Kades di Blitar Dilaporkan ke Polisi, Diduga Palsukan Tanda Tangan Warga yang Meninggal demi BST

Kompas.com - 05/09/2021, 06:00 WIB
ilustrasi bantuan sosial .ilustrasi bantuan sosial

BLITAR, KOMPAS.com - Hartatik, warga Desa Ngadri, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, melaporkan Kepala Desa Ngadri, MM ke polisi.

Kades MM dilaporkan atas tuduhan menggelapkan dana BST yang seharusnya dia terima awal Agustus lalu.

Perempuan berusia 49 tahun yang juga kader Posyandu di desanya itu seharusnya menjadi penerima dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah untuk ayahnya, Lasmito.

Meskipun Lasmito sudah meninggal dunia sekitar 10 tahun yang lalu, nama Lasmito masih terdaftar sebagai salah satu dari 39 warga Desa Ngadri yang menjadi penerima BST dari Kementerian Sosial.

"Kenyataannya almarhum ayah saya menjadi salah satu penerima, dan saya ahli waris yang berhak menerimanya. Tapi sampai sekarang BST itu tidak pernah saya terima," ujar Hartatik saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu sore (4/9/2021).

Baca juga: Identitas Mayat Perempuan Dalam Karung di Blitar Terkuak, Ini Penyebab Kematiannya

Hartatik mengaku, mengetahui bahwa ayahnya tercantum sebagai salah satu penerima dana BST dari sejumlah tetangganya yang juga bekerja di Kantor Desa Ngadri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, lanjutnya, sejumlah tetangga yang lain sudah menerima pencairan dana BST tersebut karena memang pencairan dana BST dilakukan serentak di setiap desa.

Sejauh yang dia tahu, dana BST diserahkan oleh petugas Kantor Pos setempat kepada kepala desa.

Jumlah dana BST yang diserahkan kepada kepala desa, jelasnya, akan disesuaikan dengan daftar penerima yang sudah dilengkapi dengan verifikasi termasuk tanda tangan atau cap jari penerima.

"Kalau ayah saya yang sudah meninggal tercantum nama dan tanda tangannya jadi siapa yang tanda tangan?" ujarnya.

 Baca juga: Uang Dikembalikan, Kasus Pemotongan Dana BST Rp 300.000 di Karawang Dihentikan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosialisasikan Aturan Cukai kepada Masyarakat, Ini Tujuan Disperindag Nganjuk

Sosialisasikan Aturan Cukai kepada Masyarakat, Ini Tujuan Disperindag Nganjuk

Regional
Kasus Pembakaran Kantor Manajemen PSS Sleman, 2 Orang Serahkan Diri

Kasus Pembakaran Kantor Manajemen PSS Sleman, 2 Orang Serahkan Diri

Regional
Sopir Angkutan Barang di Medan Tewas Dianiaya

Sopir Angkutan Barang di Medan Tewas Dianiaya

Regional
Cerita Guru di NTT Racik Obat Herbal karena Terinspirasi Jokowi, Kini Usahanya Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Guru di NTT Racik Obat Herbal karena Terinspirasi Jokowi, Kini Usahanya Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Kasus Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Kejari: Sudah 60 Saksi Diperiksa

Kasus Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Kejari: Sudah 60 Saksi Diperiksa

Regional
Kecewa UMK Karawang 2022 Batal Naik, Buruh Siapkan Gugatan

Kecewa UMK Karawang 2022 Batal Naik, Buruh Siapkan Gugatan

Regional
Viral, Video Pasangan Muda-mudi 'Freestyle' di Lintasan Sirkuit Mandalika, Ini Penjelasan ITDC

Viral, Video Pasangan Muda-mudi "Freestyle" di Lintasan Sirkuit Mandalika, Ini Penjelasan ITDC

Regional
Tiga 'Debt Collector' Diduga Aniaya Wanita, Korban Coba Halangi Pelaku yang Akan Ambil Mobil

Tiga "Debt Collector" Diduga Aniaya Wanita, Korban Coba Halangi Pelaku yang Akan Ambil Mobil

Regional
Bendera Bintang Kejora Berkibar di Tower BTS, Ini Kata Bupati Teluk Bintuni

Bendera Bintang Kejora Berkibar di Tower BTS, Ini Kata Bupati Teluk Bintuni

Regional
Bentrok Brimob dan Kopasus di Tembagapura, Panglima TNI: 4 Orang Sudah Diperiksa

Bentrok Brimob dan Kopasus di Tembagapura, Panglima TNI: 4 Orang Sudah Diperiksa

Regional
Tanah Bergerak Sepanjang 70 Meter di Lebak, 2 Rumah Rusak Berat

Tanah Bergerak Sepanjang 70 Meter di Lebak, 2 Rumah Rusak Berat

Regional
Ditanya Soal Pinjaman di Koperasi, Pria Ini Emosi lalu Aniaya Istrinya

Ditanya Soal Pinjaman di Koperasi, Pria Ini Emosi lalu Aniaya Istrinya

Regional
Upah 5 Daerah di Jatim Tak Naik, Buruh Tolak UMK 2022 yang Ditetapkan Khofifah

Upah 5 Daerah di Jatim Tak Naik, Buruh Tolak UMK 2022 yang Ditetapkan Khofifah

Regional
Heboh soal Bayi Ditinggal di Toilet Terminal Rajabasa, Ini Faktanya

Heboh soal Bayi Ditinggal di Toilet Terminal Rajabasa, Ini Faktanya

Regional
Kecewa Musda Demokrat Riau, Kader Bakar Atribut Partai, lalu Mengundurkan Diri

Kecewa Musda Demokrat Riau, Kader Bakar Atribut Partai, lalu Mengundurkan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.