Kompas.com - 05/09/2021, 13:31 WIB
Dua terduga pelaku penyerangan terhadap anggota TNI saat ditangkap polisi. KOMPAS.com/MAICHELDua terduga pelaku penyerangan terhadap anggota TNI saat ditangkap polisi.

SORONG, KOMPAS.com - Kapolres Sorong Selatan AKBP Choiruddin Wachid menceritakan pengakuan salah satu terduga pelaku penyerangan di Pos Komando Rayon Militer (Koramil) Kisor, Papua Barat.

Menurut Choiruddin, salah satu terduga pelaku berinisial M mengaku ikut dalam tim yang melakukan penyerangan.

Sebelum menyerang Posramil Kisor, M mengikuti rapat di Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Baca juga: Ini Pengakuan Seorang Terduga Pelaku Penyerangan Posramil Kisor

Adapun Markas KNPB hanya berjarak 300 meter dari Posramil Kisor.

Menurut Choirddin, setelah mengikuti rapat, M diperintahkan pimpinannya untuk melakukan pemantauan ke Posramil Kisor.

"Sampai di Pos tersebut, M melihat bahwa pos tersebut dalam keadaan kosong, dalam arti tidak dalam keadaan siaga," ujar Choiruddin kepada wartawan, Minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 3 Orang Ini Ceritakan Detik-detik Penyerangan Posramil Kisor

Kemudian, menurut Choiruddin, pada pukul 03.00 WIT, sebanyak 13 orang dibagi menjadi 4 tim.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bersitegang dengan Warga Desa Tamilow, Polda Maluku: Jika Anggota Salah Tak Akan Dibela

Polisi Bersitegang dengan Warga Desa Tamilow, Polda Maluku: Jika Anggota Salah Tak Akan Dibela

Regional
'Ini Jelas Menakut-nakuti Masyarakat, Seperti Terjadi Kerusuhan Besar atau Mau Menangkap Penjahat Negara'

"Ini Jelas Menakut-nakuti Masyarakat, Seperti Terjadi Kerusuhan Besar atau Mau Menangkap Penjahat Negara"

Regional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan, Moeldoko Sebut Tetap Banyak Pembatasan

PPKM Level 3 Batal Diterapkan, Moeldoko Sebut Tetap Banyak Pembatasan

Regional
Diterjang Angin Kencang, 3 Rumah Guru di NTT Ambruk

Diterjang Angin Kencang, 3 Rumah Guru di NTT Ambruk

Regional
S Disebut Sengaja Datang ke Bandara YIA Hanya untuk Buat Konten Porno

S Disebut Sengaja Datang ke Bandara YIA Hanya untuk Buat Konten Porno

Regional
Banjir Soppeng Makan Korban Jiwa, 1 Bocah Ditemukan Tewas, 1 Balita Masih Dicari

Banjir Soppeng Makan Korban Jiwa, 1 Bocah Ditemukan Tewas, 1 Balita Masih Dicari

Regional
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Banyuwangi Berencana Supervisi Destinasi

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Banyuwangi Berencana Supervisi Destinasi

Regional
Ditahan, Dosen Unsri Resmi Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Mahasiswi, ke Kantor Polisi Diantar Anak Istri

Ditahan, Dosen Unsri Resmi Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Mahasiswi, ke Kantor Polisi Diantar Anak Istri

Regional
Pemuda Nganggur di Lhokseumawe Terbanyak Se-Aceh, BPS: Sebagian Besar Berpendidikan Tinggi

Pemuda Nganggur di Lhokseumawe Terbanyak Se-Aceh, BPS: Sebagian Besar Berpendidikan Tinggi

Regional
Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Regional
Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Regional
Pemkot Wacanakan Buka Tutup Malioboro Saat Natal dan Tahun Baru

Pemkot Wacanakan Buka Tutup Malioboro Saat Natal dan Tahun Baru

Regional
Jelang Nataru. Bupati Nunukan Larang Mudik dan Minta Satgas Khusus di Gereja Dibentuk

Jelang Nataru. Bupati Nunukan Larang Mudik dan Minta Satgas Khusus di Gereja Dibentuk

Regional
Beredar Video Warga Karawang Berseragam Polisi dan Bhayangkari, Ternyata Warga Sipil

Beredar Video Warga Karawang Berseragam Polisi dan Bhayangkari, Ternyata Warga Sipil

Regional
Potret YouTuber Keluarga Ndeso, Raup Puluhan Juta Rupiah dari Bikin Video Memasak hingga Mencangkul

Potret YouTuber Keluarga Ndeso, Raup Puluhan Juta Rupiah dari Bikin Video Memasak hingga Mencangkul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.