Saksi Ungkap Cara Eks Kepala UPT Samsat Malimping Korupsi Pengadaan Lahan di Lebak

Kompas.com - 07/09/2021, 21:11 WIB
Saksi Cici dan Asep hadir disidang lanjutan kasus dugaan korupsi lahan Samsat Malimping dengan terdakwa Samad di Pengadilan Tipikor Serang. KOMPAS.COM/RASYID RIDHOSaksi Cici dan Asep hadir disidang lanjutan kasus dugaan korupsi lahan Samsat Malimping dengan terdakwa Samad di Pengadilan Tipikor Serang.

SERANG, KOMPAS.com - Saksi Cici Suarsih hadir di sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Samsat Malimping, Lebak, Banten di Pengadilan Tipikor Serang. Selasa (7/9/2021).

Cici merupakan pemilik lahan seluas 1.700 meter persegi di Jalan Raya Baru Simpang Beyeh, Desa Malimping, Kecamatan Malimping, Lebak

Lahan dibeli oleh terdakwa mantan Kepala UPT Samsat Malimping Samad seharga Rp 100.000 per meter kemudian dijual kepada Pemprov Banten Rp 500.000 per meter.

Baca juga: Pengadaan Lahan Samsat Malimping Rp 4,6 M Diduga Dikorupsi, Kepala Bapenda Banten Akan Diperiksa

Dalam kesaksiannya Cici dihadapan ketua Majelis Hakim Hosiana Mariana Sidabalok mengatakan, pada bulan Agustus 2019 dia ditangani Asep Saepudin tenaga honorer di Samsat Malimping dan bapaknya Adul.

"Bapaknya pak Asep (Adul) datang kerumah nanya 'tanahnya mau dijual engga?' mau di beli buat anak angkat abah di Samsat namanya H Samad, buat jadi kebun,"  kata Cici dalam sidang yang digelar secara daring.

Baca juga: Begini Modus Korupsi Pengadaan Lahan Samsat Malimping Rp 4,6 Miliar di Banten

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seminggu kemudian, Samad bersama saksi Asep dan Adul datang kerumah Cici  membawa uang muka sebesar Rp30 juta setelah disepakati harga per meternya Rp100.000.

"Dikasih DP 30 juta dari Pak Samad, katanya takut dijual ke orang lain. Dibuat kuitansi, saya tanda tangan. Tapi, kuitansinya diambil lagi Ppak Samad," ujar Cici.

Baca juga: Kepala UPTD Samsat Malimping Didakwa Memperkaya Diri dan Merugikan Negara

Dua pekan kemudian, Cici menerangkan bahwa Samad dan Asep datang lagi untuk melunasi pembelian lahan sebesar Rp 140 juta.

Saat pelunasan, Cici tidak menerima kuitansi pembayaran. Kuitansi justru dibawa oleh Samad.

"Dibuatkan kuitansi, disuruh tanda tangan. Engga di kasih kuitansinya dibawa lagi. Saya cuma ngitung uang saja," kata Cici.

Setelah lahan dibayarkan oleh Samad, Cici mendapatkan panggilan untuk datang ke kantor Samsat Malimping.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merasa Ditelantarkan, Istri Siri Laporkan Oknum ASN Pemkab Madiun, Bawa Bukti Video Nikah ke Inspektorat

Merasa Ditelantarkan, Istri Siri Laporkan Oknum ASN Pemkab Madiun, Bawa Bukti Video Nikah ke Inspektorat

Regional
[POPULER NUSANTARA] 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak | Wisatawan Terjebak di Tengah Waduk Jatiluhur

[POPULER NUSANTARA] 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak | Wisatawan Terjebak di Tengah Waduk Jatiluhur

Regional
Pemprov NTB Minta Pemulihan Terumbu Karang yang Rusak di Gili Kondo Segera Dilakukan

Pemprov NTB Minta Pemulihan Terumbu Karang yang Rusak di Gili Kondo Segera Dilakukan

Regional
Duduk Perkara Anak Korban Kekerasan Ayah Malah Jadi Tersangka, Pelapornya Perwira Polisi di Siantar Sumut

Duduk Perkara Anak Korban Kekerasan Ayah Malah Jadi Tersangka, Pelapornya Perwira Polisi di Siantar Sumut

Regional
Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Ini Asal-usul Marga Ginting, Legenda, dan Arti Salam Mejuah-juah

Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Ini Asal-usul Marga Ginting, Legenda, dan Arti Salam Mejuah-juah

Regional
Mejanya Dinaiki dan Dipakai Berjoget oleh Kepala Dusun, Kades: Kalau Ada Saya, Enggak Berani Dia

Mejanya Dinaiki dan Dipakai Berjoget oleh Kepala Dusun, Kades: Kalau Ada Saya, Enggak Berani Dia

Regional
Kepala Dusun yang Berjoget di Atas Meja Kades Dirumahkan, Harus Sumbangkan Gaji ke Fakir Miskin

Kepala Dusun yang Berjoget di Atas Meja Kades Dirumahkan, Harus Sumbangkan Gaji ke Fakir Miskin

Regional
Berkah Maulid Nabi, Perajin Kembang Telur di Banyuwangi Kebanjiran Pesanan

Berkah Maulid Nabi, Perajin Kembang Telur di Banyuwangi Kebanjiran Pesanan

Regional
Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.