Kompas.com - 04/09/2021, 06:03 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat menemui wali murid yang mengadu karena diminta membeli seragam oleh pihak sekolah, Kamis (2/9/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWakil Wali Kota Surabaya Armuji saat menemui wali murid yang mengadu karena diminta membeli seragam oleh pihak sekolah, Kamis (2/9/2021).

KOMPAS.com - Rumah dinas Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Kamis (2/9/2021), kedatangan enam orang wali murid sekolah.

Para wali murid ini mengadu, bahwa mereka harus membayar jutaan rupiah untuk seragam baru anak mereka.

"Kami datang ke sini karena dikenakan biaya seragam oleh sekolah. Karena kalau enggak pakai seragam, kita enggak bisa sekolah, seperti itu," kata IN, salah satu wali murid di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surabaya, Kamis.

Baca juga: Koperasi Sekolah di Surabaya Dilarang Jualan Seragam Buntut Siswa Dipaksa Membeli

IN harus membayar Rp 1.500.000 untuk seragam baru anaknya yang kini duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Bagi IN, uang sebanyak itu memberatkan. Lebih dari separuh penghasilannya sebulan sebesar Rp 2,5 juta.

Bukan dikasih, tapi disuruh beli

ilustrasi bantuan sosial. ilustrasi bantuan sosial

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus sejumlah sekolah memaksa siswanya untuk membeli seragam baru ini luput dari perhatian Dinas Pendidikan Surabaya.

Apalagi, siswa yang dipaksa membeli seragam baru itu termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Enam orang wali murid yang mengadu itu anaknya telah diterima di SMP negeri melalui jalur Mitra Warga.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji murka dan menyesalkan mengapa hal tersebut terkesan luput dari perhatian dan pengawasan Dispendik Surabaya.

Padahal, kata Armuji, ada regulasi yang sudah dibuat Pemkot Surabaya untuk tidak membebankan biaya pembelian seragam kepada siswa.

"Makanya ini kami sangat menyesalkan, terutama sama Dispendik Surabaya. Karena mereka tidak mau tahu hal-hal semacam itu. Aturannya sudah jelas, bagi warga MBR akan diberi seragam buku dan semuanya ditanggung pemerintah kota," kata Armuji.

Menurut Armuji, siswa yang mendaftar ke sekolah negeri melalui jalur Mitra Warga tak dibebani biaya operasional hingga biaya personal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilarang Bisnis Tokek Triliunan Rupiah oleh Keluarga, Seorang Ibu di Surabaya Kabur dari Rumah

Dilarang Bisnis Tokek Triliunan Rupiah oleh Keluarga, Seorang Ibu di Surabaya Kabur dari Rumah

Regional
Soal Pembakaran Kantor PSS Sleman, Manajemen Maafkan Pelaku, Dirut: Laporan ke Polisi Juga Dicabut

Soal Pembakaran Kantor PSS Sleman, Manajemen Maafkan Pelaku, Dirut: Laporan ke Polisi Juga Dicabut

Regional
3 Kurir Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

3 Kurir Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Mafia Tanah di Kalsel, Tipu Korbannya hingga Rp 2,4 Miliar

Polisi Tangkap 2 Pria Diduga Mafia Tanah di Kalsel, Tipu Korbannya hingga Rp 2,4 Miliar

Regional
Kabupaten Bogor Terapkan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2

Kabupaten Bogor Terapkan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2

Regional
Sungai Blega Meluap, 4 Desa di Bangkalan Terendam Banjir

Sungai Blega Meluap, 4 Desa di Bangkalan Terendam Banjir

Regional
2 Sungai Meluap, 3.743 Rumah di HSU Kalsel Terendam Banjir

2 Sungai Meluap, 3.743 Rumah di HSU Kalsel Terendam Banjir

Regional
Diduga Kecewa Alat Tangkap Pagar Ikan Sidat Dibongkar, Massa di Poso Bakar Pos Perusahaan

Diduga Kecewa Alat Tangkap Pagar Ikan Sidat Dibongkar, Massa di Poso Bakar Pos Perusahaan

Regional
Kisah Joko yang Buta Usai Divaksin Terungkap dari Status Facebook Sang Istri

Kisah Joko yang Buta Usai Divaksin Terungkap dari Status Facebook Sang Istri

Regional
Kapolres Batanghari Diperiksa Propam Polda Jambi soal 24 Tahanan Kabur

Kapolres Batanghari Diperiksa Propam Polda Jambi soal 24 Tahanan Kabur

Regional
Pemerintah DIY Minta Pelaku Video Tak Senonoh di Bandara YIA Segera Ditangkap

Pemerintah DIY Minta Pelaku Video Tak Senonoh di Bandara YIA Segera Ditangkap

Regional
2 Terduga Teroris di Luwu Timur Telah Ditetapkan sebagai Tersangka, Dibawa ke Jakarta

2 Terduga Teroris di Luwu Timur Telah Ditetapkan sebagai Tersangka, Dibawa ke Jakarta

Regional
Video Viral Pria Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko Minta 'Sumbangan' di Medan, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Video Viral Pria Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko Minta "Sumbangan" di Medan, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Regional
Dua Kali Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi dan Ditahan, Kepala Desa Ini Kembali Menang Pilkades

Dua Kali Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi dan Ditahan, Kepala Desa Ini Kembali Menang Pilkades

Regional
Jatuh akibat Lubang Jalan, Mahasiswi di Lampung Tewas Ditabrak Truk

Jatuh akibat Lubang Jalan, Mahasiswi di Lampung Tewas Ditabrak Truk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.