Lettu Dirman, Pimpinan Pos Koramil Kisor yang Gugur Diserang Separatis, Lama Tak Pulang, Tinggalkan Istri dan 3 Anak

Kompas.com - 05/09/2021, 12:42 WIB
Janazah Lettu Chb Dirman saat hendak dimasukan ke mobil Ambulans untuk dibawa ke rumah duka. KOMPAS.COM/SYARIFUDINJanazah Lettu Chb Dirman saat hendak dimasukan ke mobil Ambulans untuk dibawa ke rumah duka.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Lettu Dirman, komandan Pos Koramil Kisor adalah salah satu anggota TNI yang gugur saat diserang oleh kelompok separatis teroris.

Penyerangan terjadi di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat pada Kamis (2/9/2021).

Lettu Dirman menjabat sebagai Danton Komma Kihub Denma Brigif 22/OM Dam XIII/Mdk dan sudah bertugas selama 9 bulan di Papua dari masa tugas selama satu tahun sebagai komandan Pos Koramil Kisor.

Lettu Dirman lahir di Bima, NTB pada 3 Juni 1980.

Ia adalah putra asli Desa Mandala, anak pertama dari pasangan Abakar dan Safiah. Ia meninggalkan istri bernama Nur Lessy Tuasikal dan tiga orang anak.

Baca juga: Gugur Diserang Kelompok Separatis Teroris, Lettu Dirman Akan Dimakamkan di Bima NTB

Istri histeris saat pemakaman

Jenazah Lettu Dirman tiba di Bandara Muhammad Salahudin Bima pada Sabtu (4/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedatangan jenazah disambut tangisan histeris sang istri. Sambil memeluk tida anaknya, Nur Lessy berusaha tabah melihat jenazah sang suami.

Saat mendengar kabar suaminya gugur, Nur Lessy berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kasihan saya, dia pergi begitu cepat. Bantu saya, Bang, jangan diam, saya tidak ingin menikah," ucap Nur Lessy Tuasikal terisak.

Baca juga: Tangis Histeris Istri Lihat Lettu Dirman Pulang Tak Bernyawa: Dia Pergi Begitu Cepat, Kasihan Saya

Jenazah Lettu Dirman kemudian disemayamkan di rumah duka di Desa Mandala, Kecamatan Wera dan disambut oleh ratusan warga.

Lettu Dirman kemudian dimakamkan sekitar pukul 12.30 di pemakaman umum diiringi tangisan istri, keluarga, dan warga.

Prosesi pemakaman yang dilakukan dalam upacara militer tersebut dipimpin oleh Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Baca juga: Lama Tak Pulang, Lettu Dirman Gugur di Pos Koramil Kisor yang Dipimpinnya, Keluarga Histeris

Lama tak pulang, jadi kebanggan keluarga

Komandan Korem (Danrem) 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani saat mengunjungi kediaman orang tua Lettu Dirman di Kabupaten Bima, NTB.KOMPAS.COM/Dok Komandan Intel Kodim 1608 Bima Komandan Korem (Danrem) 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani saat mengunjungi kediaman orang tua Lettu Dirman di Kabupaten Bima, NTB.
Camat Wera, Ridwan yang merupakan keluarga Lettu Dirman mengatakan kejadian tersebut membuat pihak keluarga terpukul.

Di hadapan keluarga, Diman adalah sosok yang rajin bekerja, loyal pada atasan dan menjadi kebanggan orangtua.

"Almarhum ini baik dan ulet, sehingga dipercayakan oleh atasannya sebagai komandan di sana dan membuat orangtuanya bangga," tuturnya.

Baca juga: Kesaksian Perawat Saat Posramil Kisor Diserang, Ketakutan Ada yang Mengetuk Pintu, Ternyata...

Ridwan juga bercerita jika keluarga mengetahui kejadian tersebut beberapa jam setelah penyerangan Pos Koramil Kisor.

Hal tersebut mengejutkan keluarga karena Ridwan sudah lama tak pulang ke Bima.

"Dia memang sudah lama enggak pulang, tiba-tiba kaget dapat kabar bahwa empat TNI yang gugur di Papua termasuk putra asli Wera (Lettu Dirman). Ya enggak menyangkalah, serasa tak percaya. Tetapi keluarga menerima, ini sudah menjadi takdir yang kami terima. Karena pada dasarnya kita semua akan kembali kepada-Nya, Allah SWT," katanya.

Baca juga: Kunjungi Posramil Kisor, Gubernur Papua Barat Minta Warga yang Mengungsi Kembali ke Distrik Aifat Selatan

Sementara itu Danrem 162/WB Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani juga turut mengungkapkan belasungkawa atas gugurnya TNI AD saat menjalankan tugas di Papua.

Selain mencapaikan ucapan duka, Ia pun memberi santunan kepada keluarga Lettu Dirman.

“Atas nama keluarga besar Korem 162/WB dan pribadi saya turut berduka atas gugurnya para prajurit TNI AD saat melaksanakan tugas di Papua. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menerima musibah ini," ujar Danrem

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Syarifudin | Editor : Pythag Kurniati, Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Perempuan Dianiaya di Ambon, Polisi: Korban Sudah 20 Tahun, Pelaku Masih di Bawah Umur

Video Viral Perempuan Dianiaya di Ambon, Polisi: Korban Sudah 20 Tahun, Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Klaster Sekolah di Gunungkidul,  44 Orang Positif Covid-19

Klaster Sekolah di Gunungkidul, 44 Orang Positif Covid-19

Regional
Sekdes yang Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Rp 91 Juta Ditahan, Pelaku Berperan sebagai Kolektor Pajak

Sekdes yang Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Rp 91 Juta Ditahan, Pelaku Berperan sebagai Kolektor Pajak

Regional
Tokoh KKB Temianus Magayang Ternyata Kepala Desa, Berpotensi Salah Gunakan Dana Desa untuk Kelompoknya

Tokoh KKB Temianus Magayang Ternyata Kepala Desa, Berpotensi Salah Gunakan Dana Desa untuk Kelompoknya

Regional
Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.