Beredar Foto 5 Anggota Intel Polisi Rekayasa Demonstrasi Saat Jokowi ke Lampung, Ini Faktanya

Kompas.com - 07/09/2021, 07:31 WIB
Lima orang anggota intelijen Polda Lampung menunjukkan poster yang digunakan warga berinisial Rnuntuk memprotes Jokowi. Foto ini beredar dengan narasi bahwa anggota itu yang berdemonstrasi. KOMPAS.COM/Dok. wargaLima orang anggota intelijen Polda Lampung menunjukkan poster yang digunakan warga berinisial Rnuntuk memprotes Jokowi. Foto ini beredar dengan narasi bahwa anggota itu yang berdemonstrasi.

 LAMPUNG, KOMPAS.com – Beredar di WhatsApp group (WAG) sebuah foto yang memperlihatkan enam pria sedang memegang poster di sebuah kebun.

Lima orang di antaranya memegang poster bernada protes, laiknya demonstran.

Baca juga: Kapal Egon Akhirnya Tiba, tapi Puluhan Sopir yang Telantar 3 Bulan hingga Telur Ayam Menetas Tak Boleh Masuk

Dari pesan yang beredar, disebutkan bahwa lima pria yang memegang poster adalah anggota intelijen Polda Lampung.

Baca juga: Ingin Dilihat Jokowi, Korban Dugaan Penipuan Asuransi Dibujuk Paspampres supaya Tidak Demo

 

Disebutkan juga, anggota kepolisian itu yang merekayasa demonstrasi saat kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lampung, pekan lalu.

Baca juga: 5 Hal yang Jadi Catatan Jokowi Saat Kunjungan ke Lampung

Terkait foto itu, Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad (Pandra) mengakui bahwa kelima pria yang memegang poster itu benar anggota intelijen Polda Lampung.

Foto itu diambil di wilayah Bernung, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (2/9/2021), atau lokasi perlintasan Jokowi menuju Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu.

Baca juga: Kisah Pilu Nenek Lasmi, Diusir Saat Jualan Air Panas di RS Abdul Moeloek, Dipukul Satpam Sampai Bibir Pecah

“Namun, narasi dari foto itu adalah sangat tidak benar. Di info yang beredar disebutkan seolah-olah polisi yang melakukan aksi,” kata Pandra saat dihubungi, Senin (6/9/2021) malam.

Cerita sebenarnya dari foto tersebut, ujar Pandra, kelima anggota Polda Lampung itu sedang mengamankan rencana aksi unjuk rasa saat kedatangan Jokowi.

Aksi yang digalang seorang warga berinisial R itu rencananya digelar dengan memasang sekitar 100 poster tentang kekhawatiran membengkaknya utang hingga keadilan penegakan hukum antara koruptor dan ulama.

 

Aksi itu direncanakan meminta Jokowi membebaskan Rizieq Shihab.

Menurut Pandra, status pengamanan di lokasi itu adalah ring 2, dengan aparat kepolisian yang bertanggung jawab atas perlintasan yang akan dilalui Jokowi dalam ring 2 dan 3.

Mendengar informasi itu, beberapa anggota intelijen melakukan pendekatan persuasif kepada warga yang sudah berkumpul.

“Kelima anggota itu berpose dengan poster sebenarnya sebagai bukti laporan kepada atasan mereka,” ucap Pandra.

Namun, di saat bersamaan, salah seorang rekan R juga menggambil gambar kelima petugas. Lalu, foto itu menyebar bersama narasi yang berbeda dengan kejadian sebenarnya.

"Saat pemotretan oleh anggota untuk laporan kepada pimpinan, warga R ini juga sempat minta difoto dan diambilkan oleh rekannya, dengan tujuan baik sebenarnya. Namun, tidak lama justru muncul dan beredar seolah-olah polisi yang melakukan aksi demonstrasi,” kata Pandra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Regional
Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

Regional
Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Januari 2022

Regional
Antar Pulang Belasan Pelayat, Ambulans Polisi di NTT Kecelakaan, Bocah 10 Tahun Tewas

Antar Pulang Belasan Pelayat, Ambulans Polisi di NTT Kecelakaan, Bocah 10 Tahun Tewas

Regional
Perjanjian Renville: Isi, Tokoh, Latar Belakang, dan Dampaknya bagi Kedaulatan Indonesia

Perjanjian Renville: Isi, Tokoh, Latar Belakang, dan Dampaknya bagi Kedaulatan Indonesia

Regional
Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Pulang dari Pemakaman Warga, 1 Orang Tewas, 14 Terluka

Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Pulang dari Pemakaman Warga, 1 Orang Tewas, 14 Terluka

Regional
Modus Kepala Baitul Mal di Aceh Tenggara Perkosa Santrinya, Berpura-pura Sakit Kepala

Modus Kepala Baitul Mal di Aceh Tenggara Perkosa Santrinya, Berpura-pura Sakit Kepala

Regional
Ditangkap karena Diduga Perkosa Santri, Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara Diusulkan Dipecat

Ditangkap karena Diduga Perkosa Santri, Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara Diusulkan Dipecat

Regional
Cari Ikan Bersama Rekan di Laut, ASN Asal Ambon Ditemukan Tewas Tenggelam

Cari Ikan Bersama Rekan di Laut, ASN Asal Ambon Ditemukan Tewas Tenggelam

Regional
Bawa 735 Liter Arak Jawa di Mobil Pikap, 2 Warga Rembang Ditangkap di Blora

Bawa 735 Liter Arak Jawa di Mobil Pikap, 2 Warga Rembang Ditangkap di Blora

Regional
2 Remaja di Lampung Ditangkap karena Curi Motor, Terancam 5 Tahun Penjara

2 Remaja di Lampung Ditangkap karena Curi Motor, Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Pantau Pelanggar Lalu Lintas di Banten, Polisi Tambah 4 Kamera ETLE, Ini Lokasinya

Pantau Pelanggar Lalu Lintas di Banten, Polisi Tambah 4 Kamera ETLE, Ini Lokasinya

Regional
Kisah Bripka Donni, Polisi Lalu Lintas yang Peduli ODGJ hingga Sekolahkan Pengamen Badut

Kisah Bripka Donni, Polisi Lalu Lintas yang Peduli ODGJ hingga Sekolahkan Pengamen Badut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.