Sekolah Tatap Muka di Kota Malang, Siswa Boleh Tak Pakai Seragam

Kompas.com - 06/09/2021, 15:59 WIB
Sejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah dari jenjang SD hingga SMA mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan kapasitas dalam ruangan maksimum 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah dari jenjang SD hingga SMA mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan kapasitas dalam ruangan maksimum 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Malang, Jawa Timur mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (6/9/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana mengatakan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021, daerah dengan status PPKM level 3 sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Inmendagri membolehkan. Kemudian SE Wali Kota juga memperbolehkan dengan standar protokol kesehatan dan kita melakukan itu sesuai dengan standar," kata Suwarjana di Balai Kota Malang, Senin.

Baca juga: Daftar 4 Daerah di Jatim yang Masih PPKM Level 4

Meski belum semua, menurut Suwarjana, mayoritas sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Malang sudah belajar tatap muka dengan presentase 50 persen dari total siswa.

"Perkiraan saya sudah 80 persen tatap muka. Kapasitas 50 persen dari jumlah siswa untuk SD-SMP," jelasnya.

Suwarjana mengatakan, setiap siswa yang sekolah tatap muka harus mendapat izin orangtua. Menurutnya, izin dari orangtua tersebut merupakan syarat wajib bagi siswa yang ingin belajar di sekolah.

"Harus ada izin orangtua. Itu wajib hukumnya," katanya.

Sedangkan, vaksinasi untuk pelajar di Kota Malang masih berlangsung. Sampai saat ini, baru sekitar 10.000 siswa yang sudah divaksin dari sekitar 45.000 siswa yang akan divaksin.

Baca juga: Pemuda Nekat Bawa 30 Kg Ganja, Sempat Terkendala Syarat Vaksinasi

Suwarjana menjelaskan, vaksinasi tidak menjadi syarat wajib pembelajaran tatap muka. Dengan demikian, sekolah tatap muka bisa dimulai meski belum semua siswa disuntik vaksin.

"Perlu digarisbawahi vaksinasi bukan satu-satunya syarat untuk tatap muka," katanya.

Saat ini, vaksinasi untuk pelajar berlangsung di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma). Nantinya vaksinasi juga akan dilakukan ke setiap sekolah.

Siswa Tak Harus Pakai Seragam

Meski belajar tatap muka, siswa tidak diharuskan memakai seragam. Siswa bisa memakai pakaian bebas asalkan rapi.

Hal ini untuk memudahkan siswa supaya tidak harus membeli seragam baru. Sebab, siswa yang datang ke sekolah tidak boleh memakai pakaian yang sama dengan yang dipakai di hari sebelumnya.

"Dalam situasi seperti sekarang ini kami tidak memaksakan siswa harus berseragam karena perekonomian seperti ini," katanya.

Baca juga: Cara Tempat Hiburan di Surabaya Kelabui Petugas, Ganjal Pintu dengan Mesin Cuci hingga Pura-pura Direnovasi

Kepala SMPN 8 Malang, Anny Yulistyowati mengatakan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Setiap siswa yang ke sekolah wajib mengenakan masker dobel.

Siswa juga harus bawa hand sanitizer dan tidak boleh berkerumun.

"Siswa harus pakai masker dobel. Jadi masker medis dan masker kain," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Omicron Masuk NTB Jelang Gelaran MotoGP, Ini Langkah Pemprov

Omicron Masuk NTB Jelang Gelaran MotoGP, Ini Langkah Pemprov

Regional
Mengikuti Jejak S Sudjojono Lewat Workshop Sketsa 'Sketch Like Sudjojono' di Tumurun Private Museum

Mengikuti Jejak S Sudjojono Lewat Workshop Sketsa "Sketch Like Sudjojono" di Tumurun Private Museum

Regional
Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Regional
Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2022

Regional
Sejumlah Warga di Bogor Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024

Sejumlah Warga di Bogor Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024

Regional
Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Regional
5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

Regional
Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

Regional
Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Regional
2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

Regional
Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Regional
Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.