Kawasan Wisata Bromo Dibuka Secara Bertahap, Ini Sejumlah Syarat dan Ketentuannya

Kompas.com - 06/09/2021, 17:03 WIB
Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur ANTARA/Vicki FebriantoKawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur

KOMPAS.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mulai dibuka untuk wisatawan secara bertahap.

Pembukaan TNBTS dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Plt Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani mengatakan, hanya satu pintu masuk kawasan wisata Bromo yang dibuka untuk saat ini.

"Objek daya tarik wisata Bromo, dibuka pada pintu masuk Kabupaten Pasuruan," kata Novita di Malang, Jawa Timur seperti dikutip dari Antara, Senin (6/9/2021).

Pembukaan secara bertahap kawasan wisata Bromo tersebut, berlaku sejak 6 September 2021. Pengumuman tersebut, dikeluarkan dengan nomor PG.25/T.8BIDTEK.1/KSA/9/2021 tentang Pembukaan Objek Wisata dan Daya Tarik Alam di Kawasan TNBTS Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Video Viral Pengendara Ngotot Memaksa Masuk Kawasan Bromo yang Masih Tutup karena PPKM

Kawasan TNBTS memiliki empat pintu masuk, di antaranya dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Pasuruan.

Novita menjelaskan, para wisatawan hanya diizinkan memasuki tiga titik kawasan TNBTS, yakni view point penanjakan, bukit kedaluh, dan bukit cinta.

Selain pembatasan titik yang bisa dikunjungi wisatawan, jumlah pengunjung juga dibatasi maksimal 25 persen dari total kapasitas TNBTS.

Novita memerinci, maksimal wisatawan yang diizinkan berada di view point penanjakan sebanyak 222 orang, Bukit Kedaluh 107 orang, dan Bukit Cinta 31 orang.

 

Secara keseluruhan, hanya 360 orang yang diizinkan memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Kapasitas maksimal untuk saat ini hanya 25 persen," kata Novita.

Para wisatawan juga harus menggunakan aplikasi PelindungiLindungi seperti yang saat ini diterapkan di pusat perbelanjaan.

Baca juga: Seekor Elang Jawa dan Elang Ular Bido Dilepasliarkan di Kawasan Bromo Tengger Semeru

Para wisatawan juga diminta untuk menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 secara ketat saat berada di kawasan taman nasional. Tiket kunjungan ke kawasan Bromo, bisa diakses secara online lewat https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ditutup sejak 3 Juli 2021, saat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Keberhasilan Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Cerita di Balik Keberhasilan Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Perusahaan Terdakwa Kasus Karhutla di Riau Divonis Bebas Setelah Banding

Perusahaan Terdakwa Kasus Karhutla di Riau Divonis Bebas Setelah Banding

Regional
Bentrok di Maluku Tengah Hanguskan 23 Motor dan 9 Mobil

Bentrok di Maluku Tengah Hanguskan 23 Motor dan 9 Mobil

Regional
Ada Temuan Covid-19 di SMA Warga Solo, Dinkes Minta Prokes di Sekolah Dievaluasi

Ada Temuan Covid-19 di SMA Warga Solo, Dinkes Minta Prokes di Sekolah Dievaluasi

Regional
Dampak Bentrok di Maluku Tengah, 211 Rumah Warga dan 2 Ruang Kelas SD Terbakar

Dampak Bentrok di Maluku Tengah, 211 Rumah Warga dan 2 Ruang Kelas SD Terbakar

Regional
Bripka BT Perkosa Mahasiswi, Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Pelaku Sempat Ajukan Banding agar Dapat Keringanan Hukuman dan Tidak Dipecat

Bripka BT Perkosa Mahasiswi, Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Pelaku Sempat Ajukan Banding agar Dapat Keringanan Hukuman dan Tidak Dipecat

Regional
Bertambah Satu, Kini 6 Polisi Dinonaktifkan karena Diduga Aniaya Kakes SA hingga Tewas

Bertambah Satu, Kini 6 Polisi Dinonaktifkan karena Diduga Aniaya Kakes SA hingga Tewas

Regional
Warga Padang Gugat Presiden Jokowi, Kuasa Hukum: Alasan Utang Tahun 1950 Kedaluwarsa Tidak Sah

Warga Padang Gugat Presiden Jokowi, Kuasa Hukum: Alasan Utang Tahun 1950 Kedaluwarsa Tidak Sah

Regional
Diduga Memeras, 4 Polisi Personel Polda Kepri Dilaporkan ke Mabes Polri

Diduga Memeras, 4 Polisi Personel Polda Kepri Dilaporkan ke Mabes Polri

Regional
Mendagri Diminta Hati-hati Tentukan Penjabat Kepala Daerah di Aceh

Mendagri Diminta Hati-hati Tentukan Penjabat Kepala Daerah di Aceh

Regional
Unimal dan PNL Aceh Pastikan Kuliah Tatap Muka Mulai 14 Februari

Unimal dan PNL Aceh Pastikan Kuliah Tatap Muka Mulai 14 Februari

Regional
Terus Bertambah, Penderita DBD di NTT Capai 723 Orang, 4 Meninggal

Terus Bertambah, Penderita DBD di NTT Capai 723 Orang, 4 Meninggal

Regional
Kasus Pengemudi Pajero yang Tabrak 4 Penarik Becak di Palembang Berakhir Damai

Kasus Pengemudi Pajero yang Tabrak 4 Penarik Becak di Palembang Berakhir Damai

Regional
Rumah Warga di Purwokerto Dilempar Benda Mirip Bom Molotov, Sempat Terdengar Ledakan

Rumah Warga di Purwokerto Dilempar Benda Mirip Bom Molotov, Sempat Terdengar Ledakan

Regional
Bupati Puncak Papua Diminta Aktif Komunikasi dengan KKB yang Serang Pos TNI Gome

Bupati Puncak Papua Diminta Aktif Komunikasi dengan KKB yang Serang Pos TNI Gome

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.