Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Vaksinasi Covid-19 Capai 70 Persen, Wali Kota Maidi Optimistis PPKM Madiun Turun ke Level 3

Kompas.com - 03/09/2021, 22:43 WIB

MADIUN, KOMPAS.com - Wali Kota Madiun Maidi optimistis status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah itu turun menjadi level tiga.

Hal itu diyakini setelah vaksinasi Covid-19 di Kota Madiun mencapai 70 persen dari jumlah target 154.972 orang.

Baca juga: Cerita Pemilik Toko Terima Order Fiktif, Rugi Rp 44 Juta, Pelaku 3 Napi di Lapas Madiun

“Kalau hitung-hitungan Kota Madiun sudah level tiga (PPKM). Apalagi saat ini capaian vaksinasi Covid-19 sudah masuk 70 persen,” ujar Maidi kepada Kompas.com, Jumat (3/9/2021).

Dari target 154.972 orang, sekitar 108.000 warga telah disuntik vaksin Covid-19.

Untuk mencapai 100 persen, kata Maidi, tim vaksinator memasifkan vaksinasi ke seluruh penjuru kota. Bahkan timnya juga melakukan penyuntikan vaksin dari rumah ke rumah.

“Sekarang kita kejar akan semua untuk penyuntikan pertama dan penyuntikan kedua. Kami door to door agar semua segera tervaksin,” jelas Maidi.

Saat ini, ketersediaan vaksin Covid-19 cukup untuk lima hari. Perhitungannya setiap hari tim vaksinator dapat menyuntik 2.000 orang.

Bagi Maidi, modal capaian vaksinasi sebesar 70 persen memudahkan pemerintah menggelar pendidikan tatap muka saat Kota Madiun dinyatakan PPKM level tiga.

Hanya saja, sebelum mengikuti pendidikan tatap muka, seluruh siswa harus menjalani tes cepat antigen. Sehingga, diketahui pasti anak-anak yang mengikuti PTM bebas dari Covid-19.

Tak hanya itu, Pemkot Madiun akan melakukan vaksinasi Covid-19 bagi siswa SMP mulai pekan depan. Harapannya, sebelum pembelajaran tatap muka digelar, seluruh siswa sudah divaksin.

Baca juga: Ingin Keluar dari PPKM Level 4, Wali Kota Madiun Terjunkan Tim, Sisir Warga Terpapar Covid-19

Ia menambahkan, jumlah penambahan kasus positif Covid-19 dan angka kematian turun drastis.

Bahkan dalam tiga hari terakhir jumlah angka kematian warga akibat Covid-19 hanya ditemukan satu kasus saja. Padahal, sebelumnya rata-rata dua hingga empat orang meninggal akibat Covid-19 per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Pangan hingga Rokok Kretek Picu Inflasi di Bangka Belitung

Sektor Pangan hingga Rokok Kretek Picu Inflasi di Bangka Belitung

Regional
Viral Exit Tol Colomadu Bakal Ditutup Selamanya, Jasamarga Angkat Bicara

Viral Exit Tol Colomadu Bakal Ditutup Selamanya, Jasamarga Angkat Bicara

Regional
Kantor Ekspedisi di Rangkasbitung Dibobol Maling, Sejumlah Paket Berisi Handphone Dicuri

Kantor Ekspedisi di Rangkasbitung Dibobol Maling, Sejumlah Paket Berisi Handphone Dicuri

Regional
Tangani Banjir, Pemkot Semarang Usul Pembangunan 'Groundsill' di Sungai Mluweh

Tangani Banjir, Pemkot Semarang Usul Pembangunan "Groundsill" di Sungai Mluweh

Regional
Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Monitor Alat Berat di IKN

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Monitor Alat Berat di IKN

Regional
2 Perwira Polres Tual Terkena Anak Panah Saat Lerai Bentrok Warga

2 Perwira Polres Tual Terkena Anak Panah Saat Lerai Bentrok Warga

Regional
Anak usia 14 Tahun Hamil 5 Bulan karena Diperkosa Ayah Tiri, Korban Diancam hingga Ketakutan

Anak usia 14 Tahun Hamil 5 Bulan karena Diperkosa Ayah Tiri, Korban Diancam hingga Ketakutan

Regional
Dugaan Tabrak Lari di Sragen, Pengemudi Sepeda Motor Tewas di TKP

Dugaan Tabrak Lari di Sragen, Pengemudi Sepeda Motor Tewas di TKP

Regional
2 Pekerja Bengkel di Babel Curi Aset Perusahaan untuk Dijual Lagi ke Rongsokan

2 Pekerja Bengkel di Babel Curi Aset Perusahaan untuk Dijual Lagi ke Rongsokan

Regional
Latihan Ilmu Kebal, Seorang Polisi di Sulsel Alami Luka Sayat di Leher dan Tusuk di Perut

Latihan Ilmu Kebal, Seorang Polisi di Sulsel Alami Luka Sayat di Leher dan Tusuk di Perut

Regional
40 Hari Buron, Sukarni Terduga Pembunuh Selingkuhan di Malang Tewas Gantung Diri

40 Hari Buron, Sukarni Terduga Pembunuh Selingkuhan di Malang Tewas Gantung Diri

Regional
Jajan Permen Dilarutkan Air Kemasan di Depan Sekolah, 8 Siswa SD Pariaman Dilarikan ke RS

Jajan Permen Dilarutkan Air Kemasan di Depan Sekolah, 8 Siswa SD Pariaman Dilarikan ke RS

Regional
Rusun Disiapkan untuk Warga Dinar Indah yang Langganan Banjir, Wali Kota Semarang: Agar Hidup Tenang

Rusun Disiapkan untuk Warga Dinar Indah yang Langganan Banjir, Wali Kota Semarang: Agar Hidup Tenang

Regional
Ketua PKK Kendal Chacha Frederica Sebut Masih Ada Uang Bantuan 'Stunting' Dibelikan Diaper

Ketua PKK Kendal Chacha Frederica Sebut Masih Ada Uang Bantuan "Stunting" Dibelikan Diaper

Regional
Saat Gibran Ganti Profil Twitter Pakai Foto Adik tapi Bukan Kaesang...

Saat Gibran Ganti Profil Twitter Pakai Foto Adik tapi Bukan Kaesang...

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.