Jambret Ponsel dan Tusuk Korban hingga Tewas, 2 Remaja Terancam Penjara Seumur Hidup

Kompas.com - 07/09/2021, 09:21 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Dua remaja pelaku penjambretan yang tega melukai korbannya hingga tewas di Bojonegoro, Jawa Timur, diringkus polisi.

Kedua jambret tersebut berinisial DA (20) dan FL (19), asal Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Polisi menangkap kedua remaja pengangguran itu saat sedang bermain di wilayah Kecamatan Kanor.

Tersangka DA terpaksa ditembak karena mencoba melarikan diri.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Fran Dalanta Kembaren mengatakan, kedua tersangka ditangkap setelah polisi mendapat keterangan dari seorang pemilik gerai ponsel.

Baca juga: Kasus Penemuan Janin Dalam Septic Tank Hotel di Surabaya, Polisi Tangkap 3 Pelaku

"Pemilik gerai mengaku membeli handphone korban dari tersangka DA seharga Rp 800.000," kata Fran saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (6/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, aksi penjambretan tersebut dilakukan di jalan raya Bojonegoro-Babat, sekitar Taman Desa Talun, Kecamatan Sumberjo, Bojonegoro, Senin (5/7/2021).

Saat itu, pelaku merampas ponsel korban MDW (18), saat sedang bersantai sendirian di Taman Desa Talun, Sumberjo.

"Tak terima handphone-nya dirampas, korban pun berusaha melawan, dan tersangka DA menusuk dada korban berulang kali menggunakan pisau lipat," jelasnya.

Warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi berusaha melarikan korban ke rumah sakit terdekat. Namun, korban meninggal di rumah sakit karena luka yang dialaminya cukup parah.

 

Fran mengungkapkan, kedua pelaku sudah merencanakan aksi penjambretan sejak berangkat dari rumah.

Sebelum menjalankan aksinya, kedua pelaku sengaja membawa senjata tajam dan melepas pelat nomor kendaraan yang dipakai beraksi agar tidak terdeteksi identitasnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Polres Bojonegoro Timbulkan Kerumunan dan Abaikan Prokes

"Jadi ada beberapa barang bukti yang berhasil kita amankan, di antaranya motor pelaku, HP korban dan juga pisau yang dibuat pelaku menusuk korban," tuturnya.

Kini, pelaku penjambretan tersebut dijerat dengan Pasal 365 Ayat 1 dan Ayat 4 KUHP. Mereka terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Seorang Pria Tewas Diamuk Massa Usai Bacok Penggali Kubur

Kronologi Seorang Pria Tewas Diamuk Massa Usai Bacok Penggali Kubur

Regional
Kisah Pilu Siswi SMA di Salatiga, 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung, Terungkap Saat Korban Coba Bunuh Diri

Kisah Pilu Siswi SMA di Salatiga, 12 Tahun Diperkosa Ayah Kandung, Terungkap Saat Korban Coba Bunuh Diri

Regional
Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri, Polisi Buru Sopir yang Kabur

Kecelakaan Maut Minibus dan Truk di Kediri, Polisi Buru Sopir yang Kabur

Regional
DLH Kendal Peringati Hari Menanam Pohon, 800 Pohon Ditanam di Bekas Galian C

DLH Kendal Peringati Hari Menanam Pohon, 800 Pohon Ditanam di Bekas Galian C

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2021

Regional
Bacok Penggali Kubur, Seorang Pria di Bima Tewas Dihakimi Massa

Bacok Penggali Kubur, Seorang Pria di Bima Tewas Dihakimi Massa

Regional
Peringati Hari Menanam Pohon Nasional, 300 Bibit Pohon Dibahikan di Tugu Pal Putih Yogyakarta

Peringati Hari Menanam Pohon Nasional, 300 Bibit Pohon Dibahikan di Tugu Pal Putih Yogyakarta

Regional
Stasus Jokowi Putri Tanjung Berbagi Kiat Sukses ke Pelaku UMKM Pekanbaru

Stasus Jokowi Putri Tanjung Berbagi Kiat Sukses ke Pelaku UMKM Pekanbaru

Regional
Viral Video Rumah 2 Lantai Ambruk, Diduga karena Abrasi Sungai

Viral Video Rumah 2 Lantai Ambruk, Diduga karena Abrasi Sungai

Regional
Video Pelajar Ditikam Viral, Pelakunya Ditangkap Saat Pesta Miras

Video Pelajar Ditikam Viral, Pelakunya Ditangkap Saat Pesta Miras

Regional
Pemuda Mabuk Pukuli Ayah gara-gara Tak Diberi Uang, Tetangga Tak Berani Melerai

Pemuda Mabuk Pukuli Ayah gara-gara Tak Diberi Uang, Tetangga Tak Berani Melerai

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2021

Regional
Sungai Meluap, Kota Bima Diterjang Banjir Bandang

Sungai Meluap, Kota Bima Diterjang Banjir Bandang

Regional
Jembatan Rawayan di Cianjur Putus gara-gara Lapuk, Warga Terpaksa Cari Jalan Memutar

Jembatan Rawayan di Cianjur Putus gara-gara Lapuk, Warga Terpaksa Cari Jalan Memutar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.