Presiden Jokowi Minta Vaksinasi Warga di Sekitar Sirkuit Mandalika NTB Segera Diselesaikan

Kompas.com - 07/09/2021, 16:24 WIB
TINJAU-- Presiden Jokowi bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo ,Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko meninjau vaksinasi bagi pelajar yang di SMK PGRI 2 Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (7/9/2021). KOMPAS.COM/Dokumentasi Pemkab PonorogoTINJAU-- Presiden Jokowi bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo ,Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko meninjau vaksinasi bagi pelajar yang di SMK PGRI 2 Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (7/9/2021).

PONOROGO, KOMPAS.com- Presiden Jokowi meminta vaksinasi Covid-19 bagi warga Nusa Tenggara Barat (NTB) segera diselesaikan.

Terutama, bagi warga yang tinggal di sekitar area Sirkuit MotoGP Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jokowi memerintahkan Kemenkes agar memprioritaskan pengiriman vaksin ke NTB.

Sebab, dua ajang kejuaraan olahraga berskala internasional digelar dalam waktu dekat, yakni World Superbike pada bulan November 2021 dan MotoGP pada Maret 2022.

“Nanti akan saya perintahkan ke Kemenkes untuk memberikan prioritas (pengiriman vaksin) kepada NTB karena akan ada perhelatan internasional bulan November 2021. Apalagi tahun depan ada event MotoGP. Dengan demikian di sekitar venue dan seluruh provinsi sudah tervaksin minimal 70 persen di akhir tahun ini,” ujar Jokowi.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Siswa SMK di Ponorogo, Jokowi: Semoga Penyebaran Varian Delta Bisa Kita Kurangi

Ia mengharapkan, vaksinasi bagi warga di sekitar area Sirkuit Mandalika dapat terselesaikan sebelum perhelatan olahraga skala internasional itu dimulai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Syukur sebelum perhelatan terutama di sekitar area motor GP sudah bisa terselesaikan,” tutur Jokowi.

Jokowi meminta, agar setiap vaksin yang datang ke NTB segera dihabiskan.

Penegasan itu disampaikan Jokowi setelah mendengarkan penjelasan Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam video conference terkait pelaksanaan vaksinasi bagi pesantren, gereja, dan rumah ibadah di Pondok Pesantren KH Syamsudin Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (7/9/2021) siang.

Iqbal menyampaikan, dari jumlah penduduk di NTB sebanyak 5,2 juta dengan sasaran target 3,9 juta, jumlah yang disuntik vaksin covid-19 baru sebanyak 18,36 persen.

Kondisi itu terjadi karena pengiriman vaksin dari Jakarta agak terhambat.

Di satu sisi, mereka juga harus menjadi tuan rumah dua agenda berskala besar.

“Di Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur dan Mataram itu akan ada perhelatan akbar event World Superbike tahun ini pada November 2021 dan tahun depan awal Maret akan ada MotoGP,” jelas Iqbal.

Baca juga: Kunjungi Blitar, Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 dan Ziarah ke Makam Bung Karno

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.