Tersengat Aliran Listrik Saat Akan Pasang Kabel, Sebanyak Enam Pekerja Jadi Korban, Kini Berada di Rumah Sakit

Kompas.com - 03/09/2021, 20:38 WIB
Polisi saat menunjukkan posisi tiang pancang yang dipasang oleh pekerja kabel dan diduga tiang itu menyenggol kabel listrik yang berada di atasnya. Dok Humas Polres SarolangunPolisi saat menunjukkan posisi tiang pancang yang dipasang oleh pekerja kabel dan diduga tiang itu menyenggol kabel listrik yang berada di atasnya.

JAMBI,KOMPAS.com - Sebanyak enam orang pekerja penggalian untuk pemasangan kabel penyedia operator komunikasi tersengat aliran listrik saat menaikkan tiang pancang di Desa Batuampar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Jumat (3/9/2021).

Adapun RS (49) warga Desa Kebalen, Kabupaten Bekasi dan TA (49) warga Desa Sarireja, Kabupaten Brebes meninggal dunia setelah peristiwa itu.

Baca juga: Seorang Ibu di Kalbar Tewas Tersengat Listrik Saat Betulkan Parabola

Sementara dua korban lainnya yakni PS dan TO (40) warga Desa Pauh, Kabupaten Sarolangun menjalani perawatan intensif di RSUD Chatib Quswain Sarolangun.

Kemudian korban lain yakni SS (26) warga Desa Lorok, Kabuapaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dan Sy (40) warga Kelurahan Sumber Jaya Kabupaten Bekasi juga menjalani perawatan medis.

"Korban sedang menggali untuk pemasangan kabel. Mereka kesetrum aliran listrik," kata Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono melalui pesan singkat, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Sempat Dilarang Berjalan di Atas Atap Rumah Tetangga, Seorang Pelajar Tewas Tersengat Listrik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, pemasangan itu dilakukan di sepanjang jalan lintas Sarolangun-Pauh-Mandiangin.

Sugeng mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan tempat kejadian perkara, para korban diketahui tersengat aliran listrik saat sedang mendirikan tiang pancang kabel.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, para korban yang tersengat aliran listrik pada saat menegakkan tiang pancang kabel dengan posisi tiang tersebut berada di bawah kabel listrik.

Diduga saat penancapan, material tiang tersenggol dengan kabel listrik yang berada tepat di atas tiang yg sedang dipegang oleh para korban.

"Secara tidak sengaja, tiang yang sedang dipasang menyenggol kabel listrik yang beraliran listrik tegangan tinggi." ungkapnya.

Saat ini jenazah korban berada di RSUD Sarolangun untuk dilakukan proses pengurusan jenazah kepada para korban dan segera dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Regional
Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Regional
Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Regional
Kenakan Ikat Pinggang Terbuat dari Rangkaian Peluru, Seorang Anak Jalanan Ditangkap

Kenakan Ikat Pinggang Terbuat dari Rangkaian Peluru, Seorang Anak Jalanan Ditangkap

Regional
Cerita Ibu Korban Susur Sungai, Sebelum Kejadian Anaknya Sempat 'Video Call' tapi Tak Bicara, Hanya Senyum

Cerita Ibu Korban Susur Sungai, Sebelum Kejadian Anaknya Sempat "Video Call" tapi Tak Bicara, Hanya Senyum

Regional
Seekor Harimau Sumatera Mati Setelah Terkena Jerat di Riau

Seekor Harimau Sumatera Mati Setelah Terkena Jerat di Riau

Regional
Bendera Partainya Bertebaran di Surabaya, Golkar Minta Maaf

Bendera Partainya Bertebaran di Surabaya, Golkar Minta Maaf

Regional
Kronologi Bocah 12 Tahun Tewas Tersetrum Kabel Lampu Saat Menghampiri Temannya yang Main Voli

Kronologi Bocah 12 Tahun Tewas Tersetrum Kabel Lampu Saat Menghampiri Temannya yang Main Voli

Regional
Gunung Ile Lewotolok NTT Meletus 4 Kali Disertai Gemuruh, Warga Diminta Bersiap Jika Ada Hujan Abu

Gunung Ile Lewotolok NTT Meletus 4 Kali Disertai Gemuruh, Warga Diminta Bersiap Jika Ada Hujan Abu

Regional
Peluru Nyasar Tembus Rumah Wartawan di Sorong Papua Barat

Peluru Nyasar Tembus Rumah Wartawan di Sorong Papua Barat

Regional
Direktur Indomaret Yan Bastian Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang, Polisi: gara-gara Truk Kontainer Hilang Kendali, Sopir Melarikan Diri

Direktur Indomaret Yan Bastian Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang, Polisi: gara-gara Truk Kontainer Hilang Kendali, Sopir Melarikan Diri

Regional
Ketahuan, Pemuda di Riau Malah Bunuh Perempuan yang Diintipnya

Ketahuan, Pemuda di Riau Malah Bunuh Perempuan yang Diintipnya

Regional
Teror 'Debt Collector' Pinjol Meresahkan, Ini Kata Praktisi Hukum Unair

Teror "Debt Collector" Pinjol Meresahkan, Ini Kata Praktisi Hukum Unair

Regional
81 Kg Sabu Asal Malaysia Senilai Rp 40 Miliar Disita, Pengedar Mengaku Diupah Rp 120 Juta

81 Kg Sabu Asal Malaysia Senilai Rp 40 Miliar Disita, Pengedar Mengaku Diupah Rp 120 Juta

Regional
Kata Ridwan Kamil di Munas PPP, soal Maju Pilpres 2024: Kalau Pintu Terbuka Ya Tidak Menolak

Kata Ridwan Kamil di Munas PPP, soal Maju Pilpres 2024: Kalau Pintu Terbuka Ya Tidak Menolak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.