusahaan wajib mengikutsertakan pekerja atau korban dalam BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) sebagaimana Undang-undang No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tentang kewajiban perusahaan untuk mendaftarkan para pekerja sebagai peserta program kesehatan milik pemerintah.

Bagi perusahaan yang melanggar, sanksi administratif berupa teguran tertulis diberikan paling banyak 2 kali masing-masing untuk jangka waktu paling lama 10 hari kerja.

Sanksi denda diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 hari sejak berakhirnya pemberian sanksi teguran kedua. Denda dikenakan setiap bulan sebesar 0,1 persen dari iuran yang seharusnya dibayarkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sanksi selanjutnya yakni sanksi tidak mendapatkan pelayanan publik tertentu meliputi perizinan terkait usaha, izin yang diperlukan dalam mengikuti terder proyek, izin mempekerjakan tenaga kerja asing hingga izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Sanksi tersebut diberikan oleh pemerintah, pemerintah provinsi atau kota dan kabupaten atas permintaan BPJS," ujar Misrin.

Selain itu, perusahaan juga dilarang memberikan upah di bawah upah minimum seperti diatur dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Perusahaan janji berikan hak

Sementara itu, pemilik PT Langgeng Rezeki, Yanti, saat dihubungi lewat WhatsApp mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan mediasi dengan Eko.

Yanti berjanji akan memberikan hak-hak Eko sesuai aturan yang berlaku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Khofifah, Pembalap Moto3 Mario Aji: Saya Berharap Pembalap Liar Difasilitasi Bakatnya...

Bertemu Khofifah, Pembalap Moto3 Mario Aji: Saya Berharap Pembalap Liar Difasilitasi Bakatnya...

Regional
Tinjau Program Pengembangan Sepak Bola Surabaya-Liverpool, Ini Kata Dubes Inggris

Tinjau Program Pengembangan Sepak Bola Surabaya-Liverpool, Ini Kata Dubes Inggris

Regional
24.563 Petani di Situbondo Dapat Pupuk Urea Gratis, Masing-masing Terima 50 Kilogram

24.563 Petani di Situbondo Dapat Pupuk Urea Gratis, Masing-masing Terima 50 Kilogram

Regional
Cerita Office Boy Dapat Hadiah BMW Seharga Rp 700 Jutaan, Gara-gara Jauh ke ATM

Cerita Office Boy Dapat Hadiah BMW Seharga Rp 700 Jutaan, Gara-gara Jauh ke ATM

Regional
Penderita HIV/AIDS di Jatim Capai 2.526 Orang, Surabaya Tertinggi dengan 323 Kasus

Penderita HIV/AIDS di Jatim Capai 2.526 Orang, Surabaya Tertinggi dengan 323 Kasus

Regional
Kronologi Pencuri Jambret Kalung Emas Warga dan Tinggalkan Motor karena Terjebak Gang Buntu

Kronologi Pencuri Jambret Kalung Emas Warga dan Tinggalkan Motor karena Terjebak Gang Buntu

Regional
Protes Buruh Perkebunan Jember: Penuhi Hak-hak Kami, Gaji Kami Sesuai UMK

Protes Buruh Perkebunan Jember: Penuhi Hak-hak Kami, Gaji Kami Sesuai UMK

Regional
Kecewa soal Pernyataan Dana Rp 12 Triliun Mengendap di Bank, Gubernur Papua Minta Menkeu Sri Mulyani Klarifikasi

Kecewa soal Pernyataan Dana Rp 12 Triliun Mengendap di Bank, Gubernur Papua Minta Menkeu Sri Mulyani Klarifikasi

Regional
Pelaku Bunuh Diri di Lapas, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu Mertua Bupati Lamongan

Pelaku Bunuh Diri di Lapas, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu Mertua Bupati Lamongan

Regional
[POPULER NUASNTARA] Panitia Pembangunan Musala Dapat Sumbangan Uang Mainan | Remaja 16 Tahun Bunuh Perempuan di Jalan

[POPULER NUASNTARA] Panitia Pembangunan Musala Dapat Sumbangan Uang Mainan | Remaja 16 Tahun Bunuh Perempuan di Jalan

Regional
Panti Pijat 'Plus-plus' di Tangerang Digerebek, Ternyata Jual Wanita ke Pria Hidung Belang

Panti Pijat "Plus-plus" di Tangerang Digerebek, Ternyata Jual Wanita ke Pria Hidung Belang

Regional
Serang Polisi Saat Ditangkap, Bandar Narkoba di Pinrang Sulsel Ditembak

Serang Polisi Saat Ditangkap, Bandar Narkoba di Pinrang Sulsel Ditembak

Regional
Anggota Dewan yang Tepergok Selingkuh Dilaporkan ke Badan Kehormatan DRPD Lembata

Anggota Dewan yang Tepergok Selingkuh Dilaporkan ke Badan Kehormatan DRPD Lembata

Regional
Komplotan Peretas Aplikasi Koperasi Ditangkap, Curi Identitas Anggota, Diduga Keruk Miliaran Rupiah

Komplotan Peretas Aplikasi Koperasi Ditangkap, Curi Identitas Anggota, Diduga Keruk Miliaran Rupiah

Regional
Dianggap Gunakan Acara Keagamaan sebagai Kedok, Kontes Kecantikan Waria Dibubarkan

Dianggap Gunakan Acara Keagamaan sebagai Kedok, Kontes Kecantikan Waria Dibubarkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.