Ajak Selamatkan Banjarnegara, Ganjar Pranowo: Hentikan Pungli, Gratifikasi, dan Korupsi

Kompas.com - 06/09/2021, 15:24 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi Kabupaten Banjarnegara setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Budhi Sarwono sebagai tersangka, Senin (6/9/2021).

Ganjar menggelar rapat terbuka bersama seluruh pejabat di lingkungan Pemkab di pendapa Kabupaten Banjarnegara.

Baca juga: Bupati Banjarnegara Jadi Tersangka KPK, Ganjar Pranowo Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Dalam kesempatan itu, Ganjar meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab untuk berubah. Perkara yang menimpa bupati setempat tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

"Apakah panjenengan siap berubah atau tidak? Hentikan urusan pungli, gratifikasi dan korupsi. Setuju apa tidak?," tanya Ganjar kepada seluruh pejabat.

Seluruh pejabat serentak menjawab setuju.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Baik kalau begitu nanti saya dampingi. Banjarnegara harus maju. Ayo kita selamatkan Banjarnegara," ujar Ganjar.

Seusai acara, Ganjar mengatakan, peristiwa yang menimpa Banjarnegara harus menjadi momentum pejabat dan seluruh ASN mereformasi diri.

"Ayo politik anggarannya digitalkan. Kalau sulit nanti kita dampingi. Semua harus elektronik. Saya juga mendorong semua pejabat melaporkan LHKPN. Wajib termasuk DPRD-nya," kata Ganjar.

Baca juga: Ganjar Pranowo soal Bupati Banjarnegara Tersangka Kasus Korupsi: Mudah-mudahan Jadi Pembelajaran

Ganjar mengusulkan agar menggandeng KPK untuk pencegahan korupsi.

"Saya pesan, ini tinggal sembilan bulan masa jabatan. Maka ini momentum untuk mereformasi diri. Layani masyarakat dengan mudah, murah dan cepat. Di dalam harus transparan, akuntabel dan berintegritas. Sikat semua pungli, nggak boleh ada lagi setoran-setoran," tegas Ganjar.

Ganjar juga meminta Banjarnegara melakukan reformasi politik anggaran.

Tujuannya agar didapatkan anggaran untuk menaikkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) supaya ASN tidak melakukan korupsi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kirim Surat Kepada Korban, Pencuri yang Kembalikan Barang Mengaku Terjerat Pinjol

Kirim Surat Kepada Korban, Pencuri yang Kembalikan Barang Mengaku Terjerat Pinjol

Regional
Dituduh Punya Ilmu Hitam, Seorang Kakek di Sulut Dibunuh Tetangganya, Ini Pengakuan Pelaku

Dituduh Punya Ilmu Hitam, Seorang Kakek di Sulut Dibunuh Tetangganya, Ini Pengakuan Pelaku

Regional
Polisi Sebut Kegiatan Susur Sungai Tak Berizin, Guru dan Murid hanya Diajak Penanggungjawab

Polisi Sebut Kegiatan Susur Sungai Tak Berizin, Guru dan Murid hanya Diajak Penanggungjawab

Regional
Bus Arema FC Dirusak Oknum Suporter Persebaya Surabaya, Remaja 15 Tahun Ditangkap

Bus Arema FC Dirusak Oknum Suporter Persebaya Surabaya, Remaja 15 Tahun Ditangkap

Regional
Usai Gasak Laptop hingga Perhiasan, Pencuri di Sidoarjo Kembalikan Barang Curian Lewat Ojol

Usai Gasak Laptop hingga Perhiasan, Pencuri di Sidoarjo Kembalikan Barang Curian Lewat Ojol

Regional
Anggota TNI dan Seorang Warga di Gowa Tewas Tersambar Petir, Saksi Mata: Ledakannya Keras Sekali...

Anggota TNI dan Seorang Warga di Gowa Tewas Tersambar Petir, Saksi Mata: Ledakannya Keras Sekali...

Regional
Kedatangan Jokowi ke Kalsel Disambut Unjuk Rasa Ratusan Mahasiswa

Kedatangan Jokowi ke Kalsel Disambut Unjuk Rasa Ratusan Mahasiswa

Regional
Gara-gara Video TikTok, Siswi SMA Dikeroyok Kakak Kelas, Kepsek: Ortu Enggan Damai

Gara-gara Video TikTok, Siswi SMA Dikeroyok Kakak Kelas, Kepsek: Ortu Enggan Damai

Regional
Kronologi Pria Pengidap Gangguan Jiwa Mengamuk Bacok 4 Warga di Kalbar

Kronologi Pria Pengidap Gangguan Jiwa Mengamuk Bacok 4 Warga di Kalbar

Regional
Mensos Risma Soroti Dana Bansos Rp 450 M Belum Cair, Pemprov Bali: Tidak Benar

Mensos Risma Soroti Dana Bansos Rp 450 M Belum Cair, Pemprov Bali: Tidak Benar

Regional
Gampong Nusa Aceh, Dulu Luluh Lantak Dihantam Tsunami, Kini Jadi Desa Wisata Terbaik Indonesia

Gampong Nusa Aceh, Dulu Luluh Lantak Dihantam Tsunami, Kini Jadi Desa Wisata Terbaik Indonesia

Regional
Pencuri di Siang Bolong Terpergok Warga, Tertabrak Mobil Saat Kabur, Dihajar Massa

Pencuri di Siang Bolong Terpergok Warga, Tertabrak Mobil Saat Kabur, Dihajar Massa

Regional
Dipanggil Gubernur Edy, Pertamina Jelaskan Penyebab BBM Langka di Sumut

Dipanggil Gubernur Edy, Pertamina Jelaskan Penyebab BBM Langka di Sumut

Regional
Gara-gara Bakar Sampah di Pekarangan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar

Gara-gara Bakar Sampah di Pekarangan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar

Regional
Capaian Vaksinasi Lansia di Sumbar Masih Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Capaian Vaksinasi Lansia di Sumbar Masih Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.