Kompas.com - 06/09/2021, 18:08 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Program layanan biro jodoh 'Jadikan Aku Halalmu' yang diluncurkan Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Jawa Tengah, menarik perhatian masyarakat.

Kepala Kemenag Solo Hidayat Maskur mengatakan, Jadikan Aku Halalmu merupakan program baru Kemenag Solo untuk mewadahi masyarakat dalam mencari pendamping hidup.

Hidayat menerangkan syarat mengikuti program ini adalah lajang (belum pernah menikah), memasukkan kriteria dan foto.

Baca juga: KUA di Solo Buka Layanan Biro Jodoh, Mahar hingga Nikah Semua Gratis, Tertarik?

Hal ini sebagai antisipasi agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

"Syarat khusus memasukkan kriteria. Jadi kita memasangkan orang kan ada kriterianya yang dicari seperti apa. Minimal tidak lepas dari itu (kriteria)," kata Hidayat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Senin (6/9/2021).

Menurut dia sebagai rintisan awal program Jadikan Aku Halalmu ini diterapkan pertama kali di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jebres.

"Statusnya yang penting lajang. Tidak ada batasan miskin atau kaya. Karena di situ nanti ada kriteria dari masing-masing para pendaftar," ungkap dia.

"Makanya kita coba beberapa kita pertemukan. Paling tidak ada profil dirinya kan sudah tampak dari situ. Dari segi penghasilan dan lain sebagainya kan ada," tambah dia.

Baca juga: Ketika Para Lajang Hadapi Paradoks Kartu Kredit, Nongkrong, dan Biro Jodoh

Berdasarkan data Kemenag Solo jumlah pendafar program Jadikan Aku Halalmu sudah ada sebanyak 172 orang. Mereka sebagian besar warga dari Solo.

Hidayat mengungkap ide program Jadikan Aku Halalmu tercetus selain pandemi Covid-19 juga banyak pasangan nikah yang dipertemukan lewat media sosial.

"Makanya kita berinovasi di sini untuk mewadahi sambil membina. Jadi bukan mempertemukan jodoh, tapi pembinaan yang berkelanjutan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah meluncurkan layanan jasa biro jodoh melalui program 'Jadikan Aku Halalmu'.

Program ini dapat diakses melalui website resmi KUA Surakarta http://kotasurakarta.kemenag.go.id.

Kepala KUA Jebres Arba'in Basyar mengatakan, Jadikan Aku Halalmu merupakan program inovasi layanan baru di KUA Jebres.

Baca juga: September 2021, Gibran Optimistis Capaian Vakasinasi Covid-19 Solo 100 Persen

Program diluncurkan sekitar sebulan lalu untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam menemukan jodohnya.

"Program Jadikan Aku Halalmu ini berangkat dari kondisi Covid-19. Jadi masyarakat tidak intensif. Kemudian banyak orang sibuk, banyak orang kerja sampai mereka lupa memikirkan jodohnya. Sehingga mengalami keterlambatan pernikahan," kata Arba'in ditemui di KUA Jebres, Solo, Senin (6/9/2021).

Karena itu, lanjut Arba'in KUA Jebres ingin memfasilitasi masyarakat yang belum memiliki pasangan hidup atau masih 'jomblo' lewat Jadikan Aku Halalmu.

"Bagi rekan-rekan kita yang masih jomblo monggo kita ta'arufkan (perkenalkan). Mudah-mudahan dengan perkenalan itu bisa cocok. Tentunya nanti ada kriteria-kriteria yang disampaikan," kata Arba'in.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Warga Lokal yang Ikut-ikutan Aniaya Pemukul Driver Ojol di Semarang hingga Tewas, Mengaku Dengar Ada Begal

Pengakuan Warga Lokal yang Ikut-ikutan Aniaya Pemukul Driver Ojol di Semarang hingga Tewas, Mengaku Dengar Ada Begal

Regional
KPK Sebut Korupsi Dana Desa Masuk 3 Kasus Terbanyak dalam Korupsi Pengelolaan Keuangan

KPK Sebut Korupsi Dana Desa Masuk 3 Kasus Terbanyak dalam Korupsi Pengelolaan Keuangan

Regional
Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan 'Billboard': Tolong Kembalikan Uang Kami!

Korban Penipuan Travel Rp 3 Miliar di Makassar Pasang Iklan "Billboard": Tolong Kembalikan Uang Kami!

Regional
Jadi Jalur Alternatif, Pengelola Jembatan Bambu di Sukoharjo Diminta Utamakan Keselamatan Pengguna

Jadi Jalur Alternatif, Pengelola Jembatan Bambu di Sukoharjo Diminta Utamakan Keselamatan Pengguna

Regional
Uji Coba Kendaraan Kecil di Flyover Ganefo Rampung, Oktober Beroperasional Penuh

Uji Coba Kendaraan Kecil di Flyover Ganefo Rampung, Oktober Beroperasional Penuh

Regional
5 Karyawan Perusahaan di Flores Timur Gelapkan Uang Pelanggan Rp 2 Miliar untuk Berfoya-foya

5 Karyawan Perusahaan di Flores Timur Gelapkan Uang Pelanggan Rp 2 Miliar untuk Berfoya-foya

Regional
Ramai Siswa SMKN Purbalingga Belajar di Pasar, Ganjar: Kepala Sekolahnya Agak Nekat

Ramai Siswa SMKN Purbalingga Belajar di Pasar, Ganjar: Kepala Sekolahnya Agak Nekat

Regional
Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara

Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara

Regional
Kejati Banten Dalami Kasus Mafia Tanah di Kantor Pertanahan Lebak, Ada Transaksi Mencurigakan Rp 15 Miliar

Kejati Banten Dalami Kasus Mafia Tanah di Kantor Pertanahan Lebak, Ada Transaksi Mencurigakan Rp 15 Miliar

Regional
Dukung Penetapan Hari Kebaya Nasional, Iriana Jokowi dan Istri Menteri Kabinet Indonesia Maju Bakal Berparade di Solo

Dukung Penetapan Hari Kebaya Nasional, Iriana Jokowi dan Istri Menteri Kabinet Indonesia Maju Bakal Berparade di Solo

Regional
Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Labuan Bajo, Iriana Jokowi Berharap Masyarakat Tetap Sehat

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Labuan Bajo, Iriana Jokowi Berharap Masyarakat Tetap Sehat

Regional
Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Timur

Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Timur

Regional
Kapolda NTT Perintahkan Tim Forensik Otopsi Jenazah DPO yang Tewas Ditembak Polisi

Kapolda NTT Perintahkan Tim Forensik Otopsi Jenazah DPO yang Tewas Ditembak Polisi

Regional
Pendataan Honorer di Nunukan Terkendala Jaringan, Pegawai BKPSDM Lembur hingga Harus Mandi di Kantor

Pendataan Honorer di Nunukan Terkendala Jaringan, Pegawai BKPSDM Lembur hingga Harus Mandi di Kantor

Regional
Dicatut Jadi Anggota Parpol, Banyak Warga Terganjal Saat Daftar sebagai Panwascam

Dicatut Jadi Anggota Parpol, Banyak Warga Terganjal Saat Daftar sebagai Panwascam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.