Kejaksaan Geledah Kantor Dinas Pertanian Karawang, Ada Apa?

Kompas.com - 06/09/2021, 18:20 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menggeledah Kantor Dinas Pertanian terkait dugaan korupsi pembangunan dam parit pada 2018 senilai Rp 9 miliar, Senin (6/9/2021). KOMPAS.com/FARIDAKejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menggeledah Kantor Dinas Pertanian terkait dugaan korupsi pembangunan dam parit pada 2018 senilai Rp 9 miliar, Senin (6/9/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menggeledah Kantor Dinas Pertanian terkait dugaan korupsi pembangunan dam parit pada 2018 senilai Rp 9 miliar, Senin (6/9/2021).

Pengeledahan dilakukan mulai pukul 9.30 WIB. Tim penyidik pidana khusus Kejari Karawang mendatangi sejumlah ruangan di Dinas Pertanian Karawang.

Dokumen di meja juga diperiksa.

Baca juga: Korban Keracunan Massal Nasi Berkat di Karawang Bertambah Jadi 83 Orang, 2 di Antaranya Meninggal

Tim penyidik mencari dokumen asli pembangunan dam parit tahun 2018 yang kabarnya hilang karena banjir.

Kepala Kejari Karawang Martha Parulina Berliana mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk melengkapi hasil pemeriksaan penyidik.

"Katanya sih dokemen itu hilang karena banjir. Tapi kita lihat nanti hasil penggeledahan," ucap Martha melalui telepon ke Kompas.com, Senin (6/9/2021). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Warga Karawang Ini Curhat Sertifikat Vaksin di Aplikasi PeduliLindungi Atas Nama Orang Lain

Martha mengungkapkan, kasus dugaan korupsi pembanguan dam parit 2018 senilai Rp 9 miliar itu sudah memasuki tahap penyidikan.

Penyidik juga sudah menetapkan satu orang tersangka.

"Pemeriksaan masih berjalan dan kita sudah memeriksa sekitar 160 saksi yang terkait masalah pembangunan dam parit," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ubah Strategi Vaksinasi, Gresik Siapkan Mobil Vaksin

Ubah Strategi Vaksinasi, Gresik Siapkan Mobil Vaksin

Regional
Ditanya Maju Pilpres 2024, Sandi: Biar Masyarakat yang Menentukan

Ditanya Maju Pilpres 2024, Sandi: Biar Masyarakat yang Menentukan

Regional
Satu 'Debt Collector' Pinjol Ilegal Sleman Ditetapkan sebagai Tersangka

Satu "Debt Collector" Pinjol Ilegal Sleman Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Tak Mau Dinasehati, Anggota DPRD Sumba Tengah Aniaya Pendeta

Tak Mau Dinasehati, Anggota DPRD Sumba Tengah Aniaya Pendeta

Regional
4 Bus Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Sopir Tewas, Belasan Orang Luka-luka

4 Bus Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Sopir Tewas, Belasan Orang Luka-luka

Regional
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak, 14 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak, 14 Orang Ditangkap

Regional
Peneliti Temukan Puluhan Titik Fosil Hewan di Waduk Saguling

Peneliti Temukan Puluhan Titik Fosil Hewan di Waduk Saguling

Regional
PON XX 2021, Terimakasih Papua, Torang Bisa!

PON XX 2021, Terimakasih Papua, Torang Bisa!

Regional
79 Karyawan yang Diamankan dari Kantor Pinjol di Sleman Dipulangkan

79 Karyawan yang Diamankan dari Kantor Pinjol di Sleman Dipulangkan

Regional
Menunggu 1,5 Jam di Puskesmas, Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga

Menunggu 1,5 Jam di Puskesmas, Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga

Regional
Dianiaya Suami, Jasmi Embuskan Napas Terakhir di Pangkuan Anak, Ini Kisahnya

Dianiaya Suami, Jasmi Embuskan Napas Terakhir di Pangkuan Anak, Ini Kisahnya

Regional
Warga Bantul Terpapar Covid-19 dari Klaster Tilik Bertambah Jadi 11 Orang

Warga Bantul Terpapar Covid-19 dari Klaster Tilik Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Regional
Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Regional
“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.